Program Irigasi Tersier Sangat Bermanfaat Bagi Warga Petani di Kelurahan Olafuliha,a

Program Irigasi Tersier Sangat Bermanfaat  Bagi Warga Petani di Kelurahan Olafuliha,a

 

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Sumberdaya Air Dan Balai Besar Wilayah Nusa Tenggara II (P3-TGAI) Program Percepatan Peningkatan Pembangunan Tataguna air dan irigasi terus membangun jaringan irigasi tersier sesuai kebutuhan petani.
Salah satu Kelompok Tani Hidup Baru Kelurahan Olafulihaa, terhitung mulai Rabu 29 September 2020 akan segera melaksanakan pembangunan irigasi tersier di Persawahan Lanamok Timur, Kelurahan Olafuliha’a, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum pembangunan irigasi tersier dikerjakan pihak kelurahan bersama para anggota kelompok tani menggelar acara peletakan batu pertama oleh Lurah Olafuliha’a dengan Ibadah singkat yang dipimpin oleh majelis gereja setempat.
Dana yang disalurkan dari APBN tahun anggaran 2020 melalui sistem swakelola petani program ini dilakukan untuk menambah pendapatan pekerja lokal.
Dengan swakelola oleh petani, jaringan irigasi tersier yang dibangun tentu saja akan lebih bagus dan petani merasa lebih memiliki,” tandasnya.
Lurah Olafuliha’a Jakson Tulle biasa disapa Ady Tulle, Rabu 29 September 2020 mengatakan, setelah dibangun masyarakat harus maksimal memanfaatkan bangunan tersier tersebut untuk mengairi kepesawahan Lanamok Timur disaat musim tanam tiba.
Ia menjelaskan, target pengerjaan Irigasi tersier sepanjang 400 meter, dengan pagu dana senilai kurang lebih Rp. 195 Juta.
Menurut Lurah, manfaat bangunan irigasi tersier dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sehingga mampu meningkatkan ekonomi didesa melalui peningkatan produksi pertanian.” tutupnya.
Ditempat terpisah, Andre salah seorang Petani Kelompok Hidup Baru mewakili pekerja mengucapkan trimakasih karena dengan adanya proyek ini sehingga mereka bisa dapat bekerja. “Karena kami asli masyarakat bersama pekerja lainya suka saling mengingatkan, agar mengerjakan proyek ini dengan benar jangan asal-asalan, karena semua hasilnya kembali untuk kemanfaatan kita semua”, Ujarnya.
Hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan Irigasi tersier itu, Lurah Olafuliha’a, Jakson O. Tulle, Amd, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Hidup Baru Olafuliha’a, Simon Lima, pendamping (P3-TGAI) petrus yoksan Bessie dan sejumlah Anggota Poktan Hidup baru. ♦ ido

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.