Bekas Restoran Teluk Kupang Dijadikan Taman Kota

Bekas Restoran Teluk Kupang Dijadikan Taman Kota

PASCA pemutusan Kontrak dengan pihak Ketiga, Eks Teluk Kupang segera dibangun taman kota oleh pemerintah Kota Kupang. Sesuai rencana, pembangunan akan selesai dalam tahun 2018. Sedangkan Untuk pekerjaan fisiknya bersamaan dengan pengerjaan Segmen V di Bundaran Tirosa.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Devi Loak, mengatakan pembangunan taman kota di eks teluk Kupang akan segera dikerjakan. Jangka waktu pengerjaan selama enam bulan, jadi akan selesai dalam tahun 2018.
“Kami menggunakan waktu pengerjaan enam bulan. Jadi dalam bulan Juni ini sudah harus dikerjakan agar bisa selesai tepat waktu sesuai dengan perencanaan dan harapan,” ujarnya.
Dijelaskan, pembangunan taman di Eks Teluk Kupang kelurahan Kelapa Lima Kecamatan Kelapa Lima ini menggunakan anggaran sebesar satu miliar lebih.
“Rencananya akan dibuat taman, jadi masyarakat bisa menikmati pemandangan pantai dan bisa berolahraga juga rekreasi,” katanya. Dia menjelaskan, untuk pengerjaan taman ini, adalah pekerjaan hidup. Maksudnya adalah mengerjakan taman tidak bisa disamakan dengan pekerjaan gedung atau bangunan lainnya, sehingga dalam pemilihan kontraktor yang mengerjakannya juga harus teliti agar benar-benar bisa bekerja dan memperoleh taman yang diinginkan.
“Berbicara pembangunan taman, tidak bisa disamakan dengan pembangunan gedung dan lainnya. Untuk itu, perlu tenaga ahli yang menanganinya. Kami akan memilih yang benar-benar bisa mengerjakan taman, tidak bisa asal dalam memilih orang yang mengerjakannya,” ungkapnya.
Untuk itu, kata Devi, pelelangan pengerjaan taman eks teluk kupang dan segmen V Bundaran Tirosa akan segera dilakukan pada bulan Juni, dan akan mulai dikerjakan pada Bulan Juli mendatang.
Sementara itu, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan, pembangunan eks teluk kupang harus selesai dalam tahun 2018 ini. Selain itu, pembangunan taman ini harus berkualitas.
“Tujuan dari pembangunan ini adalah untuk membuka akses wisata bagi masyarakat Kota Kupang. Harus berkualitas baik. Jangan asal-asalan. Kita ingin berikan tempat wisata yang nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tujuan dari pembangunan taman ini yaitu untuk menata kota kupang menjadi kota yang indah juga untuk membuka akses pariwisata bagi masyarakat. “Kami juga meminta masyarakat jaga fasilitas yang ada. Pembangunan taman ini untuk masyarakat jadi masyarakat juga harus menjaganya,” ujar Wali Kota. ♦ NTTonlinenow.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.