Advetorial

Pemkab RND Target Persentasi Prevalensi Stunting 40 Persen

PEMERINTAH Daerah Kabupaten Rote Ndao melalui duet bupati, Paulina Haning-Bullu, dan wakil bupati, Stefanus Saek berkomitmen untuk menargetkan persentasi prevalensi stunting di kabupaten Rote Ndao yang terbilang masih cukup tinggi. Sesuai data, prevalensi stunting di daerah Rote Ndao sekitar 46 persen. Demekian disampaikan bupati, Paulina Haning-Bullu dalam Pertemuan Penguatan Komien dan Intervensi Spesifik Lintas Program Terkait Penurunan Stunting tingkat kabupaten Rote Ndao tahun 2019 bertempat di Gedung kebaktian Gereja Pentakosta

Money Change Sudah ada di Nemberala Rote

DIREKTUR Pemasaran Bank NTT, Aleks Ribu Kaho mengucapkan Apresiasi dan terimakasi kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Bank BI perwakilan OJK perwakilan NTT dan sejumlah stakeholder dan mitra Bank terkait yang mendukung pendiriannya Money Change, diwilayah Rote Ndao, dengan pendiriannya Money Change Ini hendaknya meningkatkan ekonomi warga diwilayah Pariwisata khususnya di Nemberala dan sekitarnya, dan pendirian Money change ini adalah pertama bank NTT ada money change Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus

Andre Koreh Doktor Administrasi

MANTAN Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTT, Ir. Andreas Welem Koreh, MT resmi bergelar Doktor Ilmu Administasi setelah lulus dari ujian promosi doktor yang digelar Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Dalam ujian promosi doktor yang diadakan di Aula Rektorat Lama Undana, Penfui Kupang, Senin 8 April 2019, Andre Koreh meraih nilai A setelah mempertanggungjawabkan disertasinya yang berjudul Koordinasi Pengelolaan Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum Jalan, Jembatan, Bendungan, Embung di

116 Program dan 1.446 Kegiatan dihasilkan dalam Musrembang RKPD Rote Ndao 2019

MUSRENBANG (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) RKPD adalah forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah Kabupaten/Kota di wilayah Kecamatan. Kegiatan Musyawarah Pembangunan Daerah (Musrembang) Tingkat Kabupaten Rote Ndao sesuai Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2019 yang dilaksanakan diaula auditorium,Selasa 26 Maret 2019 dapat menghasilkan 116 Program dan 1.446 kegiatan

SMK Swasta Katolik Syuradikara Pencipta Pahlawan Utama

Oleh : Eto Kwuta   SMK Swasta Katolik Syuradikara Ende merupakan sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Persekolahan Santo Paulus Ende (YASSPA Ende). Berdasarkan izin operasional Bupati Ende, sekolah ini didirikan pada tanggal 10 April 2013 dengan mengemban visi: Pencipta Pahlawan Utama dan misi: Membina Sumber Daya Manusia yang Trampil, Cerdas dan Berpikir Maju serta Memberikan Pelayanan yang Maksimal untuk Mencapai Prestasi Tertinggi Sebagai Wujud Nyata Pengabdian terhadap Masyarakat.

SMPN 1 Nangapanda menuju sekolah masa depan bermartabat

NANGAPANDA, kota kecamatan, kota kecil di Kabupaten Ende. Di kota kecil ini, ada sekolah, SMP Negeri 1 Nangapanda, sekolah berprestas menuju sekolah yang bermartabat dan punya misi mulia mencetak generasi muda masa depan yang berkualitas sesuai tuntutan zaman. “Pada USB dan UN SMP Negeri 1 Nangapanda menerima sekolah- sekolah di Kecamatan Nangapaanda seperti SMP Negeri 7 dan 8 untuk melaksanakan ujian berbasis. Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang digunakan sebagai

Arison Tomasui, Sosok pejabat yang tegas

♦ Mengenal Lebih Dekat Sosok Kepala Bagian Umum Humas & Protokol Setda Rote Ndao PRIA Bertubuh Atletis yang dikenal murah senyum dan ramah ini, memiliki kesederhanaan yang mensejajarkan diri dengan sesama dan tidak pernah membeda-bedakan satu dengan yang lain. Selain itu, di kenal ramah dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebelumnya berkarir sebagai Kepala Sub Bagian Perlengkapan dan Rumah Tangga di Bagian Umum Setda Kabupaten Rote Ndao, kini dilantik menjabat Kepala

Jos Nae Soi tamatan Seminari dari Jendela

WAKIL Gubernur NTT Josef A. Nae Soi berkisah, “Saya ini tamatan Seminari Mataloko. Tetapi karena ada persoalan saya hanya bisa ikut dari jendela kelas. Tetapi hanya ikut dari jendela karena tidak daftar resmi. Ada saat tertentu, guru suruh masuk. Ya saya senang. Karena liat saya terus-terus tak pernah abson, maka ketika kelas tiga harus ikut ujian akhir, maka saya diperkenan untuk ikut ujian akhir. Saya senang, karena saya lulus terbaik