Berita Utama

Kadis Sosial NTT kunjungi Kampung Adat Nggela Ende Terbakar

KEPALA Dinas Sosial NTT Willem Foni Senin 12 November 2018 bersama rombongan mengunjungi Kampung Adat Nggela yang terbakar. Willem Foni menjelaskan, kunjungannya dalam memberi bantuan pokok kepada lebih dari 31 warga yang terkena musibah.” Pemda NTT membantu warga berupa kebutuhan pokok untuk 31 KK. Sedang rumah terbakar akan mendapat bantuan khusus dari Departemen Sosial RI. Departemen Sosial RI, juga akan meresmikan penggunaan rumah hari Jumat 16 November 2018. Semua rumah

Putri Liu Veto, siswi SMK Negeri I Kupang menghilang 6 bulan

♦ Ternyata dibawa kabur ke luar negeri ditemukan di Kuala Lumpur   SEBUAH akun face book menulis,” Kepada masyarakat luas, terutama Diaspora Kupang, mohon menyampaikan informasi ini ke keluarga yang bersangkutan di Sikumana, Kupang NTT. Temannya yang bernama Tanya Lode, sedang dicari oleh Relawan. Putri Liu Feto, Lahir di Kupang,15 Agustus 2002. Anak ke 3 Putri dari Pasangan Lamber Liu Feto dan Felpina. Korban dibawa oleh seorang pencari tenaga kerja

Inilah Sepuluh Duta Petani Muda 2018, tiga dari NTT

PANITIA memutuskan kesepuluh Duta Petani Muda 2018 berdasarkan penilaian pada aspek usaha yang berkontribusi pada pembangunan ekonomi, tantangan sosial dan lingkungan. Mengingat Indonesia adalah negara yang luas dengan potensi daerah yang beragam, panitia juga mempertimbangkan keterwakilan wilayah dan partisipasi perempuan. Sepuluh Duta Petani Muda 2018 ini akan mengikuti pelatihan Bisnis Inovatif dan Peningkatan Kapasitas Diri pada 26 – 30 November 2018 di Jakarta. Pelatihan ini didukung oleh Kementerian Desa, Pembangunan

Wagub NTT Resmikan Resto Kelor

WAKIL Gubernur (Wagub) NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM melakukan pemotongan kue tar dari kelor saat meresmikan pembukaan Resto Kelor dan Jamur di Taman Dedari Sikumana, Selasa 13 November 2018. Resto milik keluarga dr. Dewa Putu Sahadewa tersebut menyajikan aneka menu dari hasil olahan kelor dan jamur. “Saya sungguh mengapresiasi kehadiran resto ini. Saya akan informasikan kepada sahabat dan kenalan saya di seluruh Indonesia bahwa di NTT sudah ada

Susunan Pengurus KWI Periode 2018-2021

♦ Komisi Kerawam Uskup Agung Ende PARA Uskup Bersama Peresiden Jokowi dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Depan Istana Peresiden di Bogor. Sidang Sinodal KWI 2018 sudah selesai. Salah satu hasil pertemuan tersebut adalah terpilihnya fungsionaris Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) periode 2018 – 2021. Mgr. Ignatius Suharyo kembali terpilih sebagai Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Mgr. Antonius Subianto Bunjamin OSC juga kembali terpilih sebagai Sekretaris Jenderal KWI. Ini adalah periode

Jokowi dan Para Uskup se Indonesia Sepakat: Kita Bersaudara

PRESIDEN Jokowi dan para pemimpin Gereja Katolik Indonesia bertemu di Istana Negara Bogor, Jawa Barat, Senin, 12 November 2018. Dalam pertemuan tersebut, pemimpin Negara dan para Uskup Gereja Indonesia sepakat bahwa “kita adalah saudara”. Hal tersebut berkali-kali ditegaskan oleh Presiden Jokowi dalam sambutannya di hadapan para uskup. Menurutnya, kondisi Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa merupakan sebuah kekayaan. Selain bertemu para uskup, calon presiden nomor urut satu itu juga

Istri Pejabat Di NTT Ikut Caleg

♦ Disinyalir Terjerat Perangkap Politik Maskulinitas Sang Suami PENGAMAT politik asal NTT memberikan komentar terkait realitas politik para istri pejabat dan mantan pejabat penting di NTT, Bupati/Walikota, Gubernur dan Mantan Gubernur yang ikut dicalonkan dalam kontestasi Pileg 2019. Pengamat politik asal NTT memberikan komentar terkait realitas politik para istri pejabat dan mantan pejabat penting di NTT, Bupati/Walikota, Gubernur dan Mantan Gubernur yang ikut dicalonkan dalam kontestasi Pileg 2019. Umbu Pariangu,

Korupsi Dana Bansos NTT: Lagu Lama yang Biasa Kita Nyanyikan

KASUS ini ibarat lagu lama yang biasa dinyanyikan namun hanya sebatas ingatan yang ada di kepala. Kini, lagu korupsi itu kembali tenar di era kepemimpinan Gubernur Viktor Laiskodat dan Wakilnya Josef Nai Soi. Kuambil gitar dan mulai memainkan Lagu lama yang biasa kita nyanyikan Tapi tak sepatah kata yang bisa terucap Hanya ingatan yang ada di kepala Hari berganti, angin tetap berhembus Cuaca berubah, daun – daun tetap tumbuh Kata