41 Anggota Kopdit Sehati Ba,a Ikut Diklat Akuntasi

KOPERASI Kredit (Kopdit ) Sehati Ba’a menggelar pelatihan dan pendidikan Akuntansi lanjutan bagi 41 anggota sebagai calon pengurus koperasi kedepan. Ketua Kopdit Sehati Ba’a Leonard Tety secara simbolis membuka Diklat Akuntansi Lanjutan tahun 2019 di Aula Kopdit Sehati Ba’a, Jumat. Tety mengharapkan agar para peserta yang dipilih untuk mengikuti pelatihan dan pendidikan dengan tekun dan serius sehingga bermanfaat bagi diri sendiri serta mengaplikasikan kepada anggota koperasi yang lain.
Ketua Panitia pelaksana Diklat Kopdit Sehati Ba’a Frederikus Lilik Suryatna, S.Pd menyebutkan jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 41 orang . “Mereka adalah anggota aktif Kopdit Sehati Ba’a yang telah mengikuti pelatihan dan pendidikan dasar sehingga berhak mengikuti Diklat Akuntansi lanjutan selama 4 hari, yakni mulai Jumat 9 Agustus hingga Senin 12 Agustus 2019. Setelah mengikuti Diklat mereka akan diberikan sertifikat sebagai bukti administrasi persyaratan untuk bisa mencalonkan diri sebagai badan pengurus Kopdit,” terangnya. Menurut Suryatna, pelatihan dasar digelar sejak 2016 dan setiap tahun terus digelar, kecuali Diklat lanjutan digelar tiga tahun sekali.
Dia menjelaskan, tujuan Diklat tersebut untuk mendalami pengetahuan dan ketrampilan bagi pengurus dan pengelola usaha koperasi dengan perinsip – perinsip atau berbasis akuntansi sehingga keuangan koperasi berjalan tertip sesuai dengan sistem akuntasi keuangan. Sebab, laporan keuangan yang baik akan meningkatkan kualitas kepercayaan anggota dan pihak luar. Dia pun menyebutkan nama – nama pembawa materi Diklat yakni Manager Kopdit Bk3deTimor, Donatus Anggul, S.E dan Anthonia Ndoen, S.E mengajikan materi tentang Persamaan Akuntansi, Buku Pembukuan dan Jurnal, Buku Besar dan Neraca Saldo, Laporan Keuangan, Slip Memo dan Penyesuaian serta latihan soal.
Salah satu peserta Diklat Kanisius Mone, S.Pt mengatakan, dirinya merasa senang karena dipilih Kopdit untuk mengikuti Diklat lanjutan. Beberapa tahun lalu dia telah mengikuti Diklat dasar – dasar akuntansi.
Dia berharap agar kedepan Diklat ini bisa terus digelar agar anggota bisa dapat memahami berkoperasi untuk diaplikasikan dalam kewirausaha,” harapnya. Mone berbangga karena kegiatan Diklat tersebur digelar secara massif, tersistem, terstruktur atau berjenjang. Dengan begitu, akan memotivasi proses internalisasi dan transformasi ilmu pengetahuan bagi pelaku internal koperasi semakin sempurna. ♦ ido

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.