Andre Koreh Doktor Administrasi

Andre Koreh Doktor Administrasi

MANTAN Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTT, Ir. Andreas Welem Koreh, MT resmi bergelar Doktor Ilmu Administasi setelah lulus dari ujian promosi doktor yang digelar Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.
Dalam ujian promosi doktor yang diadakan di Aula Rektorat Lama Undana, Penfui Kupang, Senin 8 April 2019, Andre Koreh meraih nilai A setelah mempertanggungjawabkan disertasinya yang berjudul Koordinasi Pengelolaan Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum Jalan, Jembatan, Bendungan, Embung di Provinsi NTT.
Proses ujian yang berlangsung hikmat dan ilmiah itu disaksikan langsung Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Jos Nae Soe dan seluruh pejabat dari berbagai dari instansi Setda NTT.
Direktur Pascasarjana Undana Kupang, Prof. Drs. Mangadas Lumban Gaol, M.Si, Ph.D dan seluruh para guru besar penguji memberikan apresiasi yang tinggi dan juga mengucapak terima kasih kepada Dr. Andreas Welem Koreh karena telah menempuh program doktor ilmu administrasi di Undana Kupang. Ia juga menyebutkan bahwa Dr. Andreas Welem Koreh adalah orang kedelapan yang meraih gelar doktor di Undana Kupang.
Gubernur NTT Viktor Laiskodat menyatakan pujiannya atas prestasi yang diraih stafnya. Hal Wagub Jos Nae Soi menyatakan proficiat atas keberhasilan Andre Koreh yang menjalani studi program doctoral sejak 2015. Disertasi Andre Kore dalam meraih Doktor bertajuk Koordinasi Pengelolaan Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum, Jalan, Jembatan, Bendung dan Embung di Nusa Tenggara Timur. Dalam buku disertasinya menegaskan,” Karya tulis yang diajukan asli karya sendiri dan belum pernah ada disertasi yang sama untuk meraih aneka gelar akademik oleh orang lain. Karya tulis ini, murni gagasan, rumusan dan hasil peneliatian saya sendiri, tanpa bantuan pihak lain, kecuali arahan tim pembimbing dan tim penguji.
Pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan apabila kemudian hari terdapat penyimpangan dan ketidakbenaran dalam pernyataan ini, saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar yang telah diperoleh karena karya ini, serta sanksi lainnya sesuai norma yang berlaku di perguruan tinggi.”
Dalam meraih gelar doctor ini Andre W. Koreh mengusung motto,” Hidup hanya sekali, berarti lalu mati” yang disadur dari Ahmad Rifai, Rif’an, dan motto berikutnya Andre Koreh mengutip dari Amsal 1:7 berbunyi,” Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.”
Motto ketiga, Andre Koreh kutip dari Djarot Saiful Hidyat,” Memang baik menjadi orang penting, tetapi lebih penting menjadi orang baik, namun lebih sempurna menjadi orang penting yang baik.”
Dalam buku disertainya, Andreh Koreh menyampaikan terima kasih kepada semua pihak terutama Program Pasca Sarjana Undana yaitu Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Frederik L. Benu, M.Si, PhD, mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Wakil Gubernur NTT Jos Naesoi, Direktur Pasca Sarjana Undana Prof. Drs. Mangadas Lumban Gaol, M.Si,PhD, Prof. Dr. Alo Liliweri, MS figur yang awalnya mendorong dan memotivasi untuk menulis hasil penelitian, dan semua pihak yang terkait dan telah dimasukan dalam buku disertasi.
Buku disertasi halnya sebuah buku ilmiah meliputi pendahuluan, tinjauan pustaka, metode penelitian, hasil penelitian dan pembahasan dan penutup. Yang terpening dalam disertasi ilmiah Dr. Ir. Andre Koreh, menulis dengan sangat rinci tentang pembangun infrastruktur di NTT mulai dari membangun jalan, jembatan, embung dan irigasi. Termuat lengkap dalam buku disertasi ini. Proposisi yang dimuat dalam disertasi Andre Koreh yaitu Efektivitas pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, embung dan irgasi dijelaskan dengan kualitas hasil, kuantitas hasil, administrasi, effisiensi proses dan manfaat hasil yang dijamin melalui penerapan koordinasi antar pihak pada tahap perencanaan pelaksanaan dan pengawasan.
Efektivitas pelaksanaan koordinasi ditentukan oleh karakteristik bawahan, kematangan bawahan, integritas aktor pusat perhatian, dan pola kewenangan yang dimiliki, dan metode penyelesaian konflik. Teknik koordinasi yang dipandang efektif di era digital adalah teknik Delphi.
Disertasi Andreh Koreh sangat ilmiah karena didukung daftar pustaka dari lebih dari seratus ilmuwan berpengalaman dalam dan luar negeri serta rohaniawan. Juga lebih dari sepuluh dokumen Negara yang terkait dengan disertai dari Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 sampai dengan Keppres Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan barang/Jasa Pemerintah. ♦ wjr

