FKDM Rote Ndao, Gelar Rapat Koordinasi Tingkatkan Kewaspadaan Dini

FKDM Rote Ndao, Gelar Rapat Koordinasi Tingkatkan Kewaspadaan Dini

FORUM kewaspadaan dini masyarakat (FKDM) Kabupaten Rote Ndao gelar rapat koordinasi untuk optimalisasi tugas dan fungsi dalam menghadapi berbagai hal yang akan terjadi di masyarakat.
Media sosial sebagai salah satu yang berpotensi terjadinya berbagai konflik, serta tahun 2020 akan ada pilkades serentak, Musim panas lahan kering banyak bisa potensi kebakaran serta keramaian 17 Agustus 2019.
Memasuki tahun politik menjadi alasan FKDM menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat karena rentan terjadi gesekan di tengah-tengah masyarakat dengan isu sosmed dan lain-lain.
“Tahun 2020 kita akan memasuki pesta demokrasi pemilihan kepala desa serentak diwilayah Kabupaten Rote Ndao, maka akan banyak kepentingan politik yang dilontar kepada masyarakat. Namun kita harus tetap waspada agar kepentingan politik itu tidak menyebabkan konflik atau perpecahan di tengah-tengah masyarakat. Melalui rapat koordinasi ini, kita harus satu persepsi, menjaring dan menampung ide-ide untuk meminimalisir terjadinya konflik menjelang Pemilihan kades ini,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (kesbangpol) Rote Ndao, Salmun Lifu, SH, saat pertemuan FKDM Rabu (22/7/2019) di Kesatuan Bangsa dan Politik (kesbangpol) Rote Ndao.
Ketua FKDM Daniel Babu, SH. MH mengatakan, fungsi FKDM tidak hanya menjaga stabilitas politik, namun memiliki peran terhadap kondisi nasional.
“Ancaman ideologi, ancaman budaya, ancaman sosial, ketahanan ekonomi ini juga harus diwaspadai. Sehingga kita tidak terfokus pada satu titik dan celah penyebab konflik bisa diminamilisir,” jelasnya.
Babu menyarankan Pemerintah Daerah memiliki tanggungjawab untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) tim kewaspadaan ini. Dan, perlu sinergitas antara tim kewaspadaan dini dengan intelijen negara.
“Tim kewaspadaan dini harus berkoordinasi maupun bersinergi dengan intelijen negara. Maka perlu dilakukan peningkatan kapasitas dengan melakukan diklat intel secara berjenjang dan berkelanjutan serta sosialisasi potensi timbulnya konflik di daerah,” kata dia. ♦ ido

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.