Ekonomi & Bisnis

Taman Eden Kabupaten Kupang tingkatkan ekonomi Masyarakat Desa

BUPATI Kupang Ayub Titu Eki mengklaim bahwa program Taman Eden yang dicanangkan dua tahun lalu, sudah membawa perubahan dalam meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. “Geliat pertumbuhan ekonomi masyarakat desa sudah mulai nampak sejak 2016, setelah mereka menjadikan Taman Eden sebagai program unggulan dalam menata pembangunan ekonomi di desanya masing-masing,” kata Bupati Ayub kepada wartawan di pusat pemerintahan Kabupaten Kupang di Oelamasi, Kamis. Program

Dana desa untuk kesejahteraan rakyat Kabupaten Kupang

SELURUHperangkat desa di Kabupaten Kupang perlu memanfaatkan dana desa dengan sebaik-baiknya bagi peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat. Dijelaskan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah memerintahkan Polri melakukan pengawalan terhadap penyelenggaraan dana desa di Kabupaten Kupang agar pemanfaatan dana desa dapat berlangsung dengan baik, tepat sasaran dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Demikian disampaikan Wakapolda NTT Brigjen Pol. Victor Gustaaf Manopo saat acara Rakord Desa dan Sosialisasi Pencegahan, Pengawasan dan penanganan Dana Desa

19 Kabupaten Belum Laporkan Penggunaan ADD

SEBANYAK 19 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur belum melaporkan penggunaan anggaran alokasi dana desa (ADD) tahap pertama yang telah dicairkan pada Mei 2017. Sebanyak 19 dari 21 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur belum melaporkan penggunaan anggaran alokasi dana desa (ADD) tahap pertama yang sudah dicairkan sejak Mei 2017. Sebanyak 19 dari 21 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur belum melaporkan penggunaan anggaran alokasi dana desa (ADD) tahap pertama yang sudah dicairkan

Kontribusi Parkir Kota Kupang Hanya Rp1 Miliar

PUNGUTAN liar di sektor perparkiran masih marak terjadi, sehingga perlu dilakukan penataan dengan menertibkan parkir liar sebagaimana yang diharapkan Wali Kota Kupang Jenfrison Riwu Kore. Sektor perpakiran telah memberi kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Kupang sebesar Rp1 miliar per tahun, namun retribusi dari sektor tersebut dinilai belum efektif dalam menunjang PAD, karena banyaknya pungutan liar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang Yogerens Leka

Alokasi DAU Untuk Pemkot Kupang Menurun di TA 2018

DANA Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat Kepada pemerintah Kota Kupang di Tahun Anggaran (TA) 2018 mengalami penurunan. Sebelumnya ditahun 2017 Pemkot Kupang mendapat Alokasi DAU sebesar Rp.661 miliar, namun ditahun 2018 DAU kota Kupang hanya sebesar Rp. 649 miliar. Demikian dikatakan Asisten III, Setda Kota Kupang, Rens Tokoh kepada wartawan di Balai Kota Kupang, Jumat 10 November 2017. Tokoh mengatakan, dengan pengurangan DAU sebesar 12 miliar, maka akan berdampak

20 unit e-Warong Sudah Beroperasi

SEBANYAK 20 unit Elektronik Warung Gotong Royong (e-Warong) sudah beroperasi di Kota Kupang untuk memudahkan transaksi bagi warga penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam memenuhi kebutuhan hidup rumah tangganya. “Dalam pekan ini sudah mulai dimanfaatkan untuk kepentingan warga penerima PKH di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur ini,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Kupang Felisberto Amaral kepada wartawan di Kupang, Selasa, menjawab perkembangan pelaksanaan e-Warong di Kota Kupang.

UMP NTT 2018 Sebesar Rp1.660.000

Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya telah menyetujui penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2018 sebesar Rp1.660.000. “Saya sudah tanda tangan minggu lalu terkait rekomendasi UMP 2018 dari Dewan Pengupahan untuk kita di NTT sebesar Rp1.660.000,” katanya di Kupang, Senin. Gubernur dua periode itu menjelaskan penentuan besaran UMP telah dibahas bersama dengan melibatkan berbagai pihak yang tergabung dalam Dewan Pengupahan, seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans), Apindo NTT,

NTT-Bengkulu Kerja Sama Antarpulau Ternak

GUBERNUR Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di Kupang, Selasa, melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama (MoU) antarpulau ternak sapi yang akan dipasok dari NTT. “Kerja sama ini sangat diperlukan agar para petani peternak kita semkain mendapatkan manfaat dari hasilnya sendiri, di sisi lain juga bermanfaat untuk pemerintah kedua daerah,” kata Gubernur Frans Lebu Raya di sela penandatanganan MoU di Ruang Kerja Gubernur NTT di