Puskesmas menuju fungsi Promosi dan Preventif

Puskesmas menuju fungsi Promosi dan Preventif

Oleh : Fery Meze

 

BUPATI Nagekeo dr. Johanes Don Bosco Do, M.Kes memberikan perhatian istimewa ke Sektor Kesehatan dalam prioritas pembangunan di Nagekeo Kabupaten yang tahun ini genap 13 tahun usia membangun.
Pembangunan, penataan Pusat Kesehatan Masyarakat di setiap Kecamatan sejak awal tahun kepemimpinannya menjadi bukti nyata bahwa Bupati Nagekeo berkehendak besar untuk meningkatkan pelayanan sektor Kesehatan bagi Masyarakat / Rakyatnya. Bupati yang di sapah dokter don ini berkata bahwa LEVEL KEHIDUPAN Masyarakat harus di naikan, oleh karena itu Fasilitas/ infrastruktur/SDM sektor kesehatan yang memadai menjadi bagian penting tolok ukur yang menjawabi Kebutuhan Masyarakat akan Pelayanan Kesehatan yang layak dan berkualitas.
Meningkatkan kualitas, kwantitas pusat kesehatan Masyarakat di setiap wilayah kecamatan termasuk di perbatasan antar kabupaten menjadi target istimewa pembangunan untuk mendekatkan dan mengefisiensi pelayanan kebutuhan esensial ini bagi Masyarakat.
Salah seorang warga di Kecamatan Boawae yang minta namanya tidak disebutkan berkata bahwa kami Masyarakat sangat senang, bahagia, bangga dan memberi Apresiasi kepada Pemda Nagekeo karena di tahun 2020 ini sedang di bangun di Kecamatan Boawae Rumah sakit Pratama Raja dan di Kecamatan Mauponggo Puskesmas Perbatasan tepatnya di Maukeli yang nantinya akan mempercepat akses pelayanan kesehatan bagi Masyarakat Nagekeo secara khusus di zona tengah dan selatan, kami sudah lebih dekat dengan pelayanan akses kesehatan imbuhnya.
Dokter Don dalam kunjungan kerjanya ke Puskesmas Boawae tanggal 8 Oktober 2020 memberikan arahan dan petunjuk kepada Para medis ( Dokter, Bidan, Perawat ) agar Puskesmas lebih fokus pada fungsi Promosi kesehatan dan Preventif/pencegahan.
Sang dokter yang adalah Bupati Nagekeo ini meminta agar petugas Kesehatan yang ada di Pustu dan Polindes harus sering mengunjungi Masyarakat sampai ke tingkat Rumah tangga untuk melihat lebih dekat, memberi edukasi/sosialisasi tentang pola hidup sehat.
Edukasi/pencerahan-pencerahan ataupun kampanye tentang kebersihan lingkungan, Konsep Keluarga Berencana (KB) perlu sering di lakukan oleh petugas kesehatan untuk menaikan level kehidupan keluarga Masyarakat Nagekeo.
Dokter don juga mengajak Petugas Kesehatan untuk meningkatkan kompetensi dengan terus belajar/belajar lagi mengupdate pengetahuan Kesehatan bagi kepentingan peningkatan kualitas pelayanan Masyarakat ( saya berharap paramedis jangan malu untuk belajar lagi ).
Penanganan Stunting harus dilakukan dari HULU khususnya asupan makanan ( dari anak perempuan mulai menstruasi, ibu hamil dan menyusui ) agar menghasilkan Generasi baru yang sehat dan berkualitas ungkap Bupati Nagekeo.
Pencegahan dini stunting di Kabupaten Nagekeo dilakukan melalui gerakan kolaborasi lintas sektor, untuk memastikan ketersediaan asupan Makanan yang Bergizi – Berimbang – Sehat dan Aman juga di gerakan melalui Dinas Pertanian, Dinas Pangan Daerah, dan Dinas Peternakan. Varietas-varietas pangan Beras dan Non Beras seperti padi inpari Nutrizing serta pangan lokal yang tak kalah Nilai Gizinya terus dikembang di Nagekeo oleh Bupati yang menjadikan Pertanian sebagai sektor unggulan Daerah ini. Pada akhir arahannya dokter don berucap dengan penuh semangat ke petugas kesehatan di Puskesmas Boawae, ingat Masyarakat punya Hak untuk mendapatkan Pelayanan terbaik dari Petugas atau pelayan terbaik. ♦

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.