“Ayo Berubah?”

“Ayo Berubah?”

WALIKOTA Jefri Riwu Kore dan Walikota Kupang Hermanus Man menggelotorkan slogan “Ayo Berubah”. Slogan ini tidak ada dalam thema kampanye 2017 sebelum terpilih oleh warga Kota Kupang. Slogan yang menggeparkan warga Kota Kupang ketika usia kepemimpinan mereka memasuki tahun kedua 22 Agustus 2019. Semua instansi diwajibkan berteriak,” Ayo Berubah, ayo bersihkan Kota Kupang.” Akankah teriakan akan terwujud dalam bentuk nyata Kota Kupang bersih?
Duet Dr. Jefirston Riwu R. Kore dan dr. Herman Man memimpin Kota Kupang akan memasuki tahun kedua tepat 22 Agustus 2019. Masih tersisa tiga tahun dan masih ada waktu cukup untuk keduanya berbuat banyak mewujudkan slogan ayo berubah ini. Konon pada Jumat bersih 9 Agustus 2019 lebih dari 50ribu warga Kota Kupang membersihkan Pantai Kota Kupang. Terlihat jelas di berita dan foto-foto.
Fakta bahwa Walikota mewajibkan semua instansi di Setda Kota Kupang berteriak tentang slogan ini dan harus di muat dalam bentuk video viral di media sosial. Walikota belum mengajak masyarakat agar mental warga secara keluarga agar berubah secara mental, mengatur sampah rumah tangga tidak membuang disebarang tempat. Masyrakat diajak memilah sampah plastik dan sampah organik. Warga bersama Ketua RT diimbau untuk sadar menata sampah supaya produktif. Caranya mengajar warga, bahwa sampah juga bisa diolah menjadi gerakan ekonomi tambahan.
Ya, masih ada waktu mengimbau masyarakat Kota Kupang merubah sikap dan perilaku tentang kebersihkan Kota Kupang. Bahwa gerakan ini, positif agar Kota Kupang lebih bersih seperti thema sejak zaman Walikota SK Lerik almarhum Kota Kasih. Kita tahu arti kasih.
Gerakan “Ayo Berubah” diawali dengan gerakan oleh Walikota agar kota ini menuju Smart City. Artinya tekad Walikota agar Kota Kupang lebih maju dengan mengadakan 200 kilo meter fiber optik sehingga masyarakat Kota Kupang mendapatkan pelayanan Wifi gratis di setiap titik yang sudah ditentukan. Dibuat pula pusat informasi dan pengeluhan Qlue serta sejumlah kemudahan lain.
Pemkot juga sudah menambah fasilitas kesehatan (Faskes) dan dokter spesial agar masyarakat Kota Kupang bisa mendapat pelayanan kesehatan yang baik. Semua Faskes yang disiapkan tidak berbeda dengan faskes yang ada di luar negeri seperti Singapura. Konon sebagai bagian dari gerakan Ayo Berubah, Pemkot akan mengelar lomba kebersihan antar sekolah di Kota Kupang dan lingkungan masyarakat.
Tekad Walikota Jefri Riwu Kore, berubah harus dalam wujud nyata dengan melaksanakan berbagai program pembangunan secara kreatif dan inovatif, cepat, tepat, efektif dan efisien dalam ciri kota modern.
Menyambut ulang tahun kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota ada sejumlahkegiatan sayembara logo Kupang Smart City, pada 2-15 Agustus 2019, melalui media sosial Instagram dan Facebook.
Lomba kebersihan antar sekolah (SD dan SMP)/Lomba Wiyatamandala, 6-8 Agustus 2019, dengan mengambil tempat di 200 SD dan SMP se- Kota Kupang.
bimbingan teknis Kupang Smart City, tanggal 7-8 Agustus 2019, di Hotel Neo by Aston,Bimtek dan launching website Kupang Smart City.
Diselenggarakan pula bimbingan teknis aplikasi Qlue, pada 11-12 Agustus 2019, di Aula rumah jabatan walikota, dengan narasumber Tim Qlue Jakarta dengan peserta 200 orang.
Ada pula gerakan massif “Ayo Bersihkan Kupang” pada Jumat, 9 Agustus 2019 pagi, di semua wilayah Kota Kupang, dengan pusat acara di Pantai Pasir Panjang, belakang Hotel Sotis. Pesertanya, siswa SD, SMP, ASN, Polri, TNI dan warga kelurahan. Sebelum hari H,22 Agustus 2019 beragam kegiatan seperti semiloka PDAM Kota Kupang dalam menemukan solusi pemenuhan kebutuhan air bersih dan Walikota rencananya meresmikan 3.500 lampu jalan dan lampu hias. Sedang dalam pelaksanaan.
Yang sangat ditunggu warga Kota Kupang yaitu launching 157 titik wifi gratis untuk kelurahan dan kecamatan di Kantor Kelurahan Naioni.
Dan pada acara puncak dua tahun kepemimpinan Jefri Riwu Kore dan Herman Man akan ada acara berbagi bersama rakyat, pada Kamis, 22 Agustus 2019, di Lapangan upacara Kantor WaliKota Kupang. Saatnya kita berubah agar kota ini lebih maju, maju manusianya, maju pula wajah Kota Kupang. ♦

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.