Empat Belas Satker KPPN Kupang Wilayah Rote Ndao Terima Dipa 2019

Empat Belas Satker KPPN Kupang Wilayah Rote Ndao Terima Dipa 2019

SATUAN kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kupang, menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2020 kepada 14 Satket diwilayah Kabupaten Rote Ndao. 14 satuan kerja tersebut yakni Pengadilan Negeri Rote Ndao, Kejaksaan negeri Rote Ndao, Lapas Kelas IIIA Ba’a, Unit Penyelengara Pelabuhan Ba’a, Bandar Udara DC Saudale, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao, Dinas tenaga Kerja Dan Transmigrasi kabupaten Rote Ndao, Badan Pusat Statistik Kabupaten Rote Ndao, Kantor Pertanahan Kabupaten Rote Ndao, POlres Rote Ndao, Badan narkotika Nasional Kabupaten Rote Ndao, Stasiun Metodologi David Constantijin saudale Rote, KPU Kabupaten Rote Ndao. DIPA yang diserahkan sebanyak 20 buah dengan pagu anggaran mencapai Rp. 105 Miliar lebih agak turun sebesar 30 miliar lebih dibandingkan tahun 2019 yang hanya sebesar Rp.103 Miliar lebih.
Penyerahan DIPA itu berlangsung diruang kerja Bupati Rote Ndao, Kamis 21 NOvember 2019. Pantauan media ini, Kepala KPPN I Gusty Bagus Edi Pramana Madurja secara simbolis menyerahkan Dokumen DIPA ke Bupati Rote Ndao dan Bupati Menyerahkan kepada Para Kepala Instansi Vertikal di Wilayah Kabupaten Rote Ndao dan diakhiri dengan penandatanganan Fakta Integritas oleh Penerima DIPA 2020 dan Bupati Rote Ndao.
Kegiatan itu, dihadiri Para Kepala Dinas vertikal di Kabupaten Rote Ndao sebagai penerima DIPA, Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus Saek, Sekertaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Jonas M.Selly, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao, Jonas Pandie.
Kepala KPPN Kupang I Gusty Bagus Edi Pramana Madurja mengatakan, menyerahkan DIPA Oleh KPPN Kupang sebagai tindal lanjut penyerahan Dipa 2020 Oleh Presiden RI Jokowi pada 14 November 2019 yang lalu di Istana Negara, dilanjutkan dengan penyerahan Dipa Instansi Oleh Gubernur NTT pada tanggal 19 November 2019, dapat kami laporkan data dokumen pelaksanaan tahun 2020 kami dari Dirjen Perbendaharaan Provinsi NTT dan KPPN Kupang, dilaksanakan 1 Bulan lebih awal sebelum tahun anggaran dimulai.
Diharapkan dengan peyerahan dokumen otorisasi dan anggaran lebih awal maka proses pelaksanaan kegiatan dapat direncanakan dan dilaksanakan lebih awal.
APBN tahun 2020 merupakan amaan undang-undang Nomor 20 tahun 2019 dengan pengesahan tersebut maka APBN tahun 2020 siap dilaksakana oleh pemerintah tepat pada waktunya, sebagai penjabaran rencana jangka menengah 2020-2024.
APBN 2010 mempunyai peran yang sangat strategis oleh pemerintah Baik pusat dan daerah untuk secara bertahap mencapai pembangunan dalam rangka mewujudkan misi Indonesia maju tahun 2040. Dana Desa yang disalurkan melalui Daerah dalam hal ini KPPN Kupang sejak tahun 2017 mengalami peningkatan alokasi. Alokasi Dak Fisik pada tahun anggaran 2020. Rp. 109 Miliar meningkat 2 Miliar lebih. Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik 2020 naik menjadi Rp 105 miliar, di mana tahun 2019 hanya Rp 103 milyar. Sedangkan dana desa, pada 2018 terealisasi 100 %, dan di tahun 2019 dana desa naik menjadi Rp 287 milyar.
Pada tahun 2020 terdapat perubahan kebijakan penyakuluran DAK Fisik dimaksud mendorong capain penyerapan dan autput agar dapat direalisasikan. untuk alokasi Dana Desa itu surplus tahun 2020 sebesar 107 miliar lebih untuk 112 desa Kabupaten Rote Ndao meningkat Rp. 2 Miliar lebih
Dana desa tahun 2020 dialokasikan untuk meningkatkan pelayanan public didesa menetaskan kemiskinan memajukan perekonomian desa dan mengatasi kesenjangan pembangunan sehinga diharapkan dititip beratkan pada pemberdayaan masyarakat Desa.
Mereview kembali anggaran tahun 2019 yang sebentar lagi akan diakhiri beradasarkan evaluasi kami menunjukan Pola yang baik. Akselarasi penyerapan diakhir triwulan tahun berjalan, kondisi tersebut tentu belum memberikan kontribusi yang optimal belanja pemerintah bagi stimulus perekonomian dan dapat memicu inflasi karena tertumpuknya kegiatan diakhir tahun anggaran.
Evaluasi kelas ring dilakukan tapi masih sebatas formal.Oleh karena itu, perlu langka konkrit sehingga memilikih nilai lebih untuk perputaran perekonomian dan berdampak pada tahun berjalan.
Ia mengingatkan agar dengan sisa waktu yang lagi beberapa hari tahun anggaran 2019 akan berakhir, oleh karena itu,kami mengharapkan agar seluruh satker fertikal dan pemerintah Daerah terkait DAK Fisik dan Dana Desa dengan segera menyelesaiakan pekerjaan atau persyaratan dan mengajukan ke KPPN Kupang sesuai dengan batas waktu dengan ketentuan langka-langka akhir tahun 2019. Semangat dalam menyelesaiakan pelaksanaan anggaran tetap mempertimbangkan sikluas akhir penyusunan laporan keuangan yang berkualitas, capaian Opini terbaik sebagai wujud akuntabilitas keuangan Negara.
Untuk itu, diharapkan tahun 2020 nanti pemerintah daerah mempersiapkan lebih dini dan lebih matang mulai perencanaan dan pelaksanaan dan evaluasi tetang monitoring pelaksanaan sejalan dengana alokasi yang telah disampaikan pada hari ini, lebih awal dari tahun sebelumnya untuk meningkatkan ekonomi dikabupaten Rote Ndao, NTT dan nasional. Dana desa penuyusan APBdes dan peraturan kepala daerah mengenai tatacara dan rincian dana desa dapat segera ditetapkan dan dilakukan dibulan Januari 2020.