 

Riwayat Hidup

Dr. Ir. Andreas Wellem Koreh, MT, lahir di Waingapu, tanggal 08 April 1964 adalah anak dari Bapak Simon Petrus Kote dan Ibu Mariana Anthonetha Core (Almh). Memiliki seorang isteri bernama Febby Sofera Nafi dengan empat orang anak masing masing Kevin Mariano William, Remon Juliano William. Jeremi Febriano William, dan Ricardo Th. Agustino.
Mulai memasuki dunia pendidikan pada tahun 1972 di SD Yapmas Waingapu. Tamat pendidikan di SMP Andaluri tahun 1979. Menamatkan pendidikan SLTA di SMA Andaluri tahun 1982. Melanjutkan ke Pendidikan Tinggi di Universitas Merdeka Malang Jurusan Teknik Sipil dan tamat pada tahun 1988. Setelah bekerja 18 tahun di Dinas Kimpraswil (1990 – 2008) kembali melanjutkan studi S2 di Instituí Teknologi Nasional Malang Program Studi Manajemen Konstruksi tahun 2008 dan tamat tahun 2010. Pada tahun 2015 kembali melanjutkan pendidikan pada Program Doktor Ilmu Administrasi Publik Program Pascasarjana Universitas Nusa Cendana pada tahun 2015, dan menamatkan pendidikan Doktor pada Maret 2019.
Meniti karier di Birokrasi Pemerintah Daerah pada tahun 1990 dengan pangkat Penata Muda. Pangkat terakhir pada saat ini adalah Pembina Utama Madya. Karier jabatan mulai dari Kepala Sub Seksi Pelaksana Jalan dan Jembatan pada Seksi Bina Marga Dinas PU Kabupaten Kupang (1993), Pit. Kepala Seksi Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kupang, Tahun 1998; Kepala Seksi Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kupang, Tahun 1998; Kepala Seksi Bangunan Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kupang, Tahun 2000; PJBT. Kasubdin Pengembangan Prasarana Jalan pada Dinas Kimpraswil Kabupaten Kupang, Tahun 2001; Kasubdin Pengembangan Prasarana Jalan pada Dinas Kimpraswil Kabupaten Kupang, Tahun 2002; Kasubdin Permukiman dan Tata Ruang Dinas Kimpraswil Provinsi NTT, Tahun 2004; Pejabat Kepala Biro Penyusunan Program Setda Provinsi NTT, Tahun 2007; Pejabat Kepala Dinas PU Prov. NTT, Tahun 2008; Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, sejak 2016 s/d 13 Pebruari 2019; dan terakhir sebagai Staf Khusus Gubernur NTT, Tahun 2019.
Pengalaman berorganisasi mulai dirintis para tahun 1996. Setidaknya sudah berkecimpung dalam 15 organisasi profesi yaitu menjadi Anggota KORPRI, Tahun 1996 – sekarang; Ketua DPD II KNPI Kabupaten Kupang, Tahun 1996 – 1999; Ketua DPD I KNPI Provinsi NTT, Tahun 1998 – 2001; Ketua DPP KNPI RI Tahun 1999 – 2003; Sekretaris HPJI NTT, Tahun 2004 – 2019; Ketua PII NTT, Tahun 2008 -2019; Ketua Umum PABBSI NTT, Tahun 2006 – 2009; Ketua Harian Tarung Drajat NTT, Tahun 2008 – 2011; Ketua Bidang Organisasi KONI NTT, Tahun 2006 – 2009; Ketua Harian Pencak Silat (IPSI) NTT, Tahun 2007 – 2019; Ketua Umum Tarung Drajat Tahun 2016 – 2020; Ketua Umum Pergatsi, Tahun 2015 – 2019; Ketua Umum IPSI, Tahun 2016 – 2020; Ketua Harian KONI NTT 2014-2018; Ketua Umum KONI NTT, Tahun 2018 – 2022.
Pengalaman dalam karier birokrasi pemerintah dan pengalaman berorganisasi inilah yang mendorong penulis untuk melanjutkan studi doktor pada Program Studi Ilmu Administrasi Publik dengan menulis disertasi tentang organisasi khususnya koordinasi antar organisasi dalam pembangunan infrastruktur di Nusa Tenggara Timur. Pengalaman menumir keberhasilan pembangunan infrastruktur yang telah teruji secara empiris telah diuji juga secara akademik melalui penulisan disertasi.
