PGRI Rote Ndao Berbagi Kasih dengan Siswa SLB Lobalain

PGRI Rote Ndao Berbagi Kasih dengan Siswa SLB Lobalain

MEMPERINGATI Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-74 dan Hari Guru Nasional ke-25 tahun 2019, pengurus PGRI Kabupaten Kabupaten Rote Ndao melakukan kunjungan dan berbagi kasih dengan siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Lobalain, Senin 25 November 2019
Pantauan EXPO NTT, kedatangan Ketua PGRI Rote Ndao Albert W Dano bersama sejumlah pengurus, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Rote Ndao Yoseph Pandie, disambut anak-anak berkebutuhan khusus dan para guru di sekolah tersebut.  Albert Dano mengatakan, dalam rangka memperingati HUT PGRI dan Hari Guru tahun 2019, pengurus bersepakat untuk melaksanakan kegiatan sosial berbagi kasih dengan memberikan sembako bagi siswa-siswi SLB Negeri Lobalain. “Jangan dilihat dari besar kecil bantuan kami, tetapi maknailah bahwa ini ada bentuk kepedulian dari wadah PGRI yang baru terbentuk. Ini merupakan swadaya dari seluruh pengurus PGRI Rote Ndao,” kata dia.
Selain berbagi kasih, kata Albert, tujuan kedatangan pengurus PGRI bersama Kadis PPO adalah untuk melihat langsung kondisi dan kendala yang dihadapi sekolah ini.
Dalam kesempatan kunjungan tersebut pula, Kepala SLB Negeri Lobalaian Okren Kiak dan rekan guru lainnya mengungkapkan, sejak pelimpahan kewenangan Personel, Pendanaan, Sarana dan Prasarana, serta Dokumen (P3D) tahun 2017 lalu, tata kelola SLB menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi NTT.
Menurutnya, sejumlah kendala kemudian dihadapi sekolah tersebut di antaranya anggaran makan-minum para siswa/siswi tuna netra dan difabel lainnya sulit dipenuhi karena Pemerintah Kabupaten Rote Ndao tidak lagi menghibahkan dana untuk SLB sejak lebih kurang tiga tahun silam. “Kami telah berkoordinasi dengan intansi terkait di provinsi. Tahun 2018 itu kami dapat bantuan dana, tetapi tidak bisa mencukupi kebutuhan karena alasan sebagian dana tersedot untuk membiayai Pilgub lalu,” katanya.
Okren berharap dukungan PGRI dan Kadis PPO Rote Ndao untuk membantu mencari solusi dalam rangka mengatasi kekurangan anggaran makan-minum para siswa berkebutuhan khusus di sekolah tersebut.
Menaggapi uneg-uneg kepala sekolah dan para guru tersebut, Kadis PPO Kabupaten Rote Ndao Yosep Pandie mengatakan, akan meneruskan permasalahan yang dihadapi SLB Negeri Lobalain kepada Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu. Selain itu, kata Pandie, pihaknya juga akan membantu melaporkan persoalan tersebut ke Dinas Pendidikan Provinsi NTT untuk ditindak lanjuti. “Semua persoalan ini kami akan sampaikan ke Ibu Bupati, sehingga bisa membawa keluhan SLB Lobalain ini ke Pak Gubernur, agar bisa dicarikan solusi membantu sekolah ini,” katanya diplomatis. ♦ ido

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.