Komisi Akreditasi Lakukan Penilaian FKTP Di Rote Ndao

Komisi Akreditasi Lakukan Penilaian FKTP Di Rote Ndao

KOMISI Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP ) Dirjen Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melakukan tugas akreditasi FKTP di empat FKTP yakni Puskesmas Batutua, Puskesmas Busalangga, Puskesmas Ba’a dan Puskesmas Feapopi.
Tim Surveior mempunyai tugas pembinaan dan penilaian FKTP dan bekerja sesuai kode etik yang telah ditetapkan.
Keputusan kelulusan Akreditasi FKTP merupakan kewenangan dari Komisi Akreditasi FKTP. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Rote Ndao melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Selfi Dae Panie saat ditemui senin (26/11) di Puskesmas Batutua. Selfi menjelaskan
Tim akan melaksanakan tugas diempat FKTP (puskesmas) yakni Batutua, Ba’a dan Feapopi mulai tanggal 25 sampai dengan 29 November. Sementara untuk Puskesmas Busalangga akan dilaksanakan penilaian pada tanggal 29 November sampai 2 Desember 2018.
Tahun 2018 lanjut Selfi Dae Panie empat FKTP yang dinilai oleh Tim Akreditasi. ” Dan delapan Puskesmas lainnya kita jadwalkan tahun depan, “jelas Selfi Dae Panie yang saat itu didampingi Nursamy Dupe salah satu staf bidang pelayanan kesehatan saat mendampingi tim Akreditasi di Puskesmas Batutua senin (26/11 ). Lebih lanjut dia menjelaskan tim Surveior melakukan pemeriksaan kaitan dengan dokumen administrasi meliputi dokumen Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM ), dokumen Upaya Kesehatan Perorangan (UKP ) dan juga fasilitas atau sarana pra sarana puskesmas. “Ditiap puskesmas masing-masing ada tim yang terdiri dari tiga orang, satu orang ketua dan dua anggota. ” Sesuai surat tugas yang dikirim Komisi Akreditasi untuk puskesmas Feapopi ketua tim dr. Yuli Butu,M.Sc.PH dan anggota Tuti Herwaty, S.ST, M.Ph dan dr. Regina Tuwongkesong, untuk Puskesmas Ba’a, ketua tim Marisiuli, S.SKM.MKm, anggota Tutty Aprianti, M.Skp.,M.Kes dan DR.dr. Arlina Dewi, M.Kes. Di Pusekesmas Busalangga, Ketua tim DR.dr. H.A.Fernandes, M.Kes, anggota dr. Andi Rompegading dan Hartuti,,SKM sedangkan di Batutua, ketua tim, Hartuti, SKM, anggota dr. Andi M. Rompegading dan DR. dr. H.A.Fernandes, M.Kes,” jelas Selfie.
Terpisah Kepala Puskesmas Feapopi, dr. Irma M. Hidelilo ketika dimintai tanggapannya senin (26/11) terkait pelaksanaan pembinaan dan penilaian oleh Tim dari Komisi Akreditasi yang sementara melaksanakan tugas di Puskesmas yang dipimpinnya dia mengungkapkan optimismenya dapat meraih akreditasi tipe dasar. “Walaupun gedung lama tapi kita sudah menerapkan model pelayanan sesuai ketentuan Permenkes No 75. Jadi saya berkeyakinan kita lolos minimal tipe dasar. Nanti setelah kita tempati gedung baru yang sementara dibangun kita akan berupaya keras meningkatkan kinerja sesuai standart sehingga kita berharap kedepan bisa meraih tipe madya bahkan utama,” ucap dr. Irma.
Sementara itu pendamping tim Akreditasi FKTP puskesmas Feapopi dari Dinkes Rote Ndao, Sepryani Amalo menjelaskan jadwalnya pelaksanaan pembinaan dan penilaian oleh komisi akreditasi yakni selama tiga hari.
“Hari pertama pemeriksaan dokumen, hari kedua telusur ke pustu dan posyandu. Hari ketiga wawancara dengan lintas sektor, seperti camat, babinsa, kades dan tokoh masyarakat,” jelas Sepryani yang menjabat sebagai kepala seksi pelayanan kesehatan ini. ♦ umum humas dan protokol

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.