Menyaksikan Taman Firdaus Rujab Bupati Rote Ndao

Menyaksikan Taman Firdaus Rujab Bupati Rote Ndao

INGIN menyehatkan jiwa dan raga bagi mereka yang bepergian ke Pulau Rote khususnya di Kota Baa’ mampirlah menyaksikan “Taman Firdaus” Rumah Jabatan atau Rujab Bupati Rote. Ada apa di Rujab”. Dipastikan ada rumah jabatan dan sejumlah pavilion. Soal Rujab sudah biasa, tetapi yang tidak biasa, bahwa sekeliling Rujab ada suasana asri, indah dan menawan.
Bisa dibilang halaman depan, belakang dan sisi kiri kanan Rujab ditemukan aneka jenis tanaman bunga warna warni, berjuta tanaman pangan, dari papaya, marungga, terung, cabe dan masih banyak lagi tak bisa disebutkan karena saking banyaknya. Tidak itu saja, ada juga bawang merah yang segera dipanen dalam hasil beberapa ton. Sangsi, datang dan nikmatilah. Sang pengelolah taman firdaus, Lens Haning, mantan Bupati Rote Ndao 2009-2019 yang kini menyandang jabatan baru sebagai Ketua PKK mendampingi isteri Paulina Haning bupati Rote Ndao penggantinya.
Ada pula jagung yang subur dan siap pula di panen. “Siapa saja silahkan datang. Tidak perlu sungkan, tidak perlu malu. Butuh buah tomat, silahkan petik, butuh terung, daun papaya atau marungga petiklah. Yang penting membutuhkan penambah gizi keluarga. Jangan tanya harga, sekali lagi, jangan tanya harga. Petilklah dengan hati yang tulus setulus hati saya merawat penuh semua jenis tananam ini, termasuk hewan,” jawab Lens Haning ketika EXPONTT 20 Agustus 2020.
Selain beragam tanaman holti kultura, ada juga hewan piaraan. Mulai dari sapi, kerbau, ayam ratusan ekor dan ada 13 ekor rusa. Enak nian Lens Haning seakan merawat kehidupannya dan merawat hewan dan tanaman. Sejak pagi setidaknya jam 04.00 Wita Lens Haning sudah berada di bawah sebuah pohon kersen, duduk di kursi lapuknya, segelas kopi, rokok dan kue-kuean.
Kaki dan tangannya berlumpur dan debu. Bercelana pendek dan kaos t-shirt, Lens Haning sungguh menikmati kehidupannya, kehidupan bagi sesama.
Sejumlah karyawan, ibu-ibu juga sejumlah bapa paro baya, pekerja halamannya atau disebut pula pekerja kebun anggurnya dilayani Lens Haning layaknya melayani seorang ‘tuan’.
Diberi tempat tinggal yang layak dan fasilitas memadai. Tidak perbedaan strata atas dan bawahan tetapi diperlakukan sama. Juga diberi upa yang layak sesuai standar negeri ini. Prinsip Lens Haning disini senang disitu juga senang.” Jangan hanya enak diri,” ujarnya sambil melepas tawa khas seorang Lens Haning. Sejumlah pejabat penting daerah ini, bahkan dari Jakarta pernah mampir refreshing sejenak. Ada juga yang menginap, disediakan pavilion khusus tamu-tamu penting.
Rujab Bupati Rote layaknya taman eden atau taman firdaus dalam legenda manusia pertama Adam dan Hawa. Padahal halaman Rujab Bupati Rote Ndao baru saja tiga tahun disentuh tangan Lens Haning. Menyuburkan tanah tidak menggunakan pupuk kimia tetapi semua menggunakan pupuk organik, kotoran hewan dicampur tanah hitam dan siram setiap sore. Kata Lens Haning, disiram setiap sore supaya kelembapan tanah lebih lama sampai pagi. Ini karya anak manusia yang mencintai tanaman dan hewan. Manfaat tumbuhan bagi manusia sebagai sumber makanan, sumber serat untuk sandang, bahan obat-obatan, dan sumber oksigen. Tanaman adalah salah satu unsur ekosistem yang berupa komponen biotik yang sangat dibutuhkan manusia. ♦ wjr

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.