Nomleni gantikan Frans Lebu Raya sebagai Ketua DPD PDIP NTT

Nomleni gantikan Frans Lebu Raya sebagai Ketua DPD PDIP NTT

DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menujuk Emelia Nomleni sebagai Ketua DPD PDIP NTT menggantikan Frans Lebu Raya yang diumumkan dalam Konferensi Daerah (Konferda) di Kota Kupang, Kamis 25 Juli 2019 malam.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menujuk Emelia Nomleni sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur (NTT) menggantikan Frans Lebu Raya yang diumumkan dalam Konferensi Daerah (Konferda) di Kota Kupang, Kamis 25 Juli 2019.
Hasil keputusan tersebut disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Parera dalam konferda tertutup yang diikuti oleh seluruh pengurus DPD PDIP NTT beserta perwakilan dari DPP.
Dalam konferda tertutup yang berlangsung selama kurang lebih 15-20 menit itu diumumkan Ketua DPD PDIP NTT adalah Emelia Nomleni, Sekretaris DPD Yunus Takandewa dan Bendahara DPD Patris Lali Wolo.
Emelia ditemui usai penetapan tersebut, mengatakan terpilihnya dirinya menjadi ketua DPD PDIP NTT adalah anugerah Tuhan. “Organisasi ini berjalan sesuai relnya, sehingga sebagai kader partai, kami wajib untuk menjaganya,” katanya.
“Organisasi politik ini tidak bisa kita ubah seenak kita, saat kita datang, dan meninggalkannya begitu saja saat kita pergi. Tetapi, sebagai kader partai, kami wajib menjaga dan merawatnya,” tambahnya.
Ia mengatakan bahwa tugas dan tanggung jawab seberat apapun yang diberikan partai, wajin akan dijalankan dengan penuh rasa tanggungjawab sampai masa berakhir.
Emi juga mengatakan bahwa dengan dipilihnya perempuan NTT menjadi pimpinan PDIP di provinsi membuktikan bahwa patriaka terhadap kepemimpinan politik di NTT itu menjadi sangat terbuka. “Mungkin ini waktu bagi perempuan NTT untuk memberikan warna tersendiri dalam politik di NTT,” ujar wanita berambut perak itu.
Sementara itu, Ketua DPP Andreas Hugo Parera mengharapkan agar Emi dan struktur barunya bisa bekerja solid. “Kami ingin struktur yang baru dan akan dibentuk nanti bisa cepat beradaptasi dengan perubahan, baik di tingkat nasional, provinsi dan daerah,” katanya dan berharap agar para pengurus di tingkat provinsi segera membenahi struktur yang ada di tingkat DPC Kecamatan dan PAC. ♦ antaranews.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.