Ribuan Warga Kota Kupang Belum Miliki Jaminan Kesehatan

Ribuan Warga Kota Kupang Belum Miliki Jaminan Kesehatan

HINGGA saat ini di Kota Kupang masih terdapat ribuan warga miskin yang belum memiliki jaminan kesehatan. Kondisi ini terungkap setelah BPJS Kesehatan, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kota Kupang melakukan verifikasi.
“Sesuai hasil verifikasi saat rapat bersama di ruang Wakil Walikota disimpulkan masih ada 15.671 masyarakat Kota Kupang yang belum memiliki satu pun kartu jaminan kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Ary Wijana kepada wartawan di Kupang, Rabu 7 Februari.
Menurutnya, dari jumlah tersebut nantinya akan diverifikasi ulang. Sebab bisa saja ada yang sudah masuk dalam keluarga harapan atau penerima KIS.
Dikatakan, rencananya hasil validasi data akan diserahkan para Lurah 9 Februari nanti. Selasa 6 Februari lalu, Asisten I bersama Dinsos telah melakukan pertemuan dengan semua Lurah dan minta pihak kelurahan dapat melakukan pengecekan ulang nama-nama yang ada.
“Pengecekan ulang ini karena takutnya nama orangnya ada tapi yang bersangkutan telah pindah ke tempat lain, sehingga bisa diganti dengan orang lain,” jelas Ary.
Ia mengaku, jika hasil validasi yang diserahkan Kelurahan ke Dinsos sudah valid, maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk segera dilakukan penandatangan MoU bersama Walikota. Setelah dilakukan MoU, kata Ary lagi, jika masih ada warga miskin yang belum memiliki jaminan kesehatan bisa dilakukan adendum.
Ia menjelaskan, perhitungan anggaran yang akan dilakukan untuk membiayai warga miskin yakni 15 ribu masyarakat dikali Rp.23.500 dan dikali 10 bulan.
“Mengapa dikali dengan 10 bulan saja karena pelayanan baru dilakukan bulan Maret 2018, sehingga bulan Januari dan Februari pemerintah tidak membayar iuranya. Jadi anggaranya berkisar Rp 3,8 milliar melalui APBD, sedangkan melalui APBN sudah 93 ribu jiwa. ♦ epo

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.