Menpora Buka Acara Kirab Pemuda di Pulau Rote

Menpora Buka Acara Kirab Pemuda di Pulau Rote

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi.S.Ag, Deputi Pemberdayaan Pemuda, Faisal Abdulah Latief, dan rombongan  didampingi bupati, Drs. Leonard Haning. MM, wakil bupati, Jonas C. Lun. S. Pd, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Drs. Jonas M. Selly. MM, kepala OPD dan sejumlah undangan lainnya hadir dalam kegiatan Kirab Pemuda 2017 zona 2 di desa Sedeoen, kecamatan Rote Barat, kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Kamis 28 September 2017.
Terpantau, Menteri Pemuda dan Olahraga(Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi.S.Ag, Deputi Pemberdayaan Pemuda, Faisal Abdulah Latief, dan rombongan Kirab Pemuda tiba di Bandara D.C Saudale disambut oleh bupati dan Forkopimda kabupaten Rote Ndao.selain itu menteri dan rombongan disambut oleh Manehelo (penutur syair) dan pengalungan selimut dan topi ti, i Langga sebagai bentuk penghormatan kepada tamu.
Tiba di tempat kegiatan, menteri membuka kegiatan Kirab Pemuda 2017 dan menandatangani prasasti Kirab Pemuda 2017 dan meninggalkan tapak kakinya.
Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning. MM dalam kesempatan ini memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat lewat Menteri Pemuda dan Olahraga dan rombongan yang berkenan hadir dan melihat secara dekat kondisi dan masyarakat di daerah ini lewat acara pelepasan Kirab Pemuda di kabupaten Rote Ndao.
sejalan dengan penyelenggaraan program kirab pemuda 2017, dalam rangka menumbuhkan dan meningkatkan pemahaman tentang arti persatuan serta kecintaan terhadap bangsa dan negara kita Indonesia.
Pemuda di Indonesia, khususnya di kabupaten Rote Ndao, arti penting dari pelaksanaan program ini yaitu mencakup penguatan kembali nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air, meningkatkan semangat patriotisme dan kecintaan pemuda terhadap NKRI dan meningkatnya persatuan pemuda, khususnya di titik terdepan Indonesia. Penyelenggaraan kegiatan Kirab pemuda 2017 diselenggarakan pada 34 provinsi di Indonesia yang perjalanannya dimulai dari  titik terselatan dan terutara di Indonesia.
“Dan kabupaten Rote Ndao sebagai Gerbang Selatan NKRI mendapat penghormatan menjadi titik selatan NKRI menjadi awal perjalanan Kirab pemuda 2017.saya atas nama pemerintah bersama masyarakat kabupaten Rote Ndao mengucapkan selamat datang kepada kepada bapak Menteri dan rombongan”kata Haning.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan olahraga, Imam Nahrawi,S.Ag dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa Rote, sebagai titik selatan NKRI dipilih karena kegiatan Kirab Pemuda 2017 ini adalah merajut kebhinekaan dari sabang sampai merauke dan Miangas sampai Rote sehingga tidak ada rasa membeda bedakan antar suku, budaya, ras, agama, adat istiadat dan lain sebagainya. Dengan demekian, melalui pemuda dan pemudi, mari kita menjunjung tinggi kebhinekaan ini, mari kita saling menerima perbedaan dan pemahaman masing masing daerah dimulai dari topi ti’i Langga dan simbol kain (selimut adat) Rote ini.
Mari kita merajut kebhinekaan ini dengan rasa persaudaraan walau kita berbeda ras dan lain sebagainya, mari kita rawat persatuan ini dengan baik sehingga kalau masih ada yang memporakporandakan warna warni kebhinekaan di negara ini maka akan berhadapan dengan para pemudi pemuda Indonesia karena pemuda adalah masa depan bangsa indonesia.
Mari rangkai kebhinekaan indonesia ini dengan dimulai dari Rote Ndao,laporkan kepada teman2 atau dunia bahwa kita pemuda pemudi Indonesia mulai merangkai kebhinekaan dari selatan NKRI.
“Bukan karena disini pulau terdepan di Indonesia, surfing sudah dipertandingkan di sea games sehingga diharapkan agar putra putri di daerah ini dapat mewakili atlet surfing nasional ataupun Internasional untuk mewakili indonesia”kata Nahrawi.
Terpisah, Faisal Abdulah Latief, Deputi Pemberdayaan Pemuda dalam kesempatan inipun menjelaskan bahwa tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dimana  sudah kita ketahui bahwa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, budaya, ras agama, adat istiadat dan lain sebagainya. Untuk itu rasa kebhinekaan ini perlu dirawat dengan baik dimulai dari pemuda pemudi untuk berkomitmen untuk bersatu tanpa ada rasa membedabedakan satu sama lainnya. Sehingga Tagline dari kegiatan Kirab Pemuda 2017 ini adalah “Berani Bersatu” karena Indonesia merupakan negara kepulauan, negara majemuk yang perlu ada rasa kebhinekaan. Oleh karena itu diharapkan agar kegiatan Kirab Pemuda 2017 ini dapat membangkitkan semangat pemuda pemudi Indonesia untuk merawat persatuan dan kesatuan bangsa kita ini.
“kegiatan ini akan dimulai dari tanggal duapuluh delapan september dan berakhir pada tanggal enam desember yg akan datang dengan dihadiri oleh perwakilan pemuda dan pemudi dari tiga puluh empat provinsi di Indonesia, di zona dua ini, mereka akan mengelilingi 17 provinsi yang ad di bagian Timur Indonesia. dan berakhir di Blitar, daerah yg bersejarah untuk negara RI, dimana founding father Proklamator Indonesia, Ir. Soekarno dimakamkan di daerah ini” jelas Faisal. ♦ humas/ido

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.