Badan Pengolaaan Perbatasan NTT Gelar Rakor Perbatasan di Pulau Rote

BADAN Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan Rakor Perencenaan pengembangan infrastruktur pemerintahan Ekonomi dan Kesra pada kawasan Perbatasan Negara Tahun 2019 berlangsung diaula Videsy Baa Rote, Kamis 26 September 2019.
Gubernur Nusa Tenggara Timur Victor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M Saek dalam membuka kegiatan Rakor Perencenaaan Pengembangan infrastruktur pemerintahan Ekonomi dan Kesra pada kawasan Perbatasan.
Ia mengatakan Kondisi kawasan perbatasan Provinsi NTT masih tergolong daerah tertinggal dan terbelakang sehingga membutuhkan percepatan pembangunan dan penanganan yang terkoordinir antar lintas sektor yang ada. Oleh karena itu, percepatan pembangunan harus dititi beratkan pada pengelolaan pemanfaatan potensi lokal yang ada serta penyediaan infrastruktur fisik Pemerintah dan Ekonomi kesejateraan Rakyat yang ada di wilayah perbatasan. Rakor Perencenaan pengembangan infrastruktur pemerintahan Ekonomi dan Kesra pada kawasan Perbatasan Negara Tahun 2019 dikuti perwakilan dari Dinas Organisasi Perangkat daerah yang ada di Rote Ndao dan dari dua Kabupaten masuk dalam kawasan perbatasan langsung yakni Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Alor. ♦ ido

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.