Hukum

Terkait Proyek Pokir, Tiga Kadis di Nagekeo Dipanggil Polisi

TIGA kepala dinas lingkup Pemkab Nagekeo dipanggil Polres Ngada terkait proyek dari dana pokok pikiran (pokir) DPRD tahun 2018. Ketiga pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut yakni Kadis PUPR Syarifudin Ibrahim, Kadis Kelautan dan Perikanan Lukas Mere, dan Kadis Pertanian Wolgan Lena. Dalam jadwalnya, Senin 4 Maret 2019, ketiganya dimintai keterangan sebagai saksi dalam pelaksanaan proyek pokir DPRD Nagekeo tahun 2018 lalu. “Pada Jumat 1 Maret 2019 lalu, kita ada

9 Jam Diperiksa Polisi, Kadis Pertanian Nagekeo Dicecar Puluhan Pertanyaan

KEPALA Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Nagekeo, Wolfgang Lena diperiksa penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Ngada selama 9 jam, Senin 11 Maret 2019. Ia diperiksa bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Arnoldus Oswaldus Mamo. Kadis Lena dan Arnoldus diperiksa Polisi seputar pelaksanaan proyek pokok pikiran (pokir) DPRD Nagekeo tahun anggaran 2018. Saat diambil keterangan sebagai saksi, Kadis Lena dicecar dengan puluhan pertanyaan oleh penyidik Tipikor Polres Ngada. “Tadi kita tindak lanjut,

OJK Desak Bank NTT Selesaikan Masalah Pembololan 3 Rekening Milik Nasabah

DIREKSI Bank NTT di desak oleh pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK)-NTT untuk menyelesaikan masalah pembobolan 3 rekening milik nasabah Bank NTT, atas nama Helda I. E. Manafe Pelondou dengan total nilai Rp 490 juta oleh Kepala Kantor Kas Bank NTT Oeba, Sely alias COTN. Desakan OJK kepada Direksi Bank NTT tersebut tertuang dalam surat OJK NTT tanggal 26 Februari 2019, Nomor: S-85/KO.082/2019, sifat : segera, perihal : klarifilasi awal pengaduan

Inspektorat Kota Kupang Kantongi Dalang Dugaan Korupsi Retribusi Parkir

BERDASARKAN┬áhasil penyelidikan saksi dan data, Inspektorat Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengantongi oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi dalang dalam kasus dugaan korupsi retribusi parkir pada Dinas Perhubungan Kota Kupang. “Hasil penyelidikan dan masih kami dalami terus, terkait oknum ASN yang diduga sebagai dalang penyebab kerugian keuangan daerah dari hasil retribusi parkir,” kata Kepala Inspektorat kota Kupang, Alex Jewarus, Rabu, 27 Februari 2019. Menurut dia, bukti dan

Polisi melaporkan Kasus Dugaan Gratifikasi DPRD Ende ke KPK

SUJUD menjelaskan, dokumen Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) tidak dapat diberikan kepada publik termasuk Gertak. Sebab, Gertak bukan sebagai Pelapor kasus dugaan gratifikasi dari Direktur PDAM ke 7 Anggota DPRD Ende. Penyidik Polres Ende telah melaporkan perkembangan penanganan kasus dugaan gratifikasi 7 Anggota DPRD Ende ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Republik Indonesia. Laporan itu merupakan kewajiban penyidik dalam penanganan setiap kasus korupsi. Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polres Ende,

Tabrakan Di Tenau, Satu Tewas, Satu Jatuh Ke Gua Sedalam 16 Meter

TABRAKAN antara pengendara sepeda motor terjadi di dekat kawasan Gua Monyet, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Selasa 29 Januari 2019 sekitar pukul 10.15 Wita. Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang terjatuh ke dalam gua sedalam 16 meter. Sedangkan orang lagi dilaporkan selamat. Para korban adalah warga RT 011/RW 006 Kelurahan Bonipoi, Kota Kupang. Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Abdul Hamid mengatakan dua orang yang terjatuh ke dalam gua, satu di antaranya sudah

Kejari Kota Kupang "Ninabobokan" Kasus DAK

HINGGA saat ini kasus dugaan korupsi penyimpangan Dana Alokasi Khusus (DAK) SMA/SMK pada Dinas Pendidikan Kota Kupang Tahun 2015 lalu belum jelas arahnya kemana. Pasalnya, setelah tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang menetapkan lima orang sebagai tersangka sejak tahun 2018 lalu, Kejari Kota Kupang tidak menindaklanjuti kasus itu hingga saat ini dan terkesan di “ninabobokan”. Kajari Kota Kupang, Winarno yang pernah dikonfirmasi wartawan di Kantor Kejati NTT, mengaku bahwa kasus

Rehab Gedung Gor Oepoi Kupang bermasalah

SEKRETARIS Dinas Pemuda dan Olah Raga Propinsi Nusa Tenggara Timur ( Dispora NTT) Lambertus Ara Tukan, lempar tanggungjawab terkait item proyek dan dana rehabilitase gedung Gor Oepoi Kupang yang sedang bermasalah. Pasanya, sekertaris Dispora NTT malahan tidak mengetahui secara jelas soal item-item kegiatan pengerjaan rehab Gedung dan pengunaan anggaran untuk rehab GOR Flobamora. “Ade kalau soal itu semuah saya tidak tahu, saya cuman paraf saja laporan dari PPK ade, “Lambertus