Dinas Dukcapil Kota Kupang layani warga sampai pemilu

Dinas Dukcapil Kota Kupang layani warga sampai pemilu

DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Kupang akan terus melayani warga ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk tetap melakukan perekaman dan pencetakan e-KTP hingga Pemilu 2019. “Sampai dengan hari ‘H’ pemungutan suara Pemilu serentak 2019 pada 17 April, kami tetap melakukan perekaman dan pencetakan KTP elektronik,” kata Plt Kepala Dinas Dukcapil Kota Kupang, Agus Ririmese kepada Antara di Kupang, Rabu (10/4).
Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan pelaksanaan Pemilu 2019 yang tinggal tujuh hari lagi, dan bagaimana dengan penduduk wajib KTP yang belum melakukan perekaman KTP elektronik.
Sampai sejauh ini, masih banyak warga Kota Kupang yang belum melakukan perekaman KTP elektronik sehingga berpeluang tidak menggunakan hak politiknya pada pemilu serentak 17 April 2019.
Menurut dia, pihaknya tetap memberikan pelayanan kepada penduduk wajib KTP yang melakukan perekaman KTP elektronik, baik di dinas maupun kantor-kantor camat yang memiliki alat perekaman. “Tugas kami hanya melayani perekaman e-KTP, bahwa mereka nanti diikutsertakan dalam pemilu atau tidak merupakan otoritasnya KPU sebagai penyelenggara,” katanya.
Dia menjelaskan penduduk wajib KTP di Kota Kupang berjumlah 339.901 jiwa. Dari jumlah tersebut, 67.042 di antaranya belum melakukan perekaman, sedang 272.859 jiwa sudah melakukan perekaman.
67.042 penduduk
“Sebanyak 67.042 penduduk Kota Kupang wajib KTP hingga saat ini belum melakukan perekaman KTP elektronik,” kata Plt Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Kupang Agus Ririmasse.
Kepada Antara di Kupang, Sabtu 23 Maret 2019, Ririmasse mengatakan penduduk wajib KTP yang sudah melakukan perekaman data diri mencapai sekitar 272.859 orang.
“Kalau wajib KTP di Kota Kupang ada 339.901 orang dari total penduduk sebanyak 456.351. Mereka yang sudah melakukan perekaman sebanyak 272.859 orang dan sisanya 67.042 orang yang belum melakukan perekaman,” katanya menjelaskan.
Dia mengakui, ada penduduk yang sudah melakukan perekaman KTP elektronik tetapi belum mengambil KTP, karena masih dalam proses pencetakan, dan ada yang sudah selesai pencetakan tetapi belum mengambil KTP.
Namun, penduduk yang sudah melakukan perekaman sudah bisa menggunakan surat keterangan yang dikeluarkan Dinas Dukcapil untuk mengurus keperluan mereka juga untuk kepentingan Pemilu 2019.
Terkait perekaman secara masal, dia mengatakan, gebrakan untuk melakukan perekaman secara masal beberapa waktu lalu, berhasil melayani 10.000 lebih warga Kota Kupang.
“Untuk melayani warga yang belum miliki KTP elektronik, kami menggelar perekaman masal di Mako Brimob Polda NTT beberapa wakti lalu. Dari perekaman itu, kami berhasil merekam 10.000 lebih warga,” katanya.
Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang Padron Paulus memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kadis Dukcapil Kota Kupang yang telah membuka jalan bagi proses pengurusan KTP elektronik.
“Kami beri apresiasi kepada pak Ririmasse yang baru saja menjabat Kadis Dukcapil Kota Kupang, tetapi sudah banyak melakukan terobosan dalam proses perekaman data KTP elektronik. ♦ antaranews.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.