Hukum

Kebijakan Menitipkan Napi pada Lapas di NTT Harus Dihentikan

Kementerian Hukum dan HAM RI dan Pimpinan Polri perlu meninjau kembali kebijakan menempatkan sejumlah napi teroris (napiter) sebagai titipan di sejumlah Lapas dan Rutan di NTT. Pasalnya, dikhawatirkan keberadaan napi teroris di sejumlah Lapas di NTT bisa memudahkan dan memperkuat penyebaran sel-sel jaringan teroris di NTT melalui dan/atau atas nama kunjungan keluarga atau relasi dari para napi teroris atau melalui pergaulan sesama napi di dalam Lapas. Koordinator TIm Pembela Demokrasi

DPRD NTT Minta Aparat Segera Bersikap soal Isis di NTT

ANGGOTA DPRD NTT, Alex Ena meminta aparat keamanan dalam hal ini Polri dan TNI untuk menangkap anggota ISIS yang diduga ada di NTT sebelum jatuh korban jiwa. “Diduga 25 orang anggota ISIS ada di NTT harus segera ditangkap. Jangan biarkan sampai terjadi pemboman baru lakukan penangkapan-penangkapan,” kata Ena kepada awak media di Gedung DPRD NTT, Selasa 21 Mei 2018. Menurut anggota Fraksi Nasdem ini, aparat keamanan sebaiknya tidak menggunakan filosofi

Sidang Suap Bupati Ngada NTT Terungkap Beberapa Fakta

♦ JPU KPK Kembali hadirkan saksi kunci terkait Plotting Proyek dan penyetoran uang tunai tanpa SP2D serta pemberian uang oleh terdakwa kepada para saksi   DALAM sidang lanjutan perkara kasus Korupsi suap Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK terhadap Bupati Ngada, NTT, Marianus Sae, bersama Wilhelmus Iwan Ulumbu alias Baba Miming selaku Direktur PT Sinar 99 Permai pada 11 Februari 2018 lalu, terungkap beberpa fakta dari keterangan saksi yang dihadrikan

KPK tahan Marianus Sae sampai 11 Juni 2018

♦ Tak ada tersangka OTT KPK Bebas dari Jerat Hukum   KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Bupati (nonaktif) Ngada, Nusa Tengara Timur (NTT) Marianus Sae (MS) selama 30 hari. Hal itu seperti disampaikan juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta pada Selasa 8 Mei 2018 lalu. “Penyidik melakukan perpanjangan penahanan (MS, Red) mulai 13 Mei sampai 11 Juni 2018,” ujarnya. Seperti diketahui, KPK telah menahan MS sejak 12

Sindikat Pencuri Nagekeo Dibekuk Warga, Pelaku asal So'a dan Maumere Kabur

SALAH satu dari lima sindikat pencuri hewan dan barang lainnya di wilayah Kabupaten Nagekeo berhasil dibekuk warga pada Jumat (11/5/18) dini hari, sekitar pukul 01.30 Wita. Pelaku yang tertangkap adalah Bene Goa, umur 36 tahun, warga asal Munde tinggal di Pau Do, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Nagekeo. Sedangkan 4 pelaku lainnya, yakni S asal Kecamatan So’a, Kabupaten Ngada, A asal Maumere, Kabupaten Sikka, E asal Watu Api, Kecamatan Wolowae, Nagekeo,

Bandar Kupon Putih Beromzet Ratusan Juta Di Kupang Diringkus Polisi

SEORANG bandar judi kupon putih (Togel) berinisial WAT alias A, pria (72) warga Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) diringkus polisi. Kepada polisi dia mengaku, dalam seharinya bisa meraup keuntungan hingga Rp 100 juta. Dirreskrimum Polda NTT, Kombes Pol. Yudi A.B. Sinlaeloe didampingi Kasubbidpenmas, AKBP Antonia Pah dan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTT, AKBP Josua Tampubolon sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Senin

Kompolnas Temukan Bukti Poro Duka Ditembak Dengan Peluru Karet

KOMISI Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan monitoring dan klarifikasi terkait kasus kematian Poro Duka, warga Desa Patiala Bawah, Kecamatan Lemboya, Sumba Barat yang tewas ditembak pada 25 April 2018. Poro Duka tewas ditembak saat terjadi kericuhan terkait pengukuran tanah oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) di desa tersebut. Kejadian itu mengakibatkan Kapolres Sumba Barat Ajun Komisaris Besar Gusti Maycandra Lesmana dicopot dari jabatannya. “Penyebab kematian Poro Duka karena luka tembak peluru karet.

Cegah Teroris, Eks Kepala BIN Usul Tiap RT Punya Ruang Tahanan Sementara

MANTAN Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono menyebut, terorisme merupakan musuh bersama. Dia dapat menyasar siapa saja, tak terkecuali anak-anak yang tidak berdosa. “Karena terorisme ini sasarannya tidak terbatas. Harus dijawab juga oleh suatu kekuatan yang tidak terbatas, yaitu kekuatan seluruh masyarakat bangsa Indonesia,” ujar Hendropriyono di Gedung Sekar Wijaya Kusuma, Jakarta Timur, Minggu 13 Mei 2018. “Hendropriyono mengajak seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat RT ikut melawan teroris. Jika