Ende

SMK Swasta Katolik Syuradikara Pencipta Pahlawan Utama

Oleh : Eto Kwuta   SMK Swasta Katolik Syuradikara Ende merupakan sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Persekolahan Santo Paulus Ende (YASSPA Ende). Berdasarkan izin operasional Bupati Ende, sekolah ini didirikan pada tanggal 10 April 2013 dengan mengemban visi: Pencipta Pahlawan Utama dan misi: Membina Sumber Daya Manusia yang Trampil, Cerdas dan Berpikir Maju serta Memberikan Pelayanan yang Maksimal untuk Mencapai Prestasi Tertinggi Sebagai Wujud Nyata Pengabdian terhadap Masyarakat.

Kapolres Ende Pimpin Sertijab Wakapolres, Kabag Sumda dan Empat Kapolsek di Lingkup Polres Ende

KAPOLRES Ende AKBP Achmad Muzayin SIK sabtu 12/1 bertempat di alun- alun Mapolres Ende memimpin Serah terima Jabatan Waka Polres Ende, Kabag Sumda, Kapolsek Ende, Kapolsek Maukaro, Kapolsek Detusoko dan Kapolsek Nangapanda. Wakapolres Marthen Kana mendapat tugas baru sebagai….. Adapun Pejabat baru yang di lantik antara lain Kompol Dance Elias Day sebagai Waka Polres Ende menggantikan Kompol Marten Kana, AKP Yulius Lau sebagai Kabagsumda menggantikan AKP Ibrahim SH, IPTU Julius

419 Orang Siwa/i SMAN 2 Ende Ikut Bimbingan Rohani

SEBANYAK 419 orang siswa/i SMAN 2 Ende mengikuti kegiatan pembinaan Rohani yang di laksanakan mulai tanggal 24 November sampai 2 Desember bertempat di Aula SMKN 2 Ende. Kepala SMAN 2 Ende Setu Petrus S.Pd dalam sambutannya saat melepas ke 419 siswa/siswi tersebut mengatakan Kegiatan Pembinaan Rohani penting di lakukan guna mengembangkan intelektual dan spiritualitas siswa/i. Dirinya berharap agar dengan adanya kegiatan pembinaan Rohani tersebut siswa/i menjadi pribadi yang lebih bertaqwa

FTBM Kabupaten Ende Terbentuk, Ayo Gapai Generasi Literasi di Bumi Pancasila

TAMAN Bacaan Masyarakat (TBM) sebagai wadah yang dibuat dan dikelola oleh masyarakat, perorangan, lembaga dan pemerintah untuk menumbuhkan minat baca kepada masyarakat dan sebagai sumber belajar yang dapat memfasilitasi pembelajaran seumur hidup. TBM mempunyai fungsi sebagai tempat belajar dan mencari informasi yang dibutuhkan masyarakat, baik mengenai masalah yang langsung berhubungan dengan masalah pendidikan maupun tidak berhubungan dengan pendidikan. Menyadari pentingnya peran taman baca masyarakat dan perlunya sebuah forum sebagai entitas

Bawaslu Ende: Jika Ada Caleg Beri Sumbangan, Akan Dikenakan Sanksi Pidana Dan Diskualifikasi Dari Pencalonan

JIKA dalam melakukan kampanye, ditemukan atau dilaporkan oleh masyarakat bahwa, ada calon anggota legislatif (caleg) yang memberi sumbangan atau bantuan dalam bentuk apapun baik barang atau materi. Maka caleg tersebut akan dikenakan sanksi hukum pidana dan akan didiskualifikasi dari daftar pencalonan sebagai calon anggota legislatif. Demikian himbauan Maria Uria Ie selaku Anggota Komisioner Bawaslu Ende, Bidang Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga di Kantor Bawaslu Ende. Pada, selasa 8 Januari 2019.

SMPN 1 Nangapanda menuju sekolah masa depan bermartabat

NANGAPANDA, kota kecamatan, kota kecil di Kabupaten Ende. Di kota kecil ini, ada sekolah, SMP Negeri 1 Nangapanda, sekolah berprestas menuju sekolah yang bermartabat dan punya misi mulia mencetak generasi muda masa depan yang berkualitas sesuai tuntutan zaman. “Pada USB dan UN SMP Negeri 1 Nangapanda menerima sekolah- sekolah di Kecamatan Nangapaanda seperti SMP Negeri 7 dan 8 untuk melaksanakan ujian berbasis. Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang digunakan sebagai

Uskup Agung Ende berkati Makam Imam Ordo Dominikan

Orang-orang Kristen dan Muslim di desa Tonggo di Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur menganggap 26 Desember 2018 sebagai hari yang memiliki makna sejarah yang luar biasa. Karena pada saat itu Uskup Agung Ende Mgr Vinsentius Sensi Potokota meresmikan makam Pastor Hieronimo Mascarenhas, OP. Pastor Mascarenhas adalah seorang misionaris Portugis yang menjadi martir sekitar tahun 1601-2 di wilayah Kampung Tonggo di mana saat mayoritas penduduknya adalah Muslim. Lokasi makam berjarak

Derita Warga Detupau sama dengan orang Papua

SANGAT menderita, istilah ini sangat tepat ditujukan kepada warga Detupau hingga Indonesia berusia 73 tahun. Ke kampung Detupau, yang berjarak sekitar 65 Km dari Kota Ende atau dai Wolowaru ke Desa Likanaka 5 Km dan dari Likanaka ke Detupau harus ditempuh melewati jalan setapak sejauh 3 Km. Menuju Detupau harus siap mental, tenaga dan pikira. Warga kampung ini Bung Sila melakukan operasi Pancasila Sakti beberapa pekan lalu. Bung Sila mengendara