Pemkot Kupang Akan Rasionalisasi PTT

Pemkot Kupang Akan Rasionalisasi PTT

WAKIL Walikota Kupang, Hermanus Man mengaku, pemerintah Kota Kupang tetap berkomitmen untuk merasionalisasi tenaga honor atau Pegawai Tetap Tetap (PTT) dilingkup pemerintah Kota Kupang. Alasan rasionalisasi tenaga honor untuk penghematan anggaran, apalagi pemerintah sudah punya komitmen untuk mengalokasikan belanja publik lebih besar dari pada belanja aparatur, dengan presentasi 60-40 persen. “Kami tetap berkomitmen untuk merasionalisasi tenaga honor untuk penghematan anggaran,” kata Hermanus Man.
Ia mengaku, Tenaga honor tetap dirasionalisasi, tujuannya penghematan. Namun rasionalisasi berdasarkan evaluasi kinerja. “Misalkan begini, disatu dinas atau badan, ada tiga sopir kendaraan dinas, tapi kendaraannya cuma dua, maka yang satunya akan terkena rasionalisasi. Pokonya rasionalisasi dilihat dari beban kerja,” kata Herman.
Menurut Herman, tenaga honor yang akan dipertahankan, harus memenuhi tiga kriteria, yaitu tupoksi. Tupoksi yang dimaksudkan, yang bersangkutan paham akan tugas yang diberikan kepadanya. Yang kedua soal beban kerja dari dinas/badan, dan bagian tempat honorer mengabdi. Jika terdapat beban kerja yang banyak maka tenaga honor akan dipertahankan. Sedangkan yang ketiga adalah menyangkut karakter, karakter yang dimaksud adalah, sikap dari tenaga honor, seperti disiplin, rajin masuk kerja, serta punya dedikasi yang tinggi dalam menjalankan tugasnya.
“Jika mereka memenuhi tiga syarat tersebut maka akan dipertahankan sebagai tenaga honor. Jadi rasionalisasi yang kami lakukan bukan asal pecat atau faktor lain. Pada intinya kami sudah punya komitmen untuk menata pemerintahan yang lebih baik, serta efesiensi anggaran,” kata Man. ♦ NTTOnlinenow.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.