Sukses di Yogyakarta, ADES Conservacation kini digelar di NTT

Sukses di Yogyakarta, ADES Conservacation kini digelar di NTT

SETELAH serangkaian keseruan Sobat Air ADES Conservacation di Yogyakarta, kini keseruan tersebut pindah ke Nusa Tenggara Timur (NTT). 10 Sobat Air ADES NTT yang sudah siap berpetualang sembari belajar konservasi telah tiba di Kupang.
Para Sobat Air ADES itu merupakan 10 dari 20 kandidat yang lolos seleksi pada 8 Juli – 3 Agustus 2018. 10 Sobat Air ADES lainnya, telah berpetualang di ADES Conservacation Yogyakarta pada 19 – 22 September 2018 lalu. Sementara ADES Conservacation NTT digelar mulai 25 – 30 September 2018 lalu. Sebelum mulai terjun ke lapangan dan melihat langsung konservasi air di NTT, para Sobat Air ADES mendapat penjelasan kenapa air ini menjadi isu penting? Apa sih urgensinya menjaga eksistensi air bagi manusia?
“Karena air banyak, orang bisa berpikir, yaudahlah banyak ini. Ternyata, ada daerah-daerah yang tidak seberuntung kita di kota besar. Nanti teman-teman akan lihat sendiri akses air dan listrik yang sulit dan terbatas sekali di sini gimana,” papar Marketing Manager Hydration, Coca-Cola Indonesia, Mohamad Rezki Yunus, di Hotel On the Rock, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa 25 September 2018. Padahal, air merupakan elemen penting yang menjadi penopang utama kehidupan manusia. Meski tak banyak menjelaskan, Rezki mengajak para Sobat Air ADES untuk kritis menganggap seberapa penting keberadaan air melalui sebuah video singkat. “Hidup tanpa pacar tidak ada apa-apanya dibandingkan hidup tanpa air,” begitu sepenggal kalimat dalam video tersebut.
Bahkan, pentingnya kehadiran air dalam kehidupan manusia juga dihadirkan dalam kampanye yang dilakukan ADES, ‘Cintai Air, Cintai Hidup’. Kampanye tersebut, menurut Rezki, menjadi salah satu komitmen ADES untuk ikut melestarikan lingkungan, terutama soal sumber air. “Jadi itu adalah kampanye barunya ADES saat re-launch tahun 2018 ini. Jadi ADES menjadi brand yang berkomitmen menghadirkan air minum murni dan ikut menjaga lingkungan,” tuturnya. “Dan karena kita produknya adalah minuman, dan air sebagai bahan baku produk kita, kita ingin bisa berperan serta aktif dalam memberikan air yang berkualitas,” imbuhnya.
Untuk itu, Rezki menuturkan, ADES –yang merupakan satu-satunya produk air mineral dari Coca Cola– ingin menjadi brand yang ikut mengkampanyekan pentingnya air bagi kehidupan manusia. Jika brand lain mengangkat isu A, B, atau C, menurut Rezki, tujuan ADES sederhana, yakni mengingatkan pentingnya peran air.
“Tak hanya itu, botol minum ADES yang kalian lihat adalah botol air minum kemasan yang paling ringan di seluruh dunia. Ini adalah salah satu komitmen kami, bagaimana ADES bisa secara berkesinambungan ikut menjaga lingkungan,” lanjut Rezki. Sobat Air ADES juga mendapat materi menarik soal lingkungan dari The Nature Conservancy (TNC) Indonesia yang beraliansi dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara dan pelatihan menulis dari Wakil Pemred kumparan, Rachmadin Ismail.
Setelah itu, ada penyerahan tas ransel yang menjadi simbol para Sobat Air ADES resmi memulai Conservacation NTT oleh Mohamad Rezki Yunus. Kini, 10 Sobat Air ADES dari beragam daerah, suku, dan latar belakang, siap bersatu padu, berpetualang sambil belajar konservasi air di NTT. ♦ web

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.