NTT rekrut 1000 calon pekerja migran

NTT rekrut 1000 calon pekerja migran

WAKIL Gubernur sedang berada di Malaysia dalam rekrutmen 1.000 tenaga kerja Indonesia asal NTT ke perkebunan kelapa sawit Malaysia yang dihadiri selain Pemprov NTT, ada Perwakilan Kemen Nakertrans, PJTKI, BPJS Ketenagakerjaan dan P3MI.
Beberapa poin pertemuan:
1. Pemprov yang rekrut supaya ada perlindungan hukum bagi calon pekerja berkoordinasi dengan 21 kabupaten/ kota.
2. Akan ada pelatihan bagi calon pekerja selama kurang lebih 5 hari secara bertahap.
3. Pelatihan penting utk membedakan praktik work (kerja) dengan laboring (garap).
4. Kerja di luar negeri tidak boleh lebih dari 3 tahun.
5. Maksimum setengah gajinya dipegang pekerja. Dan setengah lainnya ke Indonesia, bisa saving di bank NTT atau utk keperluan keluarga.
6. Diseleksi, dilatih dan dikirim langsung dari NTT.
7. Ini merupakan Pilot project (Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia).
8. Ada penegasan terkait pembiayaan pelatihan yang akan dialokasikan dari APBN.
9. Selanjutnya, Pemda melakukan MoU dengan perusahaan kelapa sawit (FGV)
10. Progres terkait fasilitas dan instruktur pelatihan sudah siap, tinggal koordinasi terkait perekrutan. ♦ fb jos nae soi

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.