Mantan Gubernur NTT Berpeluang Jadi Tersangka

Mantan Gubernur NTT Berpeluang Jadi Tersangka

Frans Lebu Raya mantan Gubernur NTT akhirnya selesai diperiksa tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kajaksaan Tinggi (Kejati) NTT. Mantan Gubernur NTT dua periode ini diperiksa selama dua jam oleh penyidik Kejati NTT, Robert Jimmy Lambila sejak pukul 09:00 wita hingga pukul 11:30 wita.
Frans Lebu Raya diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan NTT Fair pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) NTT senilai Rp 29 miliar.
Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim yang dihubungi wartawan melalui HP selulernya, Kamis 2 Mei 2019 menegaskan seluruh saksi yang telah diperiksa dalam kasus itu berpeluang untuk menjadi tersangka termasuk mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.
Namun, kata Abdul, untuk saat ini Frans Lebu Raya masih berstatus sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung NTT Fair. “Semua saksi yang sudah diperiksa berpeluang untuk jadi tersangka termasuk mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya,” tegas Abdul. Menurut Abdul, dalam kasus itu tim penyidik Tipidsus Kejati NTT telah memeriksa sedikitnya 20 orang sebagai saksi.
Ditambahkan Abdul, untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka bukanlah hal yang muda dilakukan oleh penyidik. Penetapan tersangka penyidik akan melihat peran serta fungsi masing – masing saksi.
Dilanjutkan Abdul, penetapan seseorang menjadi tersangka melalui beberapa mekanisme dan aturan yang berlaku, dimana penyidik akan melakukan gelar perkara dihadapan pimpinan untuk melihat peran serta masing – masing oknum dalam kasus itu.
Dijelaskan Abdul, Frans Lebu Raya diperiksa dalam kasus itu dikarenakan saksi adalah Gubernur NTT saat itu dan serta perannya sebagai pengambil kebijakan, program dan anggaran yang seluruhnya telah disepakati di DPRD. “Jika penyidik membutuhkan lagi keterangan saksi maka bisa dipanggil lagi untuk diperiksa di Kejati NTT, “tambah Abdul. Frans Lebu Raya yang dikonfirmasi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengintervensi proyek NTT Fair. Dirinya, kata Frans, memerintahkan agar pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku serta dapat dituntaskan tepat pada waktunya.
Ditambahkannya, dirinya diperiksa puluhan pertanyaan oleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT terkait perannya sebagai Gubernur NTT saat itu. Sedangkan hal – hal teknis lainnya tidak diketahui sama sekali. ♦ realitarakyat.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.