Jokowi Gaji Pengangguran Rp500 Ribu/Bulan Mulai Januari 2020

Jokowi Gaji Pengangguran Rp500 Ribu/Bulan Mulai Januari 2020

KARTU pra kerja mulai bisa digunakan pada Januari 2020. Lewat program kartu pekerja ini, para pengangguran akan mendapat pelatihan dan gaji dari pemerintah Rp300-500 ribu per bulan selama 3 bulan saja. Pemerintah menargetkan ada 2 juta orang pengangguran yang menerima gaji dari pemerintah sembari menunggu mendapatkan pekerjaan.? Pemerintah akan menggandeng platform dompet digital atau e-wallet untuk penyaluran gaji para peserta.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerangkan pemerintah akan membantu mereka dengan kursus seperti kursus nyetir, barista, dan keterampilan lainnya. “Anggarannya ini sementara yang akan diselenggarakan kurang lebih 2 juta,” kata Moeldoko di Kemenko Perekonomian setelah Rakor Persiapan Kartu Pra Kerja 24 September 2019. Program ini sifatnya terbuka, siapa saja berhak mendaftar untuk mendapatkan kartu pra kerja tanpa ada pembatasan usia. “Ya harapan kita Januari sudah On,” katanya.
Mekanismenya saat seorang mendaftar kursus di PT X atau di perusahaan X, maka PT X ini akan lapor ke Project Management Officer (PMO) program kartu pra kerja. “Ini Moeldoko daftar di sini, ini kursus ini, kan itu PMO akan mengikuti ini anak ini aktif atau tidak. Main-main atau tidak,” katanya mengumpamakan. Rekrutmen bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kartu pra kerja akan dilakukan secara terbuka. Rencananya pengangguran akan diberikan pemasukan antara Rp300-500 ribu per bulan, untuk tiga bulan saja dimulai tahun 2020.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerangkan terkait syarat pemerintah tidak akan terlalu kaku. Intinya hanya membekali masyarakat agar bisa mendapatkan pekerjaan. “Detail persyaratannya belum, tapi siap terhadap siapa saja yang ingin mendapatkan pekerjaan,” paparnya di Kemenko Perekonomian setelah Rakor Persiapan Kartu Pra Kerja 24 September 2019.
Moeldoko mempesilahkan bagi siapa saja yang ingin mendapatkan pekerjaan untuk mendaftar. Terkait batasan usia hingga kini masih didiskusikan. “Tapi tadi diskusinya sudahlah tidak usah dibatasi usia karena bisa saja yang usia habis di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) harus menghidupi keluarga, dia perlu alih skill yang lain, sehingga harus diakomodasi,” imbuhnya.
Meski pemerintah membantu dalam mendapatkan pekerjaan, bukan berarti menjamin akan mendapatkan pekerjaan. Karena sesuai dengan market yang membutuhkan. Tanggungjawab pemerintah, imbuhnya, menyiapkan mereka saja.? “Jangan sampai nanti ada lowongan pekerjaan, tapi nggak ada skill itulah tugas pemerintah mempersiapkan mereka agar begitu ada lowongan, mereka bisa mengambil,” jelasnya.

Cuma 3 bulan
Presiden Jokowi akan memberikan kartu pra kerja dan gaji untuk para pengangguran mulai 2020. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerangkan kartu pra kerja diperuntukkan bagi masyarakat umum atau mereka yang baru saja mendapat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Mereka akan dipersiapkan untuk mendapatkan pekerjaan. “Tapi bahwasannya nanti dia setelah dapat kursus itu dapat pekerjaan atau tidak itu tergantung kebutuhan lapangan kerja. Tapi setidaknya pemerintah akan menyiapkan mereka-mereka ini,” ungkapnya di Kemenko Perekonomian setelah Rakor Persiapan Kartu Pra Kerja 24 September 2019.
Ia mengatakan, selama dia kursus dan mencari pekerjaan, pemerintah menyiapkan insentif kepada peserta atau pemilik kartu pra kerja sekitar Rp 300-500 ribu per bulan. Gaji yang diberikan ke peserta paling lama 3 bulan. “Diharapkan setelah kursus dapat kerja. Itulah kira-kira yang dimaksud dengan pra kerja,” katanya.
Model yang dikembangkan itu bisa melalui digital atau yang sekarang ini tengah dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Untuk mengolah semua ini akan dibentuk Project Management Officer (PMO). Kursusnya nanti bisa memilih, misalnya mau bekerja di resto atau cafe, mereka bisa mengambil kursus barista. “Setelah itu bekerja di Kafe atau menyelenggarakan sendiri menjadi wiraswasta,” katanya. ♦ CNBC Indonesia

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.