PKB Kota Kupang Kritisi Masalah Mobil Penyapu Jalan Senilai Rp 4 Miliar Yang Mubazir

PKB Kota Kupang Kritisi Masalah Mobil Penyapu Jalan Senilai Rp 4 Miliar Yang Mubazir

 

PEMERINTAH Kota Kupang akhirnya melakukan pengadaan terhadap dua mobil penyapu jalan senilai Rp4 miliar lebih untuk mengatasi berbagai sampah di ruas jalan protokol di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu. Wali Kota Kupang Jefrison Riwu Kore secara resmi meluncurkan pengoperasian mobil penyapu jalan saat Deklarasi Gerakan Kupang Hijau (GKH) di kawasan Car Free Day di Jalan El Tari Kupang, Sabtu 16 November 2020.
Ia mengatakan Pemkot Kupang melakukan pengadaan dua mobil penyapu jalan jenis Dulevo 6000 buatan Italia untuk menyapu sampah-sampah di ruas jalan protokol. “Ruas jalan protokol banyak dilintasi pejabat negara sehingga tentu harus bersih dan indah, selain itu juga sesuai visi dan misi Pemerintah Kota Kupang untuk menjadikan daerah ini sebagai kota layak huni dan bebas sampah,” kata dia.
Pengadaan dua mobil penyapu jalan itu berhasil direalisasikan Pemerintah Kota Kupang setelah pemerintah melakukan efisiensi anggaran melalui pemangkasan dana perjalanan dinas bagi aparatur sipil negara. “Pengadaan dua unit mobil itu bisa terwujud setelah pemerintah melakukan penghematan anggaran untuk kepentingan penataan pembangunan daerah ini. Jika tidak melakukan pemangkasan anggaran maka tentu pengadaan mobil penyapu jalan tidak bisa direalisasikan,” kata Jefrison Riwu Kore.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang Yeri Padji Kana mengatakan dua mobil itu akan digunakan pemerintah dalam mengatasi sampah di ruas jalan protokol. Selain itu, mengatasi sampah yang menyumbat drainase yang sulit dijangkau petugas kebersihan.

Mobil Penyapu Jalan
Diwartakan pula bahwa Pemerintah Kota Kupang menunjukkan bukti keseriusannya menata dan membersihkan Kota Kupang menuju kota yang layak huni dan bebas sampah. Salah satu buktinya dengan membeli mobil penyapu jalan. Mobil tersebut berjumlah dua unit. Dibeli dengan APBD 2019 senilai Rp 4 miliar. Mobil sapu jalan tersebut seharusnya beroperasi di ruas jalan-jalan protokol di Kota Kupang. Menurut Kepala Bidang Penanganan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang, Adi Paly, satu dari dua mobil tersebut sedang dalam proses pengiriman.
Untuk diketahui, kapasitas daya tampung sampah mobil merk Dulevo 6000 ini mencapai 3-6 ton. Kendaraan tersebut dibekali dengan beberapa kemampuan seperti mesin sapu, alat penyemprot serta penyedot sampah dan air yang mampu dilakukan sekaligus dalam satu kali pengoperasian. Seperti dilansir dari Detik.com, mobil penyapu jalan merek Dulevo ini buatan Italia. Dulevo 6000 ini dibekali mesin diesel dan memiliki kecepatan maksimum 42 kpj. Kendaraan ini mampu menampung sampah sampai 6,2 meter kubik.
Hebatnya, Dulevo 6000 mampu membersihkan area seluas 105.000 meter persegi atau hampir seluas 15 lapangan sepak bola dalam satu jam. Lalu sikat yang ada di depan mobil ini bisa bermanuver sampai 180 derajat. Jadi bisa menyapi tempat-tempat sempit seperti selokan.
Dulevo 6000 adalah kendaraan pembersih yang fungsinya mampu menggantikan tenaga penyapu manual sebanyak 60 orang penyapu jalan. Teknologi generasi terakhir ini tidak hanya menawarkan mesin penyapu jalan biasa, namun kombinasi antara mechanical sweeper dan vacum sweeper. ♦ wjr/antaranews.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.