SMK Pantai Baru Kini Miliki Bridge Simulator Kapal

SMK Pantai Baru Kini Miliki Bridge Simulator Kapal

 

 

SEKOLAH Menengah Kejuruan (SMK) Pantaia Baru, Kabupaten Rote Ndao terus meningkatkan fasilitas guna mendongkrak kompetensi para siswa. Salah satu fasilitas terbaru yang dimiliki sekolah ini adalah Bridge Simulator Kapal yang merupakan bantuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Dinas Pendidikan Provinsi NTT. Hal ini disampaikan Kepala SMKN Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao,Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) FX Liliek Suyatna kepada wartawan, di sela-sela penutupan kegiatan pelatihan operasional Bridge Simulator Kapal di sekolah tersebut, Kamis 8 Oktober 2020
Liliek Suyatna mengungkapkan, pada akhir tahun 2019 sekolah tersebut terpilih mendapat Bridge Simulator Kapal dari Kemendikbud. Dan setelah sekarang sudah terpasang komplit, dilakukan pelatihan kepada tujuh orang guru, di mana lima guru SMKN Pantai Baru dan dua SMKN Lobalain, telah mendapat pelatihan dan pembekalan pengoperasian alat tersebut oleh instruktur dari vendor simulator kapal PT ARI Indonesia. Menurutnya, tidak semua SMK di Rote Ndao memiliki jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI), hanya SMKN Pantai Baru saja, dan kini sudah mempunyai Bridge Simulator Kapal.
“Ini sekaligus menambah fasilitas belajar dan menjadi keunggulan sekolah kami terutama jurusan NKPI. Kami berharap harap dengan pelatihan dan pembekalan ini para guru bisa mengaplikasikannya dengan baik, serta menularkan ilmunya kepada para siswa sebagai calon pelaut muda yang handal dan profesional, yang akan terjun di kapal-kapal penangkap ikan,” imbuhnya.
Liliek juga menginformasikan bahwa selama ini sejumlah alumni SMKN Pantai Baru terserap di pasar kerja nasional dan internasional, baik perusahaan besar seperti PT ASDP dan lainnya. Ketua Jurusan NKPI SMKN Pantai Baru Wilson Patty yang juga sebagai peserta pelatihan mengatakan, keberadaan simulator kapal ini sangat mendukung upaya pengembangan kompetensi siswa. Menurutnya, bridge simulator atau simulasi ruang kendali kapal ini merupakan laboratorium yang digunakan siswa untuk melatih kemampuan menakhodai maupun menavigasi kapal, mirip dengan kapal latih asli. “Peralatan ini akan kami gunakan untuk peningkatan SDM peserta didik untuk mampu bersaing dengan dunia kerja,” katanya. Wilson juga mengimbau para orang tua untuk memilih SMKN Pantai Baru sebagai salah satu solusi menuju masa depan anak-anaknya karena SMK Negeri Pantai Baru mempunyai spesifikasi kompetensi keahlian NKPI yang akan terus berinovasi meningkatkan teknologi di bidang pelayaran.
Joshua Benny Isai, salah seorang instruktur dari vendor simulator kapal PT ARI Indonesia mengatakan, pihaknya telah memberikan pelatihan lengkap materi dan praktik terkait Bridge Simulator Kapal. ♦ ido

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.