Kesehatan

Pegawai Puskesmas Kabupaten Kupang Studi ke TTU dan Solo

SEJUMLAH pegawai Puskesmas dari Kabupaten Kupang, telah melakukan studi banding ke Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dan Kabupaten Solo Jawa Tengah untuk mendapatkan akreditasi dasar. Empat puskesmas yang telah mendapat akreditasi dasar yaitu Puskesmas Batakte di Kecamatan Kupang Barat, Puskesmas Takari di Kecamatan Takari, Puskesmas Baun di Kecamatan Amarasi Barat, dan Puskesmas Oesao di Kecamatan Kupang Timur. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dr. Robert A.J Amaheka saat

Ambulance Terapung, Solusi Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pesisir

SALAH satu persoalan yang sering dialami Masyarakat Pesisir Pantai Kabupaten Kupang terutama di Pulau Semau, Pulau Kera, Amfoang, Amarasi Barat, Amarasi Selatan dan Amarasi Timur adalah soal pelayanan kesehatan yang merupakan kebutuhan dasarnya. Persoalan ini menjadi perhatian serius Pakat Harmoni dengan menyediakan Fasilitas pelayanan kesehatan Ambulance Terapung untuk menjangkau hingga pelosok daerah pesisir pantai Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kupang Hendrik Paut –

Puskesmas Bakunase Tempat Studi Banding Penyakit Kanker Payudara dan Serviks

PASCA ditetapkan sebagai Puskesmas peduli Kanker Serviks dan Payudara, Puskesmas Bakunase yang terletak di Kelurahan Bakunase Kota Kupang kerap dikunjungi tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat dari Kabupaten lain di NTT untuk melakukan studi banding. Hal ini diungkapkan Kepala Puskesmas Bakunase, dr. M. Ivonny Ray saat kunjungan Komisi IV DPRD Kota Kupang ke tempat tersebut, Selasa 15 Mei 2018. “Banyak tenaga kesehatan dari Rumah Sakit yang ada di beberapa Kabupaten

Ketuk Pintu, temukan 103 penderita TBC

KEPALA Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kupang Sri Wahyuningsih. Dinas Kesehatan Kota Kupang melalui gerakan ketuk pintuberhasil menemukan 103 penderita tubercolosis (TBC) di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. “Kegiatan ketuk pintu ini dilakukan sejak April 2018 sebagai upaya untuk mengatasi penyebaran penyakit TBC di tengah masyarakat Kota Kupang,” kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kupang Sri Wahyuningsih kepada wartawan di

103 Warga Kota Kupang Terindikasi Suspect TBC

GERAKAN “Ketuk Pintu” warga untuk menemukan penderita Tubercolosis (TBC) yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Kupang di 11 Puskesmas selama April 2018 menemukan 103 warga positif menderita gejala (Suspek) TBC. Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Ari Wijana melalui Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsi di kantor Dinas Kesehatan Kota Kupang, Senin 30 April 2018, mengatakan data akhir kegiatan gerakan “ketuk pintu” ke 15.101 rumah warga ditemukan 103 warga

LoveHumanity NCV Hadir di Rote, Bangun Toilet dan Gelar Pengobatan Gratis

LoveHumanity NCV merupakan organisasi Sosial Non-profit yang bergerak dibidang peningkatakan Kualitas hidup manusia, didirikan oleh dr.Natascha Cinta Vinski. Untuk kesekian kali sejak didirikan tahun 2012, LoveHumanity NCV mengelar kegiatan besar yang melibatkan masyarakat didesa Bo’a, mulai dari penyuluhan kesehatan, pengobatan Gratis,  dan pembangunan MCK sebagai  rangkaian ulang tahun bagi pendiri Lovehumanity NCV yang merupakan warga keturunan Rote. “masuk keusia baru, membuatkan merefleksikan diri mengenai hidupku, bisa dibilang beberapa tahun belakang tahun penuh

Kota Kupang Akreditasi Mutu Layanan 11 Puskesmas

PEMERINTAH Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan mengakreditasi 11 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) guna meningkatkan mutu dan kinerja layanan kesehatan bagi warga. “Akreditasi kesehatan, merupakan satu syarat krudensial bagi fasilitas kesehatan, sehingga harus diuji guna tingkatkan akses, mutu dan layanan kesehatan,” kata Wakil Wali kota, Hermanus Man, Selasa, 17 April 2018. Menurut dia, Puskesmas sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat dan perorangan. Sehingga dengan adanya akreditasi mampu

Waspada..!!! Penyakit TBC Menular dan Mematikan

PENYAKIT Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit berbahaya karena dapat menular dan mendatangkan kematian. Karena itu, Pemerintah Kota Kupang mengajak warganya yang menderita penyakit ini untuk segera berobat. Ajakan ini disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man saat memberikan sambutan pada kegiatan ‘Ketuk Pintu TBC’ dan Launching Puskesmas Manutapen peduli TBC, Selasa 10 April 2018 di Puskesmas Manutapen. “Bahayanya TBC disamping membuat orang menderita dan mati, penyakit TBC juga adalah salah penyakit