Perjuangan AHP Membuahkan Hasil, Warga Aewora Ende Tak Lagi Panjat Pohon Cari Sinyal

Perjuangan AHP Membuahkan Hasil, Warga Aewora Ende Tak Lagi Panjat Pohon Cari Sinyal

SEPERTI halnya yang dilakukan oleh anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira (AHP) ketika memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Aewora, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, untuk mendapatkan layanan telekomunikasi, baik telepon, pesan singkat (SMS) maupun internet membuahkan hasil. Masyarakat Aewora yang dulunya mencari signal telepon harus panjat pohon bahkan berjalan kaki hingga dua kilometer.
Berkat perjuangan politisi PDI Perjuangan itu, warga Desa Aewora kini tidak perlu lagi mencari sinyal karena telah beroperasinya jaringan telekomunikasi BTS Universal Service Obligation( USO) milik PT XL Axiata Tbk yang merupakan kerjasama dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). BTS yang beroperasi tersebut telah memberikan layanan yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat baik layanan 3G bahkan layanan 4G.
Salah satu tokoh masyarakat Aewora, Anton Dala menyatakan, sejak Indonesia merdeka, desa Aewora tidak pernah menikmati layanan telekomunikasi. Kalau masyarakat ingin berkomunikasi, mereka harus panjat pohon dengan berjalan kaki dua kilo meter untuk mencari sinyal.
Oleh karena itu, ketika dirinya pensiun, ia mencoba membuat proposal untuk diajukan ke salah satu operator yang kantornya ada di Bali. “Saya sendiri ke Bali antar proposal itu. Saya bertemu langsung dengan direkturnya dan dijanjikan akan dibangun jaringan telekomunikasi. Saya tunggu-tunggu tetapi tidak pernah datang untuk pasang jaringan tersebut,” tandasnya.
Terakhir, katanya, ada salah satu PT yang tidak disebutkan namanya datang bertemunya untuk membangun jaringan telekomunikasi. Bahkan dirinya sudah menyerahkan tanahnya untuk di bangun jaringan telekomunikasi tersebut. “Kita sudah buat berita acara semua bersama PT tersebut. Kita tunggu-tunggu juga tidak dibangun jaringan,” ucapnya.
Dikatakannya, ketika bertemu dengan anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira, dirinya meminta untuk memperjuangkan satu titik dibangun jaringan telekomunikasi di Desa Aewora. “Puji Tuhan, aspirasi yang kami sampaikan kepada beliau akhirnya terwujud hari ini dengan diresmikan jaringan telekomunikasi BTS Universal Service Obligation( USO) milik PT XL Axiata ,” ungkapnya. Senin 28 Oktober 2019 di Desa Aewora, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende. ‚ô¶¬†lenterapos.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.