Gubernur NTT, Letakan Batu Pertama Pembangunan Destinasi Wisata Mulut Seribu

Gubernur NTT, Letakan Batu Pertama Pembangunan Destinasi Wisata Mulut Seribu

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) NTT segera menata objek wisata Mulut Seribu, di Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, sebagai salah satu dari tujuh destinasi wisata unggulan yang masuk dalam program pembangunan Tahun Anggaran 2019. Pembangunan destinasi wisata Mulut Seribu tersebut ditandai peletakan batu pertama pembangunan penginapan (cottage) oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Rabu 7 Agustus 2019 pagi.
Gubernur VBL dalam kegiatan tersebut mengatakan, NTT kaya akan potensi Pariwisata, salah satunya adalah Mulut Seribu yang ada di Kabupaten Rote Ndao ini. Jika potensi ini dikembangkan dengan baik, maka hasilnya akan sangat luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan ini. VBL memberikan apresiasi atas dukungan masyarakat dan pemilik tanah Yonatan Ferro beserta keluarga, serta jajaran Pemkab Rote Ndao terhadap pelaksanaan Pembangunan Destinasi Wisata Unggulan yang diprogramkan Pemprov NTT tahun 2019.
Menurut Gubernur, pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemprov NTT di sini adalah fasilitas akomodasi (cottage) bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam rangka menunjang pariwisata di kawasan destinasi pariwisata Mulut Seribu. “Ini nanti dikelola oleh BUMDes dengan pendampingan secara profesional dari Dinas Periwisata Provinsi. Tuan tanah akan mendapat bagian keuntungan pengelolaan dari saham Pemprov NTT yang dihibahkan. Namun, karena sesuai aturan hibah itu tidak bisa diberikan kepada individu, maka mekanismenya diberikan kepada lembaga gereja atau LKMD baru diserahkan kepada pemilik tanah. Nanitinya itu semua komponen masyarakat di desa duduk bersama untuk mengaturnya lebih lanjut,” tegas VBL.
Gubernur berharap BUMDes, aparat pemerintahan desa, serta seluruh komponen masyarakat dapat mengelola, memanfaatkan, menjaga, dan merawat fasilitas yang akan dibangun untuk memberikan nilai tambah bagi perekonomian setempat. Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyambut baik arahan dan harapan yang disampaikan Gubernur VBL, dan meminta agar seluruh komponen di Desa Daiama, baik itu aparat desa, pengurus BUMDes, pemilik tanah, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama dapat duduk bersama membicarakan dan merumuskan secara proporsional dan adil pembagian hasil usaha dari fasilitas yang sudah disiapkan Pemprov NTT tersebut.
“Ini merupakan berkah bagi masyarakat Desa Daiama, sehingga ini perlu didukung oleh seluruh masyarakat di sini. Mewakili pemerintah saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Gubernur yang memberikan perhatian bagi masyarakat Rote Ndao yang ada di Daiama ini. Saya berharap masyarakat bisa merespons positif bantuan Pemerintah Provinsi,” harap Paulina Haning.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT I Wayan Darmawa menjelaskan, sesuai konsep penataan objek wisata Mulut Seribu ini, yang akan dibangun adalah penginapan (cottage) dan restoran untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan domestic dan mancanegara yang datang ke sini. Menurutnya, untuk pembangunan fasilitas cottage akan dibiayai seluruhnya oleh Pemprov NTT yakni sebanyak tiga unit. Sementara untuk fasilitas restoran akan dibangun menggunakan dana yang disiapkan oleh BUMDes.
Camat Landu Leko Yostaf Faah mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat atas perhatiannya bagi masyarakat Desa Daiama, guna menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kawasan Mulut Seribu dan sekitarnya. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini, kami berharap ini menjadi embrio bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Landu Leko ke depan,” ujar Faah. ♦ ido

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.