Hukum

Polisi Timor-Leste Tahan Mantan Pastor Terkait Kasus Pelecehan Seksual

POLISI Timor-Leste telah menahan mantan imam asal Amerika, Richard Daschback, atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak-anak perempuan di Panti Asuahn Topu Honis yang dia dirikan di Kutet, Distrik Oecusse. Polisi di Timor Leste menangkap seorang mantan pastor yang telah diberhentikan oleh Vatikan pada tahun lalu menyusul adanya tuduhan bahwa ia melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak. Richard Dascbach, 82, yang dilaporkan telah mengakui pelecehan terhadap anak-anak di Panti Asuhan Topu Honis

4 Tahun Kasus Dugaan gratifikasi endap di Polres Ende

HINGGA saat ini Penyidik Kepolisian Resor Ende yang menangani Kasus Dugaan Gratifikasi yang melibatkan 7 Oknum Anggota DPRD Ende dan Direktur PDAM Ende belum pernah menyampaikan secara terbuka terkait Tahapan perkembangan kasus tersebut secara Gamblang ke Publik sehingga patut di duga Penyidik takut menindaklanjuti kasus tersebut meskipun sudah ada Putusan Praperadilan yang memerintahkan Penyidik untuk di tindak lanjuti. Ketua Presidium PMKRI Cabang Ende Firmus Rigo mengatakan Kasus Dugaan Gratifikasi yang

KPK Pertanyakan Perkembangan Kasus Tanah di Jaksa

KAMIS, 25 April 2019 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT. Tujuan kedatangan lembaga anti rasuah tersebut untuk melakukan supervisi terhadap penanganan kasus – kasus korupsi yang ditangani oleh Kejati NTT dan seluruh Kejaksaan Negeri di NTT. Dalam pertemuan itu, tim KPK Korsub Wilayah NTT menemui seluruh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejati) se – NTT. Demikian diungkapkan Kasi Penkum dan Humas Kejati

24 Kades di NTT Diduga Korupsi Dana Desa

BERDASARKAN penelusuran pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Kupang dari Januari 2017-April 2019, sebanyak 24 kepala desa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terbukti melakukan korupsi Dana Desa dan Aloksi Dana Desa (ADD). Akibatnya negara rugi hingga miliaran rupiah. Dari jumlah ini, sebagian besar perkara korupsi yang menyeret para Kades/Penjabat Kades tersebut telah diputus dan berkekuatan hukum tetap (inkcraht). Hanya beberapa perkara di antaranya yang sedang dalam proses persidangan

Mantan Gubernur NTT Berpeluang Jadi Tersangka

Frans Lebu Raya mantan Gubernur NTT akhirnya selesai diperiksa tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kajaksaan Tinggi (Kejati) NTT. Mantan Gubernur NTT dua periode ini diperiksa selama dua jam oleh penyidik Kejati NTT, Robert Jimmy Lambila sejak pukul 09:00 wita hingga pukul 11:30 wita. Frans Lebu Raya diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan NTT Fair pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) NTT senilai Rp 29 miliar. Kasi

Dugaan Korupsi NTT Fair, Lebu Raya Diperiksa 2 Jam

MANTAN Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya, Kamis, 2 Mei 2019 Wita diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT terkait kasus dugaan korupsi pembngunan gedung NTT Fair senilai Rp31 miliar lebih. Frans mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi NTT sekitar pukul 08.30 Wita mengenakan baju putih. Tiba di Kejati NTT, Frans langsung masuk ke ruang penyidik untuk menjalani pemeriksaan. Frans diperiksa selama 2 jam hingga pukul 10.30 Wita. “Saya tidak ngerti

Terindikasi Korupsi, Kasus NTT Fair Naik Status Ke Penyidikan

SETELAH dilakukan ekspose oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, disepakati pengalihan status dari Penyelidikan (Lid) menjadi Penyidikan (Dik) proyek NTT Fair pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTT senilai Rp 31 Miliar tahun 2016. Pengalihan status dari Penyelidikan menjadi Penyidikan oleh Kejati NTT karena ditemukan adanya perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan kerugiab negara. Demikian diungkapkan Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim yang ditemui diruang kerjanya,

Tiga WNI Terancam Segera Dieksekusi Mati di Arab Saudi

KEMENTERIAN Luar Negeri Indonesia menyatakan tiga warga negara Indonesia dalam waktu dekat terancam dihukum mati. Pemerintah Indonesia sedang mengupayakan agar ketiga WNI tersebut terbebas dari hukuman mati. Jumlah tenaga kerja warga negara Indonesia yang terancam, maupun pernah terancam hukuman mati, mencapai 576 orang di seluruh dunia, sejak periode 2011 hingga saat ini, kata Lalu Muhammad Iqbal, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, dalam jumpa