Bupati Apresiasi Kepala KPPN Kupang.
Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,SE dalam sambutanya memberikan Apresiasi Kepala KPPN Kupang dalam menyerahkan DIPA diwilayah Kabupaten Rote Ndao, biasanya diserahkan di Provinsi, tetapi tahun ini kepala KPPN langsung menyerahkan kepada Bupati sebagai hal yang posetif karena datang melihat langsung pengelolaan administrasi.
Pemkab Juga membuka diri jika ada administrasi yang belum maksimal dikerjakan bisa membantu memberikan arahan kepada pemkab agar lebih baik lagi.
Ia mengatakan 19 November 2019 Lalu Semua Bupati ada di Kupang untuk menerima DIPA tahun 2020 dan diserahkan langsung oleh Gubernur, tetapi dikala itu Pak Bagus (Kepala KPPN Kupang) menyampaikan kepada saya bahwa penyerahan Dipa akan dilaksanakan di Rote, dan saya sambut gembira.
“Kemarin kami menerima Dipa sebesar Rp.73 Miliar lebih dari dana perimbangan dan Dana Desa dan kami sudah terima DIPA, termasuk mendapat penghargaan dalam pelaksanaan pelaporan keuangan, saat ini kami WDP dan kedepan akan meningkat lagi.
Pemkab terus mendorong agar pelaksanaan kegiatan Pembangunan Fisik dilaksanakan April 2020, sehingga pekerjaannya berkualitas, jangan waktunya mepet sehingga Kontraktor kerja mengejar waktu bukan Kualitas Kata Bupati perempuan pertama di NTT ini. ♦ ido

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.