Anjelia, Mahasiswi Kedokteran Asal Kefamenanu Sembuh Total dari Covid-19

Anjelia, Mahasiswi Kedokteran Asal Kefamenanu Sembuh Total dari Covid-19

 

JOANA Anjelia Nai Da Cruz, mahasiswi kedokteran Universitas Diponegoro Semarang, yang dinyatakan positif terkena Covid-19 dan karantina di RS darurat penanganan Covid-19 Rusunawa BTN, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur, akhirnya dapat bernapas lega setelah dinyatakan sembuh total atau negatif Covid-19. Anjelia dikarantina selama sebulan sejak saat tiba di kota Kafamenanu karena hasil pemeriksaan swab dari sampel milik Anjelia dari RSUD Kariadi Semarang dinyatakan Positif Covid-19, mengaku sempat syok.
Selama kurang lebih tiga minggu dirawat, alhasil pada tanggal 25 Juli 2020, RSUD Kabupaten TTU memperoleh kembali hasil swab Anjelia dari Laboratorium patologi dan biologi molekular W Z Yohanes Kupang. Berdasarkan surat hasil pemeriksaan laboratorum yang ditujukan kepada Kepala Dinas Propinsi NTT, cq Direktur RSUD Kefamenanu, yang menerangkan bahwa material genetik tipe SARS CoV-2 sesuai hasil pemeriksaan laboratorium tidak ditemukan pada specimen milik anjelia.
Hal ini berarti specimen tersebut negatif atau Anjelia sudah mengalami kesembuhan total, sehingga keadaan tersebut menjadi kabar gembira bagi masyarakat TTU, dengan hasil ini bahwa daerah TTU sudah tidak lagi berstatus zona merah melainkan sudah kembali hijau.
Anjelia saat dihubungi mengatakan dirinya sudah dinyatakan sembuh, dan saat ini sudah tidak lagi berada di RS darurat, melainkan sudah diizinkan kembali ke rumahnya oleh dokter dan diantar oleh para medis yang bertugas saat itu (25/07/2020) sekitar pukul 17.00 Wita. “Pertama-tama, saya secara pribadi menyampaikan permohonan maaf atas kehadiran saya dengan situasi saat itu yang tentunya meresahkan banyak orang di Kabupaten TTU. Selanjutnya terima kasih yang berlimpah kepada Pemerintah Daerah yang dengan siaganya langsung menangani saya untuk dikarantina dan dirawat,” ujarnya.
Anjelia mengucapkan terima kasih untuk dokter dan para medis yang sudah merawat hingga sembuh. “Selama di rumah sakit, saya mendapat pelayananan yang baik. Terima kasih juga untuk teman-teman pers yang telah memantau saya sejak kembali dari Semarang, dari saya terinfeksi sampai sekarang sudah sembuh, teman pers masih setia berkomunikasi dengan saya, dan memberikan informasi tentang kesembuhan saya,” ungkap Anjelia. ‚ô¶¬†suryaflobamora.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.