Selamat Natal Keluarga Besar Prabowo!

Selamat Natal Keluarga Besar Prabowo!

NATAL bagi kita semua adalah momen yang indah. Tentu natal yang setiap tahun dirayakan oleh Prabowo dan keluarga juga merupakan momen yang indah. Sebenarnya Kristus Yesus (Kristus artinya “Yang Diurapi”) lahir tidak tentu pasti di tanggal 25 Desember 0 Masehi. Tapi waktu ini dianggap sebagai waktu yang dekat. Dekat itu bisa dalam waktu hitungan hari, bulan bahkan tahun. Yang pasti, momen Natal adalah momen orang Kristen mengingat hari kelahiran Tuhan Yesus.
Natal adalah momen umat Kristen memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Ngomong-ngomong, sudah tahu belum, untuk seluruh rakyat Indonesia, bahwa keluarga besar Prabowo itu agamanya Kristen loh. Prabowo dibesarkan di dalam keluarga yang menjalankan tradisi Kristen. Di usianya yang nyaris 70 ini, Prabowo sudah merayakan puluhan kali Natal bersama keluarga di gereja Tuhan.
Tentu momen-momen menyanyikan lagu malam kudus sambil berdoa kepada Tuhan dan memegang lilin, dilakukan oleh keluarga besar Prabowo. Pada momen Natal di tahun 2018 ini, Sang Terang datang, menerangi dunia. Memberikan pengharapan bagi dunia yang berdosa ini. Termasuk menerangi siapa Prabowo yang sesungguhnya. Bagaimana terang itu menerangi Prabowo?
Sebelumnya, jika para pembaca melihat ini adalah artikel yang bernada rasis dan bermain isu SARA, oh tidak. Ini fakta. Penulis sebagai orang Kristen sejak lahir dan mengalami pertobatan sejati di tahun 1998, tentu harus mengedepankan adat dan adab orang Kristen.
Prabowo lahir di tengah-tengah keluarga Kristen. Saudara kandung dan keluarga besar dari Prabowo itu mayoritas merayakan Natal, kelahiran Tuhan Yesus Kristus di tengah palungan itu. Seperti penulis, keluarga besar Prabowo ini Kristen. Ya, setidaknya agama mereka Kristen. Entah taat atau tidak, penulis tidak perduli.
Hashim Djojohadikusumo, dalang dari si wayang Prabowo itu beragama Kristen Protestan. Kabarnya, Hashim ini sering keliling gereja untuk mendapatkan dukungan dari para gembala sidang. Salah satu denominasi yang mendukungnya adalah GTI, alias Gereja Tiberias Indonesia. Bukan hanya Hashim, tapi keluarga besarnya juga Kristen. Ucapkan selamat natal kepada Hashim Djojohadikusumo. Semoga terang natal menerangi kakaknya, Prabowo.
Bianti Djiwandono, kakak dari Prabowo, dan keluarga besarnya menganut agama Katolik. Katolik adalah agama yang ada sebelum Protestan. Apa bedanya? Wah butuh penjelasan panjang. Mungkin bisa tanya ke orang-orang yang paham Katolik. Penulis kebetulan… Eh. Maksudnya penulis secara tidak kebetulan menganut ajaran Protestan. Biarkan yang ahli atau saudara-saudara yang beragama Katolik saja menjelaskan. Penulis tidak mau melangkahi atau sok pintar seperti si penjual kwetiau basi dalam mengkritik dan mengkomparasi agamanya dengan agama lain. Atau seperti si penjual telur yang durjana. Ucapkan selamat Natal kepada Bianti. Semoga terang natal menerangi adiknya, Prabowo.
Mariani le Maistre, kakak dari Prabowo juga beragama Katolik. Semoga terang natal menerangi adiknya, Prabowo. Publik harus tahu bahwa sebagai umat beragama, kita harus bertoleransi. Kita harus mengucapkan selamat natal kepada Prabowo, agar bisa disampaikan kepada saudara-saudara kandung dan keluarga besarnya yang merayakan natal.
Mayoritas keluarga besar Prabowo adalah nonmuslim. Hanya Prabowo yang katanya muslim. Para pembaca, kalian harus tahu bahwa ini fakta, bukan fiksi seperti yang digaungkan oleh si Rocky Gerung penyebar hoax Freeport itu. Kita tidak ada niatan mengejek atau memfitnah. Apalagi main isu SARA. Ya dong?
Terang Natal itu akhirnya datang, untuk membuka mata masyarakat dan mempertontonkan siapa Prabowo sesungguhnya. Latar belakang apa yang membentuk Prabowo. Prabowo nampak gagah di mimbar. Bahkan mimbar tempat dirinya berpidato saja ia pukul berkali-kali. Semangat apa itu? Semangat natal? Bukan sih sebenarnya. Cari saja videonya sendiri. Ada kok. Semoga damai Natal memberikan kehangatan kepada Prabowo, yang katanya akan merayakan natal bersama keluarga besar Gerindra di Timur Indonesia.
Kita doakan agar Prabowo yang merayakan Natal keluarga besar Gerindra, tidak marah-marah lagi. Karena Kristus datang tidak dengan geledek. Tapi dalam kesederhanaan palungan. Bukan anak orang kaya.
Penulis secara pribadi mengucapkan selamat Natal kepada keluarga besarnya dari Prabowo Subianto. Penulis juga secara pribadi mengucapkan selamat Natal juga kepada keluarga besar Felix Siauw. Semoga terang Natal bisa tiba di atas hati Prabowo dan keluarga besarnya. We wish you a merry Christmas, we wish you a merry Christmas, we wish you a Merry Christmas and a happy new year!
Kami keluarga besar Seword mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru kepada keluarga besar Prabowo Subianto. Terkhusus kepada Hashim, Bianti, Maria dan keluarga besarnya yang tidak bisa disebut satu persatu. Semoga terang natal memberikan kehangatan bagi keluarga besar Prabowo. ♦ seword.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.