Pemkab Rote Salurkan BLT Dana Desa bagi Warga Terdampak Covid-19

Pemkab Rote Salurkan BLT Dana Desa bagi Warga Terdampak Covid-19

BUPATI Rote Ndao Paulina Haning-Bullu secara simbolis menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari alokasi Dana Desa (DD) bagi masyarakat miskin dan atau rentan miskin yang terdampak Covid-19.
Penyerahan secara simbolis tersebut dilaksanakan di Desa Nggelodae dan Pilasue, Kecamatan Rote Selatan oleh Bupati Paulina didampingi Wakil Bupati Stefanus M Saek, Kadis PMD Yames MK Therik, Kabag Umum, Humas, dan Protokol Handryans Bessie, Camat Rote Selatan Jhoni Manafe, serta Kades Nggelodae Jefri A Melelak dan Kades Pilasue Polce Manafe, Senin 27 April 2020 bertempat di Posko Covid-19 desa masing-masing. Pantauan wartawan, BLT Dana Desa yang diserahkan secara simbolis bagi 10 perwakilan masing-masing dua desa tersebut berupa uang tunai Rp 600 ribu per KK, dengan tetap menjaga protokol physical distancing.
Menurut Paulina, penyaluran BLT Dana Desa tahap awal dilaksanakan serentak, Senin (27/4), adalah untuk 18 desa di 10 kecamatan di Kabupaten Rote Ndao yang telah selesai penetapan sesuai dengan persyaratan dan mekanisme yang ditetapkan Pemerintah Pusat.
Menurutnya, dalam menindaklanjuti Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Permendes PDTT) Nomor 6 Tahun 2020, pihaknya telah menindaklanjuti dengan Instruksi Bupati Rote Ndao Nomor HK.180/361/IV/Kab.RN/2020 tentang Percepatan Pendataan dan Penetapan Kepala Keluarga (KK) Miskin penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2020 di Kabupaten Rote Ndao.
“Kepala desa sebagai penanggung jawab pendataan KK penerima BLT Dane Desa, di mana mekanisme penetapannya dilakukan melalui musyawarah di desa. Ada laporan masyarakat bahwa ada suami dan istri semuanya dapat, mudah mudahan tidak benar karena kalau terjadi manipulasi data, maka kepala desa siap-siap bertanggung jawab,” katanya.

12.479 Penerima
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Rote Ndao Yames MK Therikh kepada wartawan menjelaskan, total penerima BLT Dana Desa di Kabupaten Rote Ndao berjumlah 12.479 KK. Ia merinci, Kecamatan Rote Barat Daya sebanyak 1.811 KK, Rote Timur 1.166 KK, Pantai Baru 1.892 KK, Landu Leko 595 KK, Rote Barat 755 KK, Rote Selatan 444 KK, Lobalain 1.824 KK, Ndao Nuse 414 KK, Rote Barat Laut 2.677 KK, dan Rote Tangah 901 KK.
Yames menjelaskan, pendataan BLT Dana Desa dilakukan oleh relawan Covid-19 di desa, dengan menggunakan kriteria KK miskin yang dikeluarkan oleh Kementeria Sosial, yakni pertama setiap KK miskin wajib memenuhi paling kurang sembilan dari 14 syarat (kriteria) yang ditetapkan. Kedua, KK yang terdapat anggota keluarganya sakit kronis atau sakit menahun, dan Ketiga KK yang terdampak Covid-19.
Setelah dilakukan pendataaan, kemudian diverifikasi dalam musyawarah desa bersama BPD, aparat desa, dan tokoh masyarakat. Setelah itu dibuatkan dalam Berita Acara Penetapan dan dikirim ke camat untuk ditetapkan dalam SK Camat. “Kami sangat percaya bahwa pemerintah desa dan camat telah melakukan penetapan sesuai persyaratan dan mekanisme karena data BLT menjadi tanggung jawab kepala desa, BPD, dan Camat,” katanya.

Simbolis, Fons C. Saek Salurkan 1 M Lebih BLT DD
CAMAT Pantai Baru, Fons C. Saek, S.Sos, mewakili Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu, SE, secara simbolis menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa untuk menjaga daya beli masyarakat miskin di pedesaan yang berdampak Covid -19, Senin 27 April 2020. Dalam sambutan Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu, S.E yang disampaikan oleh Camat Pantai Baru Fons C. Saek, mengatakan, BLT per Kepala Keluarga senilai Rp 600.000 perbulan yang diberikan selama tiga bulan, disalurkan kepada keluarga miskin yang berdampak Covid-19. Bantuan tersebut hanya diberikan kepada keluarga yang tidak terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Data penerima tersebut didata langsung oleh tim relawan yang dibentuk di masing-masing desa.
Selain itu, pendataan penerima BLT tetap mengacu pada Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 6 Tahun 2020 Tentang BLT bersumber dari dana desa dan instruksi Bupati Rote Ndao Nomor HK.180/361/IV/Kab.RN/2020 Tentang Pendataan dan penanganan BLT dari dana desa bagi masyarakat yang berdampak covid -19. Validasi data dilakukan dengan basis data RT/RW yang diverikasi ulang ditingkat Desa melalui musyawarah dengan ketentuan memenuhi minimal 9 dari 14 kriteria yang disyaratkan dalam Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 6 Tahun 2020. Data tersebut kemudian ditetapkan melalui keputusan camat. Dengan demikian, sangat diharapkan kejujuran Pemerintah Desa dalam menyampaikan data penerima BLT.
Untuk diketahui, penyaluran BLT ini secara simbolis dilakukan di dua desa di Kecamatan Pantai baru. Kedua desa tersebut adalah desa Oeledo dan Sonimanu. Masing-masing disalurkan secara simbolis di Kantor desa masing-masing kepada 10 penerima, yakni desa Oeledo 133 penerima sedangkan Desa Sonimanu 81 KK. Selanjutnya, secara teknis pelaksanaan, akan dilanjutkan oleh masing-masing pemerintah desa dengan tim relawan yang telah dibentuk. Secara keseluruhan, terdaftar 1.893 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Pantai Baru yang menerima BLT. Sehingga total BLT yang bersumber dari Dana Desa tahap pertama (bulan April) adalah senilai 1.135.800.000 rupiah.
Penyaluran ini disaksikan oleh Kapolsek Pantai Baru, yang diwakilkan oleh Bripka Marthen Dae Panie, Bhabimkamtibmas, Bripka Dominikus Ngongo, Danramil 1627-02 Papela yang diwakilkan oleh Sertu Yohanis Lalus, Lurah Ofalangga Jekson O.Tulle, AM,d,Pj Kades Oenggae Marselinus Mesah. ♦ advetorial kerja sama pemkab rote ndao dan expontt

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.