Polres Ngada Amankan Tiga Orang DPO

Polres Ngada Amankan Tiga Orang DPO

KASAT intelkam Polres Ngada Iptu Serfolus Tegu mengatakan, pihaknya berhasil menangkap tiga orang pelaku dan satu orang pelaku meloloskan diri, atas kasus pencurian dengan status DPO Polres Sikka. Dijelaskan TKP penangkapan ini, berlokasi di kampung Nuamuzi, Desa Rakateda I, Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada NTT. Selasa, 19 Juni 2018.
Kasat intelkam menerangkan, bahwa kemarin malam pada hari Senin tanggal 18 juni 2018 pada pukul 22.00 Wita berhasil mengamankan tiga orang pelaku dan satu orang pelaku meloloskan diri saat proses penangkapan berlangsung.
Penangkapan ketiga pelaku ini, terkait kasus pencurian setelah Polres Ngada mendapatkan informasi dari Polres Sikka dengan berdasarkan laporan polisi, LP/ 65/VI/2018/NTT Res Sikka, serta informasi dan permintaan bantuan untuk monitor diwilayah hukum Polres Ngada. Setelah mendengar laporan dari Polres Sikka, Polres Ngada langsung bergerak cepat dan bekerja sama dengan masyrakat agar bisa melaporkan orang baru yang masuk di wilayah Kabupaten Ngada.
Dari hasil penyelidikan kasat intelkam Polres Ngada, bahwa orang- orang diduga pelaku / DPO tersebut, sedang berada dirumah Aloysius Jawa yang masih keluarga dengan salah satu pelaku. Pada saat petugas mendatangi rumah tersebut salah satu pelaku melarikan diri atas nama Yohanes Loko alias Roi dan saat ini masih dalam proses pengejaran dari pihak kepolisian.
Ketiga pelaku DPO yang diamankan kasat intelkam Polres Ngada tersebut yakni ;
1. Raimundus Lesu, kelahiran Boraktetuk,13 Oktober 1989, alamat Dusun Boraktetuk, RT 02 RT 01, desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.
2. Yustinus Nong Oktavianus, kelahiran Maumere, 17 Oktober 1987, alamat Kolisia RT 022, RW O6, Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka.
3.Jolius Nahak, kelahiran Kupang 15 Oktober 1979, alamat Desa Lalomeroi, Kecamatan Routa Tasifeto Timur Kabupaten Belu.
Identitas pelaku yang melarikan diri adalah Yohanes Loko alia Roi, berkelahiran Weaituan, 18 Maret 1982, alamat Weaituan, RT 023 RW 04, Desa Manuaman, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu.
Pada saat proses penangkapan semalam, dibawah pimpinan kasat intelkam Polres Ngada Iptu Serforus Tegu dan personil Intelkam berhasil mengamankan barang bukti berupa Laptop Toshiba warna coklat 1 Unit, Uang tunai Rp. 644.000 (enam ratus empat puluh empat ribu rupiah), HP 11 unit dari berbagai merek, Obeng bunga 3 buah, Linggis 1 buah, Power bank 3 unit, Tas 9 buah ( tas besar 6 buah, tas kecil 3 buah), Alat Charge HP, dan berbagai jenis rokok.
Dijelaskan pula oleh Kasat Intelkam bahwa saat proses penangkapan ada tiga orang berhasil ditangkap dan satu orang pelaku meloloskan diri, lantaran situasi dan medan di TKP tidak terlalu kuasai oleh pihaknya.
“Tiga orang sementara kami amankan di polres sambil menunggu jemputan dari Polres Sikka karena mereka yang punya hak kewenangan proses lebih lanjut, kami hanya mengamankan sementara ketiga pelaku DPO ini,” katanya.
Untuk saat ini ketiga pelaku berada diruang tahanan Polres Ngada untuk menunggu penjemputan dari personil satuan Reskrim Polres Sikka untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. ♦ radarntt.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.