Berita Utama

DPP Hanura Klarifikasi Kisruh Politik Pasca Deklarasi VBL-JOS di Alor

DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, Klarifikasi Pidato Politik DPD Hanura Rifafi Gah, di deklarasi VBL-JOS, Senin, 5 Februari 2018 di Kalabahi, Alor. Hanura menyebut, pidato Rifafi Gah, dukung INTAN di pilkada Alor, sama sekali tidak ada masalah. “Jadi begini, INTAN ini kan didukung oleh selain Golkar, juga Hanura. Saya sebagai salah satu Ketua DPP Hanura, tentu dukung INTAN ya,” ujar Ketua DPW Hanura NTT, Ibrahim A. Medah, Selasa, 6

Ketua Sinode GMIT: NTT Tidak Sedang Memilih Pemimpin Sempurna

Seruan moral para pemuka agama, kian dirindu masyarakat Nusa Tenggara Timur, menjelang pemilihan gubernur (Pilgub) NTT 27 Juni 2018. Isu moral bak seperti Kacang Goreng, terus dimainkan para simpatisan, tim sukses, dan pendukung para kontestan. Di jalan, pasar, kampus, kantor dan ruang publik lainnya, ramai terdengar isu-isu yang bertujuan menjegal kandidat tertentu. Hal itu memantik respon Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) NTT, DR.Merry Kolimon. Merry Kolimon, Rabu,

Rakyat NTT Rugi Besar Jika Tak Dukung Viktory-Joss

Tokoh politik PDIP NTT, Drs. Kristo Blasin menegaskan bahwa rakyat NTT rugi besar jika tidak memilih Viktor Laiskodat – Josef. A. Nae Soi sebagai gubernur dan wakil gubernur NTT akan datang. Pasalnya, Viktor dan Josef adalah figur nasionalis. “Rakyat NTT harus sadar bahwa NTT tidak butuh orang biasa-biasa saja. NTT butuh pemimpin yang berani dan tegas seperti Viktor-Josef. Rugi besar kalau pemilih di NTT tidak dukung,” kata Kristo Blasin, di

Tanpa Rakyat, PDIP Tidak Ada Arti

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sabtu 10 Februari menggelar rapat konsolidasi organisasi internal se-daratan Timor, Alor, Rote Ndao dan Sabu Raijua di Aula Gereja Efata Naibonat Kabupaten Kupang. Rapat tersebut dibuka Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. Dalam pidato politiknya Hasto menegaskan, tanpa rakyat, PDIP tidak ada arti, tanpa perjuangan keras PAC dan ranting, PDIP tidak ada apa-apanya. Karena itu, dia meminta agar semua pengurus PDIP terus bekerja untuk membesarkan

Marianus Sae dicokok KPK, Bersama seorang wanita

KOMISI Pemberantas Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap bakal calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Marianus Sae, Minggu 11 Februari 2018 bersama seorang wanita. Pria yang kini menjabat Bupati Ngada di Pulau Flores itu diusung koalisi PKB dan PDIP berduet dengan Emiliana Nomleni dalam kontestasi pemilihan gubernur serentak 2018 di provinsi seribu nusa itu. Nahasnya, penangkapan Marianus oleh KPK jelang penetapan KPU terhadap pasangan calon yang mendaftar. Tragedi

Jimmy Sianto: Saya Pendiri Hanura

KETUA DPD Hanura Nusa Tenggara Timur Jimmi Sianto yang saat ini sudah dipecat mengatakan, surat keputusan pemberhentian kepada dirinya yang dikeluarkan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) ilegal atau tidak sah. Menurut Jimmi, surat keputusan sah apabila ditandatangani juga oleh Sekretaris Jenderal Partai Hanura Sarifuddin Sudding. Namun, surat keputusan yang sudah dikeluarkan justru ditandatangi Oesman Sapta dan Wakil Sekjen Partai Hanura. “Saya adalah pendiri Partai Hanura. OSO itu baru

Bahan abal-abal Gedung Kantor Gubernur Ambruk

GEDUNG kantor gubernur (Gedung Sasando) NTT yang baru di resmikan Presiden Joko Widodo pada 9 Januari 2018 lalu kini mulai rusak. Plafon gedung yang dikerjakan PT Waskita Karya di jalan El Tari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ini rusak setelah di terjang angin pada, Minggu, 27 Januari 2018. “Kami sedang berkoordinasi dengan teknisi dari PT. Waskita Karya selaku kontraktor pelaksana untuk memperbaikinya, karena sesui perjanjian kerja jika terjadi kerusakan atau

Kajati NTT soroti Ambruknya Kantor Gubernur

KEPALA Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Dr. Sunarta kini mulai angkat bicara soal ambruknya plafon Kantor Gubernur NTT pada, Minggu 28 Januari 2018 lalu. Kajati NTT, Dr. Sunarta yang dihubungi via Hand Phone (HP) selulernya, Kamis (1/2) mengatakan sejauh ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT tidak menerima laporan dalam bentuk apapun terkait ambruknya plafon Kantor Gubernur NTT. “Sampai saat ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT tidak menerima laporan dari siapapun soal ambruknya plafon