Peroleh Opini WTP, Nagekeo Dapat Insentif Rp 48 M

Peroleh Opini WTP, Nagekeo Dapat Insentif Rp 48 M

 

SETELAH enam tahun mendapat opini wajar dengan pengecualian (WDP) atas laporan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Nagekeo di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kini bisa berbangga karena untuk pertama kalinya mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP).
Kesuksesan Nagekeo mendapat opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diganjar oleh pemerintah pusat dengan memberikan dana insentif Rp 48 miliar.
Hal tersebut disampaikan Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do kepada Beritasatu.com di Mbay, ibu kota Nagekeo, Kamis 30 Juli 2020.
Menurutnya, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja berkualitas Pemkab Nagekeo akhirnya melahirkan WTP sebagai opini BPK atas hasil audit terhadap laporan keuangan pemerintah daerah dan pengelolaan aset pemerintah Kabupaten Nagekeo tahun anggaran 2019.
“Kami dan pimpinan DPRD menerima laporan hasil pemeriksaan terhadap laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2019 pada Kamis, 30 Juli 2020. Penilaian status WTP mendapat skor 81. Opini WTP secara akuntansi masuk kategori pengelolaan keuangan daerah terbaik,” tuturnya.
Lebih lanjut bupati yang dilantik pada Desember 2018 ini mengatakan peningkatan opini dari WDP ke WTP merupakan prestasi luar biasa yang didapat dari kerja keras dan cerdas Pemerintah Kabupaten Nagekeo yang dikawal ketat oleh Wakil Bupati Nagekeo Marianus Waja.
Bupati yang latar belakang dokter itu menjelaskan WTP merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria, yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian internal.
Menanggapi hal itu, mantan Ketua DPRD Provinsi NTT Anwar Pua Geno memberi apresiasi atas prestasi Nagekeo di bawah kepemimpinan Johanes Don Bosco Do. “Pada 2020 ini, bupati telah memberi hadiah kepada masyarakat Nagekeo berupa prestasi peningkatan status dari WDP ke WTP untuk pengelolaan keuangan daerah tahun 2019 yang baik dan berkualitas,” katanya,
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat, Wenselaus Dema. Menurutnya, perolehan opini WTP merupakan sebuah prestasi dari hasil kerja pemerintah daerah. Opini WTP berdampak baik pada keberlanjutan pembangunan di Nagekeo pada 2021 dalam bentuk program kerja sesuai visi dan misi bupati Nagekeo menuju “Nagekeo yang Berubah dan Mandiri”.
“Mari terus bekerja keras dan cerdas dalam spirit to’o jogho waga sama. Pencapaian ini jadi hadiah istimewa buat masyarakat Nagekeo menjelang peringatan HUT kemerdekaan Indonesia,” katanya. ♦ beritasatu.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.