Piutang Capai Rp9 Miliar, PDAM Ende Minta Pemda Subsidi Pelanggan

Piutang Capai Rp9 Miliar, PDAM Ende Minta Pemda Subsidi Pelanggan

 

PIUTANG atau tagihan PDAM Ende di tangan pelanggan terus meningkat. Sebelumnya piutang ini sudah ditekan hingga Rp 7,2 miliar dari total piutang sebesar Rp8,5 miliar sejak PDAM dinakhodai oleh direktur baru, Yustinus Sani. Tetapi piutang ini kembali meningkat pada masa pandemi covid-19 hingga Rp9 miliar.
“Pada awal saya masuk piutang PDAM Ende sebesar Rp8,5 miliar dan kami langsung melakukan penagihan dan berhasil menekan piutang hingga Rp7, 2 miliar. Saat Pandemi covid-19 piutang ini kembali meningkat hingga Rp9 miliar”.
Demikian dikatakan oleh Direktur Utama PDAM Ende, Yustinus Sani kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin 28 September 2020.
Menurut Yustinus Sani, membengkaknya piutang ini sangat mengganggu sistem kerja atau operasional di PDAM Ende. Manjamen telah mengupayakan untuk menekan piutang, tetapi saat ini masyarakat juga mengalami dampak ekonomi dari pandemi covid -19. Terkait dengan masalah ini manajemen PDAM Ende telah mengajukan surat kepada pemerintah daerah sebagai pemilik perusahan untuk memberikan subsidi kepada pelanggan.
Pihak PDAM Ende telah melayangkan surat itu kepada pemerintah daerah sejak bulan April 2020 lalu kepada pemerintah namun belum ditanggapi oleh pemerintah.
“Masyarakat khususnya pelanggan PDAM juga merasakan dampak dari pandemi covid-19, maka kita meminta kepada pemerintah daerah memberikan subsidi kepada pelanggan bukan ke manajemen PDAM,” katanya.
Yustinus mengatakan solusi yang dilakukan oleh PDAM agar operasional tetap berjalan, maka PDAM harus berutang pada pihak lain sambil meningkatkan tagihan untuk menutupi utang tersebut. Solusi lain yang akan dilakukan oleh manajemen PDAM untuk mengurangi piutang itu yaitu membentuk tim penagihan piutang.
Dikatakanya bahwa mengingat keterbatasan pegawai di PDAM, maka manajemen PDAM Ende merekrut tenaga dari luar untuk melakukan tagihan dan diberikan komisi. “PDAM berharap adanya subsidi kepada pelanggan di tengah situasi ini. Tetapi untuk saat ini kita terus bekerja ekstra untuk menjalankan operasional di PDAM Ende dan membentuk tim untuk menekan piutang,” katanya. ♦ florespos.net

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.