Manggarai Barat

Umat Katolik di Flores Bergerak Atasi Wabah Demam Berdarah

UMAT Katolik di Flores ikut serta dalam upaya memerangi wabah demam berdarah dengue menyusul kenaikan tajam jumlah kasus yang dilaporkan di Kabupaten Manggarai Barat dalam beberapa bulan terakhir. Kementerian Kesehatan telah menyatakan bahwa wilayah itu sebagai yang terparah diserang penyakit ini. Demam berdarah, penyakit tropis yang dipicu oleh gigitan nyamuk aedes betina menewaskan lima orang di kabupaten itu dari Oktober hingga Desember, sementara ratusan lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Pemandu Wisata Protes Wacana Tarif 500 Dolar Masuk TNK

PARA pemandu wisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar) mengecam Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat terkait pernyataannya perihal kenaikan drastis tarif wisatawan yang hendak mengunjungi Taman Nasional Komodo. Mereka merasa dirugikan dengan pernyataan Viktor yang berencana menaikkan tarif menjadi 500 dolar Amerika Serikat atau setara Rp 7,3 , di mana sejumlah wisatawan telah membatalkan rencana kedatangan ke TNK setelah membaca pernyataan Laiskodat. Pada Jumat, 14 Desember 2018,

Gubernur NTT: Hotel Kelas Melati di Labuan Bajo Tak Akan Dikasih Izin

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laikodat tidak akan mengizinkan pembangunan hotel kelas melati di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Penegasan itu disampaikan Viktor dalam pertemuan tahun Bank Indonesia Perwakilan Cabang NTT, Kamis 13 Desember 2018. Menurut Viktor, sejumlah daerah di NTT yang maju pariwisatanya seperti Labuan Bajo akan dipersiapkan dengan baik sehingga hanya diperbolehkan hotelnya berbintang satu ke atas. “Pariwisata di NTT akan dijadikan sebagai lokomotif pembangunan di

Menjadi resor pertama dan satu-satunya di Pulau Flores

HANYA berjarak satu jam penerbangan dari Bali, Labuan Bajo di Pulau Flores menjadi destinasi eksotis favorit wisatawan lokal maupun mancanegara. Salah satu yang paling populer adalah Taman Nasional Komodo. Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1991 ini menyajikan satu-satunya habitat asli spesies kadal terbesar di dunia. Untuk memberikan kenyamanan eksklusif bagi pengunjung, pada 15 September mendatang, AYANA bakal membuka properti pertamanya di tepi Pantai Waecicu. Telah berpengalaman di industri perhotelan mewah

Rio Pemuda Labuan Bajo sukses raih Bisnis Jasa Perjalanan Wisata

MENGINJAK usia 22 tahun, Chaidir Manikkisatrio mulai membuka mata dan pikiran tentang peluang kerja untuk menunjang kehidupannya. Berawal dari modal nekat, pemuda yang akrab disapa Rio ini, akhirnya merasakan keberhasilan dari bisnis perjalanan wisata yang dikelolanya sendiri. Beberapa waktu lalu, Rio menemui Flores Muda dengan gayanya yang sederhana. Ia hanya mengenakan kaos oblong berwarna hijau muda dan celana pendek selutut berwarna hitam. Rio memapah dua tas berisi kamera dan laptop

Tour de Flores 2017, butuh Rp22,8 Miliar

PENYELENGGARAAN Tour de Flores (TdF) 2016 dapat dikatakan berhasil dilaksanakan dengan baik. Penyelenggara pun akan melangsungkan event internasional tahunan ini dengan rute start di Kota Larantuka, Flores Timur dan finish di Labuan Bajo, Manggarai Barat. Total anggaran yang dibutuhkan untuk event ini diperkirakan mencapai Rp22,8 miliar. Anggaran ini bersumber dari Pemkab, Pemprov, Kementerian Pariwisata dan pihak sponsor. Primus Dorimulu, Chairman TdF hari menjawab sejumlah pertanyaan antara lain, mengapa dana untuk TdF

Polisi akan Periksa Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong

Kepolisian Resort Manggarai Barat berjanji akan segera memeriksa Wakil Bupati Manggarai Barat – Flores, Maria Geong yang menjadi terlapor dalam kasus pemukulan seorang sopir angkot di Labuan Bajo, Jumat 14 Oktober 2016 lalu. Kapolres Manggarai Barat, AKBP Supiyanto meminta kepada saksi mata yang melihat langsung kejadian untuk bekerja sama dengan penyidik agar kasus ini bisa segera selesai. “Kita jamin keamanan para saksi,yang penting mereka siap memberi keterangan,”ujar Supiyanto kepada wartawan

Duh, Sertifikat Tanah Pantai Pede Yang Dimiliki Pemprov NTT Palsu

Labuan Bajo – Jumat (22/1) kemarin, Masyarakat Peduli Pantai Pede (Gemas P2) menggelar demo di kantor Bupati Manggarai Barat. Ada fakta baru yang diungkap dalam demo itu, bahwa sertifikat tanah Pantai Pede yang dimiliki Pemprov NTT adalah palsu. Sebab, pada saat penerbitan sertifikat tanpa melibatkan kepala desa Gorontalo selaku pemilik wilayah area Pede. Salah satu aktifis Lingkungan Hidup Mabar, Pater Marsel Agot, SVD, dalam orasinya menduga sertifikat tanah Pantai Pede,