Jemaat Betesda Buraen Klasis Amarasi Timur Memiliki Gedung Gereja Permanen

Jemaat Betesda Buraen Klasis Amarasi Timur Memiliki Gedung Gereja Permanen

HARAPAN dan kerinduan jemaat Betesda Desa Buraen Kecamatan Amarasi Selatan untuk memiliki gedung Gereja permanen akhirnya terwujud dengan diresmikan dan ditahbiskan Gedung Gereja Jemaat Betesda Buraen, Jumat 12 Oktober 2018 oleh Ketua Sinode GMIT Merry Kolimon dan Wakil Gubernur NTT Joseph Nae Soi didampingi oleh Wakil Bupati Kupang Korinus Masneno dan sesepuh masyarakat NTT Esthon Foenay. Ketua Panitia Pembangunan Robertus Tnunay mengatakan pergumulan membangun Gereja dimulai sejak tahun 2010 dan akhirnya diwujudkan dengan peletakan batu pertama pembangunan pada tanggal 5 agustus 2011 oleh Wagub NTT saat itu Bapak Esthon Foenay. Dengan semangat dan kerja sama dan keinginan yang kuat membangun rumah Tuhan, proses pembangunan yang memakan biaya Rp. 2.016.262.000,- dapat diselesaikan. Lebih lanjut dikatakan, Jangka waktu pengerjaan dijelaskan Tnunay memakan waktu 7 tahun, 2 bulan, dan 7 hari.
Sementara Ketua itu Majelis Sinode GMIT mengucapkan selamat kepada jemaat Betesda yang sudah memiliki gedung Gereja baru.
Dikatakannya bahwa Didalam Tuhan jerih payah tidak sia-sia, Tuhan memberkati jemaat, para donatur, atas usaha dan pekerjaan membangun gedung gereja ini.
Kita tidak hanya membangun gedung dan bangunan saja tetapi yang terpenting ialah membangun sumber daya manusia yang berkualiatas dan beriman, imbuhnya. ♦ radarntt.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.