Hukum

Mantan Bupati Nagekeo Divonis Satu Tahun Penjara

MANTAN Bupati Kagekeo, Johanes Samping Aoh divonis satu tahun penjara oleh majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi(tipikor) kupang pada Selasa 31 Juli 2018. Aoh divonis penjara karena terlibat dalam kasus korupsi pengalihan aset tanah Malasera yang merupakan tempat pembangunan rumah sehat sederhana bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Nagekeo. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Mohamad Saleh didampingi dua hakim anggota masing-masing Ali Muhtarom dan Ibnu Kholik. Selain Aoh, majelis hakim

Dirut PDAM Ende Di Tetapkan Jadi Tersangka

PENYIDIK Kejaksaan Negri Ende menetapkan direktur PDAM S dan salah satu staf keuangan MLM menjadi tersangka dalam kasus Penyalahgunaan Uang Pungutan Pemasangan Sambungan Langsung Rumah Tangga (SLR 1500) tahun 2015-2016. Hal ini di sampaikan Kepala seksi Pidana Khusus (Kasi pidsus) Kejaksaan Negeri Ende Max Mokola diruang kerjanya, Kamis 2 Agustus 2018. Di jelaskan Max dalam kasus tersebut pihak PDAM setelah menerima uang pungutan dari Masyarakat sebagian di setor ke Rekening

Ranti Kore Di Tuntut 3 Tahun Penjara

JAKSA Penuntut Umum (JPU) menuntut Terdakwa Prantiana Kore alias (Ranti), yang tersandung kasus dugaan korupsi dana desa di Desa Neonasi, Kecamatan Miomaffo Tengah, Kabupaten Timur Tengah Utara (TTU), di Pengadilan Tindakan Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Nusa Tenggara Timur NTT. Sidang dengan agenda pembacaan surat tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU)Alfonsius Loe Maj,SH, MH, yang di pimpin majelis hakim Saiful Arie, SH.,MH dan Ibnu Kholik, SH.,MH serta Ali Muhtarom, AH.,MH. Sementara

Kepsek SMK N 2 Kupang Barat Di Ganjar 2,9 Tahun Penjara

TERDAKWA Kasus korupsi dana pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur NTT, Yosap Pellu, di ganjar selama 2,9 (dua tahun sembilan bulan) penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kelas 1A Kupang. Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Mohamad Soleh, menegaskan bahwa terdakwa Yosap Pellu telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak

Harga Nyawa Manusia di NTT, Rendah di Mata Penegak Hukum

PENANGANAN kasus kematian Mahasiswa Filsafat Unwira Kupang, asal Bajawa Carolina A Sowo atau biasa disapa Charly oleh Polsesk Kelapa Lima Kupang, NTT hingga saat ini belum menunjukan titik terang, meski sudah dua minggu penyelidikan Polisi sudah berjalan. Charly ditemukan tak bernyawa secara mengenaskan di Pantai Oesapa, Kupang, NTT pada tanggal 24 Juli 2018. Masyarakat dan keluarga korban mulai menyangsikan atau skeptis terhadap kesungguhan dan profesionalisme Polisi di NTT ketika menghadapi

Kematian Mahasiswa Bajawa, DPRD Ngada Dorothea Siap Ajak DPRD Bersikap

PROSES penanganan pengungkapan kematian Mahasiswa Filsafat Unwira Kupang asal Bajawa Kabupaten Ngada-Flores, Carolino A. Sowo yang ditemukan tewas mengenaskan di Pantai Oesapa Kupang (24/7/2018), mulai menjadi perhatian unsur Pimpinan Lembaga DPRD Ngada atau daerah kelahiran korban Carolino A. Sowo. Dengan menyatakan secara tegas mendukung Polri, Polda Nusa Tenggara Timur, Kapolresta Kupang Kota dan Kapolsek Kelapa Lima Kupang bekerja sungguh-sungguh mengungkap dan mengusut tuntas kematian yang sangat mengenaskan, Wakil Ketua I

Menunggu Penegakan Hukum Atas 'Kematian Charly Di Pantai Oesapa Kupang

SEJAK ditemukan tewas mengenaskan di Pantai Oesapa Kupang (24/7/2018), hingga Tanggal 8 Agustus 2018 pengungkapan penanganan hukum atas Kematian Mahasiswa Filsafat Unwira Kupang asal Bajawa Kabupaten Ngada-Flores, (alm) Carolino A. Sowo masih menjadi tanda tanya besar bagi keluarga duka maupun publik Nusa Tenggara Timur. Dikabarkan sebelumnya, dua minggu penanganan kematian mahasiswa asal Bajawa Kabupaten Ngada belum terungkap. Ditemui di rumah duka, Boubou Kota Bajawa, Flores 7 Agustus 2018, orangtua dan

Kasus gratifikasi 7 anggota DPRD Ende berulang tahun

KASUS dugaan korupsi dan gratifikasi yang menyeret tujuh (7) oknum Anggota DPRD dan Direktur PDAM Ende sudah empat tahun ditangan penyidik Kepolisian Resort Ende. Kasus yang menyita perhatuan publik ini hingga kini masih dalam tahapan penyelidikan sejak kasus ini mencuat tahun 2015 silam. Lambannya penuntasan kasus dugaan gratifikasi ini memecah reaksi beragam ditengah masyarakat, beberapa kali berbagai elemen mahasiswa dan elemen masyarakat melakukan aksi mendesak pihak kepolisian segera menuntaskan kasus