Metro Kupang

Terlantar, Pemkot Kupang Percantik 18 Taman Kota

PEMERINTAH Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) berencana membenahi dan menata sebanyak 18 taman kota yang selama ini tidak terurus dengan baik. “Ada 18 titik taman kota yang harus diperbaiki, dibenahi dan di tata ulang, karena tampak kumuh,” kata Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat membuka diskusi pengembangan wilayah pembangunan infrastruktur daerah Kota Kupang, Kamis, 8 November 2018. 18 taman yang terbengkalai dan tidak terurus tersebut diantaranya taman tugu

Kasat Pol PP Kota Kupang Diperiksa Jaksa

TIM Penyidik Tindak Pidana Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur terus melakukan pendalaman terkait kasus dugaan penyerobotan aset berupa tanah milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kupang. Karena tersandung kasus aset daerah, tim intelejen Kejati NTT telah memeriksa sejumlah saksi diantaranya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Thomas Dagang, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kupang, Soleman, dan mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean. Seperti dilansir kriminal.co, Kepala Satuan Pamong Praja Kasat

Inilah Perda Pengelolaan Sampah Yang Diterapkan Oleh Pemkot

PEMEINTAH Kota (Pemkot) Kupang mulai menerapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah rumah tangga. Penerapan Perda ini dimaksudkan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. “Menuju Kota Kupang yang bersih, pemerintah sangat serius terkait persoalan maupun penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenisnya,” kata Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, Rabu, 7 November 2018 lalu. Menurut dia, penerapan dan penegasan aturan dalam perda Nomor 3 tahun 201 tentang penanganan sampah rumah

Pemkot buka peluang bagi warga Kota bertransmigrasi

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menggalakkan program transmigrasi bagi warga yang berminat memulai peluang usaha dan membuka kesempatan kerja dengan menggali dan mengelola potensi sumber daya kawasan transmigrasi. “Kebijakan dari program transmigrasi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menciptakan peradaban baru di daerah tujuan transmigrasi,” kata Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, Jumat, 9 November 2018. Menurut dia, jika ada warga Kota Kupang yang berminat mengikuti program

Per Juni 2018, Penderita HIV/AIDS di NTT Mencapai 5.773 Kasus

TUGAS bersama dan secara khusus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Timur semakin ditantang dengan melonjaknya angka kasus virus HIV/AIDS di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang akhirnya disebut Lampu Merah. Seperti dilansir sejumlah media, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef Nae Soi, bertempat di Kantor Gubernur NTT, Jalan El Tari Kota Kupang pada awal November 2018 menyebut angka penderita HIV AIDS di NTT mencapai 5.773 Kasus HIV

Gusti Brewon: Pemkot Urus Air PDAM Dulu, Sebelum Urus 'Air Mani'

JIKA harus ditertibkan sesuai dengan instruksi pusat, maka semua spot-spot lokalisasi yang terbuka atau pun tertutup seperti di hotel-hotel mestinya ditutup juga. Gusti Brewon, pembicara dari Forum Academia NTT menyoroti wacana pemerintah Kota Kupang untuk menutup lokalisasi Karang Dempel (KD). Hal ini diutarakan Gusti dalam seminar publik bertajuk Lokalisasi dan Pencegahan HIV/AIDS yang dilaksanakan di Karang Dempel, Rabu, 14 November 2018. Menurut dia, penutupan lokalisasi KD hanya akan menyiapkan bom

OPSI NTT: Walikota Kupang Perlu Tinjau Kembali Kebijakan Penutupan Tempat Lokalisasi

KOORDINATOR Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur NTT, Adelia mengatakan, kebijakan pemerintah Kota Kupang dinilai terburu – buru dan mengesampingkan nasib Pekerja Seks Komersil (PSK) di Karang Dempel KD. Demikian disampaikan Adelia selaku Kordinator OPSI NTT saat berdialog dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kota Kupang untuk menyampaikan keluh kesah mereka terkait rencana penutupan tempat kerja mereka pada, Jumad 2 November 2018. Adelia mengatakan apa yang

Ketua Sinode GMIT Resmikan Gereja Kisbaki Manutapen

KETUA Sinode Gereja Masehi Injili Di Timor (GMIT), Nusa Tenggara Timur (NTT), Merry Kolimon, Minggu, 4 November 2018 meresmikan gereja Eden Kisbaki. Dalam sambutannya, Merry mengatakan pelayanan holistik misi gereja adalah memperjuangkan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, pangan dan lingkungan hidup yang lebih baik. “Selain bersekutu, misi dan tugas gereja juga membangun dan memperjuangkan berbagai persoalan terutama pendidikan, kesehatan, ekonomi, pangan dan lingkungan hidup yang lebih baik,” kata Merry saat meresmikan