Mewujudkan Motto: Diberkati Untuk Menjadi Berkat Bagi Sesama

Mewujudkan Motto: Diberkati Untuk Menjadi Berkat Bagi Sesama

♦ Inche Sayuna ” Melayani Lebih Sungguh”

Inche Sayuna sudah selayaknya di sebut “Tokoh NTT” dengan predikat “Politisi Wanita”. Sudah lebih dari sepuluh tahun bergelut di dunia politik sebagai pengurus Partai Golkar dan menjadi anggota DPRD. Kini, di 2020, Inche, wanita yang humanis, cendekiawan dan wanita bijak ini mendudukki jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD NTT.
Pantas dijuluki predikat sebagai tokoh wanita, karena Inche Sayuna memperlihatkan integritasnya seorang wanita yang paham dan memahami dirinya dan masyarakat. Patut dicatat dalam sejarah perpolitikan NTT bahwa baru seorang politis wanita yang secara pribadi sebagai anggota dewan yang dipilih rakyat menghadiakan sebuah mobil ambulance untuk masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan yang memilihnya.
“Saya menyadari bahwa saya duduk di DPRD NTT karena dipilih oleh rakyat. Saya merasa kecil dimata Tuhan dan mengusung motto,” Diberkati Untuk Menjadi Berkat Bagi Sesama. Mobil ambulance adalah tanda syukur saya dan suami serta keluarga. Untuk sebuah ambuance, saya rela memotong gaji saya Rp 6 Juta setiap bulan, selama tiga tahun ke depan. Saya beryukur kepada Tuhan yang memperkenankan saya,” kata Inche menjawab EXPONTT.
Inche memiliki segalanya, gelar doctor, magister hukum, berprofesi sebagai notaris, walau untuk sementera mundur dari jabatan ini, karena terpilih jadi anggota dewan. Bersuamikan Hengki Famdale, SH yang berprofesi sebagai notaris di Jalan Bunda Hati Kudus Kupang, Inche mengku terus melayani mengikuti kehendak Tuhan. Secuil isi SabdaNya, “Orang yang mengasihi Tuhan pasti rela melayaniNya”. Seorang Inche sudah melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan sudah melayani secara paripurna.
Dr. Inche Sayuna, SH., M.Hum. Mkn, juga memiliki jabatan strategis di NTT sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), yang sudah dilantik pimpinan pusat Dyah Anita Prihapsari, MBA. Inche akan memimpin IWAPI NTT periode 2018-2023 ddan sudah berjanji membawa IWAPI NTT kearah yang lebih baik, terutama kualitas hidup perempuan NTT.
Seperti diwartakan portal timesindonesia.co.id, politisi sering diidentikkan sebagai orang yang penuh janji manis, namun sukar menepatinya. Hal itu jadi alasan banyak masyarakat sering tidak percaya pada para politisi. Namun hal itu dipatahkan oleh politisi senior partai Golkar Provinsi NTT, Inche Sayuna.
Disela-sela reses pada Selasa 16 Desember 2019, Inche Sayuna menyampaikan kepada orang TTS, bahwa dirinya sudah menyiapkan sebuah mobil ambulans bagi masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang akan mulai beroperasi penuh melayani masyarakat mulai tanggal 1 Januari 2020. “Ini adalah janji kampanye saya kepada masyarakat untuk meringankan beban masyarakat yang sakit maupun kedukaan,” jelas Inche.
Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT itu menjelaskan bahwa mobil tersebut sudah diluncurkan dihadapan masyarakat Kecamatan, Amanuban Selatan, Kecamatan Kualin dan Kecamatan Kolbano pada saat reses perdana sebagai anggota DPRD.

BIODATA
Nama : Dr. Inche DP. Sayuna SH, M.Hum
Lahir : 11 Desember 1966
Suami : Hengki Famdale (Notaris PPAT/Pengusaha.
Anak : Grace Natalia Putri Hengki Famdale
Hobi : Membaca Tokoh Idola : Margereth Teacher
Pendidikan :
– Menyelesaikan Pendidikan SD – SMA di SoE-TTS
– S1 Fakultas Hukum UKAW Kupang 1989
– S2 Hukum Agraria Universitas Gajah Mada Yogyakarta 1999
Pengalaman Kerja :
– Dosen Fakultas Hukum UKAW (1989 – 1999)
– Anggota DPRD NTT (1999 – 2004
– Anggota DPRD NTT (2004 – 2009)
– Wakil Ketua DPRD NTT (2019-2024)
– Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD NTT
– Mantan Ketua Komisi C DPRD NTT
– Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia NTT (IWAPI)
– Menjadi Narasumber/fasilitator berbagai seminar nasional dan daerah

Inche Sayuna menambahkan bahwa mobil tersebut akan ditempatkan di Soe Ibukota Kabupaten TTS dan akan melayani masyarakat yang membutuhkan secara gratis.
“Mobil ambulans ini sebagai ucapan terima kasih saya kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada saya dan akan melayani masyarakat secara gratis,” tegasnya.
Selain itu, Inche Sayuna menjelaskan bahwa dalam reses perdana tersebut ia bertemu dengan masyarakat Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan dan memberikan bantuan sensor kepada petani sawah untuk memudahkan kerja mereka.
“Masyarakat sudah 7 tahun tidak menggarap sawah, sehingga ada banyak sekali kayu yang tumbuh dan itu membuat masyarakat kesulitan”, ujarnya.
Sebelumya Inche Sayuna sudah membantu masyarakat untuk memperlancar aliran air masuk ke sawah-sawah milik masyarakat, namum masyarakat belum bisa bekerja karena adanya banyak pohon yang tumbuh.
“Sebelumnya saya sudah bantu masyarakat dengan menghadirkan alat berat untuk membersihkan endapan material yang menghambat aliran air sehingga menghambat perairan sawah,” jelasnya.
Sementara itu, di Kecamatan Kuanfatu, Inche mendengarkan keluhan dari masyarakat terkait jalan yang tidak bisa digunakan dimusim hujan sehingga masyarakat meminta untuk dibuatkan jalan aspal. “Akan ada intervensi dari provinsi terkait jalan lingkungan sepanjang 2 kilometer. Jalan tersebut diperuntukkan di lokasi-lokasi wisata. Itu saya akan perjuangkan bagi masyarakat,” tegas Inche.
Tidak hanya itu, dalam masa reses perdana tersebut Inche Sayuna bertemu dengan masyarakat Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin. Masyarakat setempat meminta bantuan traktor guna menggarap sawah.
“Saya bantu mereka perbaiki irigasi sawah juga dan bantuan alat tangkap ikan berupa jaring,” ujar Inche.
Bagi kelompok tenun ikat, Inche Sayuna siap membantu modal bagi para penenun.
Sementara itu, Ia juga berjanji mengusahakan sumur bor bagi masyarakat. ♦ wjr/timesindonesia.co.id

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.