Bapelitbang Rote Ndao Susun RAD Pembangunan Berkelanjutan

BADAN Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Rote Ndao melaksanakan rapat koordinasi penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (RAD TPB/SDGs), di ruang rapat kantor Bapelitbang setempat, Selasa 26 November 2019. Asistensi penyusunan dokumen RAD TBP/SDGs ini dipandu Sekretaris Bappelitbang Kabupaten Rote Ndao Endang Pristiwati yang juga sebagai Wakil Koordinator Pelaksana SGDs, dan Berta Bessie Kabid Ekonomi Bapelitbang Rote Ndao selaku Ketua Tim Pelaksana.
Rapat yang dihadiri Tim Koordinasi Pelaksana Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Rote Ndao tahun 2019-2024, yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, DPRD, instansi vertikal terkait, akademisi, pelaku usaha, ormas, filantropi, dan pihak terkait lainnya itu bertujuan menyusun matriks dokumen tersebut sesuai dengan Kelompok Kerja (Pokja) penyusunnya.
Sekretaris Bappelitbang Kabupaten Rote Ndao Endang Pristiwati menjelaskan, penyusunan RAD TBP/SDGs ini untuk pencapaian sasaran TBP/SDGs daerah sesuai amanat Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Menurutnya, sebelumnya Kelompok Kerja SDGs Kabupaten Rote Ndao telah dibentuk melalui SK Bupati guna menyusun dan menyepakati indikator SDGs Kabupaten Rote Ndao.
Rapat Tim Koordinasi ini, kata Endang, merupakan langkah lanjut yang dilakukan dalam menyusun rencana kerja masing-masing pihak untuk mencapai target dan tujuan SDGs sesuai dengan bidang masing-masing yang menjabarkan program, kegiatan, indikator kegiatan, target dan indikatif anggaran dari masing-masing pemangku kepentingan, dalam rangka  menghasilkan dokumen isian rencana kerja yang komprehensif. “RAD SDGs merupakan dokumen rencana bersama atau akumulasi rencana kerja bersama antara pemerintah dan non-pemerintah di tingkat kabupaten, sehingga dokumen RAD SDGs harus disusun secara bersama-sama antara para pemangku kepentingan, kata dia.
Ia berharap semua pihak dapat terlibat aktif untuk penyusunan RAD SDGs melaui penyusunan matrik isian rencana kerja masing-masing. Matrik isian rencana kerja RAD SDGs yang telah diisi baik oleh unsur pemerintah maupun non-pemerintah diharapkan akan disusun menjadi lampiran pada dokumen RAD.
Ketua Tim Pelaksana Berta Bessie menjelaskan, ada empat Pokja penyusunan RAD TBP/SDGs untuk asistensi pengisian matriksnya, yakni Pokja I Pilar Pembangunan Sosial, Pokja II Pilar Pembangunan Ekonomi, Pokja III Pilar Pembangunan Lingkungan, dan Pokja V Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola. “Pemkab Rote Ndao telah melakukan pemetaan target/indikator nasional TPB/SDGs sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Rote Ndao Tahun 2019-2024 yang mencerminkan visi dan misi Kabupaten Rote Ndao,” ujarnya.
Berta berharap dari rapat koordinasi ini dihasilkan kesepakatan seluruh aktor pembangunan yang terlibat, baik pemerintah maupun non-pemerintah dalam pencapaian tujuan SDGs. “Setelah selesai menyusun RAD, akan dilanjutkan dengan membuat Peta Jalan SDGs sebagai acuan bagi pengembangan program ini ,” kata dia. ♦ ido

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.