‘O, BPJS Nasibmu kini”

‘O, BPJS Nasibmu kini”

BPJS, semua orang memahaminya termasuk orang kampung diseluruh pelosok tanah air tercinta kita. B, sama dengan Badan, Penyelenggara, J artinya Jasa dan S, Kesehatan. Lembaga kemanusiaan ini, dicetuk oleh orang-orang baik seperti Presiden Jokowi. Maksudnya rakyat, siapapun statusnya, jika sakit dan hendak berobat di rumah sakit, jaminannya adalah BPJS.
BPJS bukan lembaga sembarangan, tetapi lembaga yang memberi jaminan atau garansi bagi siapa saja yang sakit bisa menggunakan BPJS. Asal miliki kartu BPJS pelayan rumah sakit pasti melayani. Bayarnya kemudian. Nanti ditagih oleh petugas rumah sakit kepada BPJS. Artinya pemilik kartu BPJS membayar membayar secara cicil setiap bulan. Ada yang memilik kelas satu, kelas dua dan kelas tiga.
Saat ini, sedang ribut, rumit ketika Menteri Keuangan RI merenakan akan menaikan yuran BPJS 100 persen. Yang kelas tiga, kelas rakyat jelata dan miskin ribut, protes supaya pada 1 Januari 2020 jangan dinaikan. Dan karena ngotot dan di DPR RI juga ribut dan mencerca pemerintah, akhirnya dipastikan bahwa pemilik kartu BPJS standar kelas tiga tidak jadi dinaikan.
Yang diribut DPR tidak hanya karena rencana pemerintah yang menaikan sampai 100 persen, tetapi juga gaji Dirut BPJS yang sampai Rp 150 Juta sebulan. Gila dan sinting, sampai sebesar itu. Berapa si kebutuhannya sebesar sampai melebihi gaji Presiden? Ini namanya Dirut dan seluruh pengurus BPJS kurang sehat pikiranya alias gila uang. Sementara uang BPJS berasal dari rakyat susah, dikumpul dengan keringat hari demi hari agar bisa membayar yuran BPJS.
Tidak masuk akal seorang Dirut BPJS sebiadab ini, tidak waras dan tidak pikir atau renung bahwa jumla dana BPJS berjumlah mencapairibuan trilinan rupiah itu berasal dari keringat rakyat miskin. Tega nian e, dasar manusia yang berwatak binatang yang berpikir dan berbuat berdasar insting. Jika yang waras dan berperilaku manusia, pasti tidak tega menerima uang haram setiap bulan dari BPJS.
Kini, sudah viral berita tentang aparatur di rumah sakit korupsi atau mencuri dana BPJS. Ada yang sudah ditangkap. Dan yang ditangkap seperti dokter yang berparas cantik di RSUD Lembang Bandung Jawa Barat mengkorupsi dana BPJS mencapai Rp 11,4 Milir. Gila, sinting dan tidak waras. Manusia seperti ini pantas dijuluki binatang. Uang hasil korupsi digunakan untuk foya-foya, membelaja tas dan barang-barang mewah, membeli rumah mewah dan tanah sekian hektar.
Mereka yang ditangkap polisi karena korupsi dana BPJS dipecat dengan tidak dengan hormat dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara, semua harta benda disita polisi dan dipenjara paling lama 20 tahun. Setimpal dengan perbuatan keji dan jahat. ICW atau Indonesia Corruption Watch, melansir dan sudah diwartakan media cetak dan online, dana yang dikorupsi sejumlah manusia rakus dan berwatak binatang sudah mencapai Rp 1 Trilian.Tetapi kerugian sebesar Rp 1 Triliun ini dipotong oleh kepala daerah. Gila,,,,,,,,,,?
Keluhan tentang seberapa panjangnya antrian ketika melakukan proses pendaftaran pada saat berobat di rumah sakit mulai tak terdengar. Warga masyarakat sudah kian bersabar untuk antri dan menerima dengan ikhlas berobat menggunakan BPJS.
Gempar tentang defisit anggaran BPJS, sampai-sampai Muldoko memastikan akan menaikkan iuran peserta BPJS untuk semua kelas. Prediksi kerugian BPJS diperkirakan hingga Rp 29 triliiun. Untuk menutup deficit akibat dana BPJS di curi harus ditanggung rakyat dengan menaikan dana yuran BPJS sampai 100 persen? Saya yang selama ini harus membayar semkitar Rp 500.000 sebulan untuk 6 anggota keluarga harus membayar Rp 1 juta lebih jika benar dinaikan oleh pemerintah mulai 1 Januari 2020 nanti. Urut dada, marah, tetapi mau tak mau harus dijalani.
Saya sudah terjebak, atau masuk dalam jebakan bad man, maju salah,mundur pun kena. Ya majula terus sampai tetes darah penghabisan. Yang sangat penting bahwa bathin saya nyaman walau diselimuti derita. Jangan pernah memberi makan dan minum bagi anggota keluarga dari uang hasil curian atau korupsi. Apakah nasib Anda sama dengan nasibku? ♦

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.