Alex Riwu Kaho Dirut Bank NTT

Alex Riwu Kaho Dirut Bank NTT

Alex Riwu Kaho resmi menjabat Dirut resmi Bank NTT sesuai surat pimpinan Otoritas Jasa Keuangan 14 September 2020. Untuk itu, Alex Riwu Kaho mendapat tugas besar untuk melakukan perbaikan keuangan Bank NTT terutama dalam menekan angka kredit macet atau non-performing loan (NPL). Juvenile Jodjana selaku Komisaris Utama Bank NTT menyebut NPL 4 persen tersebut menjadi lampu kuning agar Bank NTT segera bersih-bersih aset. Tugas ini dipercayakan pada Alex Riwu Kaho.
Sementara itu Alex Riwu Kaho juga bertugas merangkap sebagai Direktur Kredit selain sebagai penjabat sementara Dirut Bank NTT.

Surat Dinas
Surat Dinas

Sementara untuk laba Bank NTT, Menurut Gubernur NTT VBL, target yang ditentukan akan disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini dan akan turun dari target sebelumnya yang sebesar Rp 500 miliar.
“Pasti turun jauh. Laba kotor saja pasti kita Rp200 miliar lebih, itu saja kita sudah hebat kalau dapat segitu. Dengan kondisi sulit ini akan kita sesuaikan dan pasti pembenahan dan perlu ada tim kerja,” ungkapnya.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengerek syarat minimal modal inti pada bank umum dari saat ini sebesar Rp.100 miliar menjadi Rp.3 triliun. Ketentuan ini diharapkan akan mempercepat proses penggabungan atau konsolidasi pada industri perbankan. Jika tak juga mampu memenuhi syarat modal tersebut, maka bank tersebut harus bersiap turun kelas menjadi Bank Perkreditan Rakyat atau BPR.
Terkait penetapan regulasi OJK tersebut, Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) pun diwajibkan mengikuti regulasi usaha perbankan saat ini berdasarkan modal inti tercantum dalam Peraturan OJK Nomor 6/POJK.03/2016 tentang kegiatan usaha dan jaringan kantor bank berdasarkan modal inti bank dengan perubahan regulasi pada tahun 2020.
Direktur Kepatuhan Bank NTT, Hilarius Minggu kepada media menyatakan modal inti Bank NTT hanya Rp.1,7 triliun dan masih harus memenuhi kekurangan Rp.1,3 triliun sehingga dapat mencapai modal inti sebesar Rp.3 triliun pada tahun 2024. ♦ wjr

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.