Selama berkarier di birokrasi dan berbagai organisasi profesi lainnya, telah memberi peluang berkunjung ke luar negeri yaitu ke Australia, Tahun 1991 dalam rangka Studi Banding selama 1 minggu atas biaya Proyek BPJK; Amerika, Tahun 1994 dalam rangka Sidang MU PBB selama 1 minggu atas biaya DPP KNPI RI; Jepang, Tahun 2013 dalam rangka Promosi Kapet Mbay – NTT selama 1 minggu atas biaya APBD; Jepang, Tahun 2013 dalam rangka presentasi jembatan selama 1 minggu atas biaya Pemda NTT; China, tahun 2015 dalam rangka Studi Banding selama 1 minggu atas biaya Pemda NTT; Jepang, Tahun 2015 dalam rangka presentasi jembatan selama 1 minggu atas biaya Pemda NTT; Belanda, Tahun 2016 dalam rangka Studi Banding selama 2 minggu, atas biaya Pemda NTT; Belanda, Tahun 2016 dalam rangka presentasi jembatan Palmerah selama 1 minggu, atas biaya Pemda NTT; Belanda, Tahun 2017 dalam rangka menghadiri HOA selama 1 minggu atas biaya Pemda NTT; Amerika, Tahun 2018 dalam rangka Kejuaran Dunia Kempo, selama 1 minggu atas biaya Pemda NTT.
Sejumlah tanda jasa/penghargaan telah diraih baik untuk prestasi perorangan maupun prestasi organisasi yaitu berupa Satyalencana Karya Satya X Tahun, tahun 2005 dari Presiden RL; Satyalencana Karya Satya XX Tahun, tahun 2014 dari Presiden RL; Peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat Dua (PIM DUA) Terbaik Pertama Angkatan II Pemda NTT Tahun 2010 dari Lembaga Administrasi Negara (LAN); Pengelola APBD Terbaik I Tahun 2014 dari Pemda NTT.; Pengelola APBN Terbaik II Tahun 2015 dari Kanwil Anggaran NTT.; Pengelola APBN Terbaik I Tahun 2016 dari Kanwil Anggaran NTT.; Pengelola DAK Fisik Terbaik I Tahun 2017 dari Pemda NTT.; Aparatur Sipil Negara Paling Inovatif Tahun 2018 dari Harian Umum Timor Expres Kupang; Juara IV Lomba Pengelolaan Daerah Irigasi Teladan Tingkat Nasional Tahun 2016 oleh Kementerian PUPR.; Juara I Pengelolaan Daerah Irigasi Teladan Tingkat Nasional Wilayah Timur Tahun 2018 oleh Kementerian PUPR.
Pengalaman dalam menulis karya ilmiah seperti artikel jurnal Infrastructure Development Coordinationof Public Work: Bridge, Dam, “Embung” In East Nusa Tenggara Province – Indonesia di International Journal of Science and Research Methodology (IJRSM/Human-8/2-19), Penyelengaraan infrastruktur ke-PU-an yang handal mendukung terwujudnya masyarakat NTT yang sejahtera (buku diterbitkan oleh Sekretariat Pekerjaan Umum ke 65) Tahun 2010. Menulis 4 (empat) artkel pada kolom opini Harian Umum Pos Kupang, tanggal 3 Desember 2010, dalam rangka Hari Bakti Pekerjaan Umumm ke 65 Tahun 2010; Menyongsong “Sail Komodo 2013” dan Infrastruktur bidang pekerjaan umum perlu segera dibenahi tanggal 3 Desember 2011, dalam rangka Hari Bakti Pekerjaan Umum ke 66 Tahun 2011; Koordinasi lima aspek sebagai tools dalam mewujudkan infrastruktur pekerjaan umum yang handal, tanggal 3 Desember 2017; Undang-undang jasa konstruksi yang baru memberi rasa aman bagi pelaku jasa konstruksi di Harian Umum Timor Exprés, tanggal 3 Desember 2017 dalam rangka Hari Bakti Pekerjaan Umum ke 72 Tahun 2017; dan Membangun infrastruktur, bangkitkan NTT menuju masyarakat sejahtera pada Harian Umum Pos Kupang tanggal 3 Desember 2018, dalam rangka Hari Bakti Pekerjaan Umum ke 73 Tahun 2018. ♦

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.