Presiden Jokowidodo Lantik Viktor dan Josef

Presiden Jokowidodo Lantik Viktor dan Josef

♦ Gubernur-Wakil Gubernur NTT Langsung Kerja

 

PASANGAN Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi dijadwalkan akan dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur terpilih periode 2018-2023 di Jakarta pada Rabu 5 September 2018.
Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT Zakarias Moruk, di Kupang, Senin 3 September 2018, mengatakan bahwa pelantikan itu akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. “Kami sudah menerima undangan dari pihak Istana untuk rapat koordinasi persiapan pelantikan yang dijadwalkan digelar pada 5 September 2018,” katanya. Ia mengatakan, pasangan Victory-Joss akan dilantik bersama dengan delapan pasangan gubernur-wakil gubernur terpilih lainnya pada pelaksanaan Pilkada serentak 27 Juni 2018.
Kedelapan gubernur-wakil gubernur terpilih itu masing-masing dari Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Bali, dan Papua. Pasangan Viktor Bungtilu Laiskodat-Josep Nae Soi (Viktor-Joss) akan dilantik menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur periode 2018-2023 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta pada Rabu (5/9). Pelantikan ini bersama dengan delapan gubernur-wakil gubernur yang terpilih pada pelaksanaan Pilkada serentak 27 Juni 2018.
“Prinsipnya setelah dilantik, saya ingin beliau (Viktor Laiskodat) langsung kerja,” kata Robert Simblon di Kupang, Selasa 4 September 2018.
Dia menyebutkan visi dan misi pasangan yang diusung Nasdem, Golkar, dan Hanura itu sesuai dengan kebutuhan masyarakat NTT. “Saya terus mendorong untuk memvalidasi rumusan-rumusan yang sudah tertuang dalam program strategis untuk kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Victory-Joss dijadwalkan dilantik di Istana Negara bersama delapan gubernur dan wakil gubernur terpilih lainnya. Dari Kupang, turut hadir pada upacara pelantikan antara lain Penjaba gubernur, Ketua DPRD, Kapolda, Kajati, Sekretaris Daerah, Ketua KPU, dan Ketua Bawaslu. Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno mengataakan selama menjabat 1,5 bulan di NTT, penjabat gubernur menunjukkan kinerja yang baik dan positif bagi masyarakat dan pemerintah. “Kepemimpinan Robert Simbolon akan kita kenang selalu, dan dia telah menjadi bagian dari sejarah provinsi ini,” ujarnya.
Robert Simbolon menjadi penjabat gubernur kedua di NTT di masa transisi kepemimpinan mantan Gubernur Frans Lebu Raya dan gubernur terpilih Viktor Laiskodat. Pada April-Juni 1978, NTT pernah dijabat penjabat gubernur bernama Wang Suwandi yakni dari masa transisi Gubernur El Tari kepada Ben Mboi. Dalam pemungutan suara Pilgub NTT pada 27 Juni lalu, pasangan Victory-Joss yang diusung Partai Golkar, Nasdem, Hanura dan PPP meraih suara terbanyak yakni 838.213 suara atau 35.60 persen.
Pasangan ini menyisikan tiga saingannya yakni pasangan Marianus Sae-Emelia Nomleni yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan meraih 603.822 suara atau 25.64 persen.
Selain itu, pasangan Esthon L Foenay- Christian Rotok yang diusung Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional meraih 469.025 suara atau 19.92 persen serta pasangan Benny Harman-Benny Litelnoni yang diusung Partai Demokrat dan PKS yang meraih 447.796 suara atau 18.85 persen. ♦ antaranews.com/mediaindonesia.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.