Ratusan Warga Kabupaten Kupang Minta Jadi Warga Kota

Ratusan Warga Kabupaten Kupang Minta Jadi Warga Kota

SEBANYAK 623 Kepala Keluarga (KK) asal Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendesak agar wilayah tempat tinggalnya diakui dan masuk dalam wilayah pemerintah Kota (Pemkot) Kupang.
“Ratusan keluarga tersebut sudah mengajukan berkas pemindahan. Prinsipnya Pemkot Kupang siap mengakomodir guna pendekatan pelayanan,” kata Kepala Tata Pemerintahan Kota Kupang, Yohana Koeain, Selasa, 24 September 2019.
Menurut dia, sesuai pengajuan dan permintaan dari 300 KK asal Nasipanaf, 196 kk asal Desa Nitneo- Alak dan 127 KK asal Manulai II menuntut agar mereka diakui sebagai warga kota dan wilyahnya masuk dalam administratif Kota Kupang dengan alasan terbentur persoalan jarak dalam proses pengurusan berbagai dokumen diri sebagai kebutuhan dasar.
“Mereka sebenarnya tidak mau berpindah seenaknya, namun ada beberapa alasan ingin bergabung seperti pengurusan dokumen diri dan kendala jarak yang jauh,” tambah Yohana.
Dengan adanya pengajuan tersebut, lanjut dia, maka pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Kupang dan Provinsi NTT akan menindaklanjutinya, dan akan dibahas bersama Pemerintah Pusat di Bogor, Jawa Barat pada acara pembahasan perubahan batas wilayah. ♦ nttterkini.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.