Bundaran Patung TIROSA di renovasi untuk perindah kota dengan Air Mancur

Bundaran Patung TIROSA di renovasi untuk perindah kota dengan Air Mancur

BUNDARAN Patung TIROSA atau lebih dikenal dengan Bundaran PU sedang dikerjakan dan pepohonan sudah dicabut. Sekitar Patung TIROSA menurut Walikota Kupang Jefri Riwu Kore kepada EXPONTT Senin 3 September 2018 akan dibangun sebuah taman yang indah dilengkapi Air Mancur.” Ya seperti Air Mancur Sribaduga di Situ Buleud Purwakarta Jawa Barat. Akan indah seperti itu. Kita perlu renovasi agar gerbang kota itu indah dan baik di mata setiap tamu yang datang ke Kota Kupang,” jelas Walikota menjawab EXPONTT.
Seperti diwartakan aneka media, rencana Pemerintah Kota Kupang untuk menata Taman Tirosa segmen V akan segera dimulai. Untuk sementara, masih dilakukan revisi desain taman, agar taman Tirosa memiliki keunikan dan keindahan tersendiri dibandingkan dengan taman lainnya di Kota Kupang.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Devi Loak mengatakan, untuk gambar desain Segmen V Taman Tirosa sudah selesai dikerjakan. Hanya perlu dimasukkan jenis tanaman yang akan ditanam. “Jadi memang nanti akan ada tanaman-tanaman lokal seperti sepe, cendana dan lainnya. Tetapi juga perlu ada tanaman yang tidak ada di Kota Kupang tetapi bisa hidup di Kota Kupang,” kata Devi.
Dia menjelaskan, prinsipnya adalah tanaman yang mampu menyerap karbon dan menghasilkan oksigen. Sebagai perindang dan penyejuk. Jadi Segmen V ini harus istimewa dan tidak sama dengan taman lainnya. “Air mancur, pohon sepe dan jenis tanaman lainnya di Kota Kupang itu sudah biasa. Yang kami mau hadirkan yaitu taman yang berbeda. Jadi perlu adanya suatu hal yang beda, yang hanya ada di Taman Tirosa ini. Agar ketika masyarakat datang juga melihat pemandangan yang berbeda,” jelasnya. Karena itu, Dinas PUPR masih mencari tanaman yang cocok. Tanaman yang tidak ada di Kota Kupang tetapi bisa hidup di Kupang. Sehingga masih dikoordinasikan dengan ahli tanah, ahli landscape, dan ahli lainnya yang berkaitan dengan taman.
“Jadi kami bukan sekedar menghadirkan taman. Perlu ada yang berbeda dan unik. Tetapi juga bermanfaat,” ungkapnya.
Devi juga mengatakan untuk proyek Taman Tirosa dalam Bulan Juli ini sudah harus ditenderkan agar bisa sesuai target. Karena membutuhkan waktu kerja sebanyak 130 hari. Jika semua proses tender dan pelelangan sudah selesai, maka awal Agustus proyek Taman Tirosa sudah bisa dikerjakan.
” Kami tentu mengharapkan semua pekerjaan berjalan lebih cepat agar bisa selesai tepat waktu. Tentu dengan hasil yang sesuai dengan harapan bersama. Pihak Dinas PUPR juga akan melakukan pematauan saat proses pengerjaan,” kata Devi.
Selain itu, untuk proyek pengerjaan taman kota di Kelapa Lima, dan proyek taman eks Teluk Kupang masih dilalukan desain yang sesuai dengn anggaran yang disediakan. Pasalnya, desain yang sudah ada, tidak bisa dikerjakan hanya dengan menggunakan anggaran yang disediakan.
“Anggaran yang disediakan tidak bisa dipakai membangun taman yang didesain. Karena kami memiliki desain yang sangat besar dengan semua kelengkapannya, sementara anggaran yang ada tidak bisa memenuhi semua itu,” ujarnya.
Dia menjelaskan, anggaran yang disediakan untuk taman kota dan eks Teluk Kupang, masing-masing hanya berkisar Rp 1 miliar lebih. Sementara desain yang sudah ada, tidak bisa hanya menggunakan anggaran tersebut.
Untuk itu, kata Devi, Dinas PUPR masih melakukan perencanaan desain ulang, atau merevisi gambar desain yang sudah ada, agar sesuai dengan anggaran yang disediakan. Karena itu, proses tender belum bisa dilakukan dalam bulan Juli ini.
Devi menambahkan, untuk taman kota dan eks Teluk Kupang masih ada waktu untuk dilakukan revisi dan penyesuaian anggaran dengan desain, pasalnya waktu yang dibutuhkan untuk pengerjaan taman kota dan eks teluk kupang hanya membutuhkan waktu 100 hari kerja. “Semuanya harus sesuai antara anggaran dengan desain. Agar tidak terjadi penyimpangan. Desain yang besar tanpa didukung anggaran yang sesuai maka tidak bisa berjalan. Prinsipnya kami ingin hasil yang memuaskan dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Kupang,” pungkasnya. ♦ wjr/berbagai sumber

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.