Ketuk Pintu, temukan 103 penderita TBC

Ketuk Pintu, temukan 103 penderita TBC

KEPALA Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kupang Sri Wahyuningsih. Dinas Kesehatan Kota Kupang melalui gerakan ketuk pintuberhasil menemukan 103 penderita tubercolosis (TBC) di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Kegiatan ketuk pintu ini dilakukan sejak April 2018 sebagai upaya untuk mengatasi penyebaran penyakit TBC di tengah masyarakat Kota Kupang,” kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kupang Sri Wahyuningsih kepada wartawan di Kupang, Rabu 9 Mei 2018.
Menurut dia gerakan ketuk pintu tersebut menyasar 15.101 rumah penduduk yang menyebar di sekitar 11 Puskesmas yang ada di Kota Kupang. Tim dari Puskesmas langsung mendatangi rumah penduduk untuk melakukan identifikasi penderita TBC.
Ia mengatakan berdasarkan hasil pemerikasaan tim medis yang melakukan aksi jemput bola ke rumah-rumah penduduk tersebut menemukan 13 orang positif mengidap penyakir TBC dan sebanyak 90 orang lainnya memiliki gejala TBC.
Menurut dia, 13 orang penderita TBC itu sedang mendapat penanganan pengobatan secara rutin di Puskesmas di Kota Kupang. “Pengobatan terhadap penderita TBC semuanya dilakukan gratis,” tegas Sri.
Sri mengatakan, pentingnya meminum obat secara rutin selama enam bulan akan mempercepat proses penyembuhan dan pemulihan bagi penderita TBC.
“Sering kali penderita mengabaikan kebiasaan meminum obat dengan rutin. Menyembuhkan TBC hanya dengan rutin minum obat selama enam bulan. Minum obat selama dua bulan seperti dilakukan beberapa penderita tidak akan menyembuhkan TBC,” ujar Sri. Sri berharap setiap anggota keluarga untuk memberikan pengawasan serta mengingatkan penderita untuk lebih rutin mengkonsumsi obat sehingga bisa mempercepat proses penyembuhan bagi penderita TBC. ♦ AntaraNTTnews.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.