Vicktor Laiskodat: NTT jangan dimekarkan

Vicktor Laiskodat: NTT jangan dimekarkan

BAKAL calon gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat berpendapat, NTT tidak perlu dimekarkan menjadi dua provinsi. “Wilayah NTT ini sudah disatukan dalam nama Flobamora, sebutan untuk tiga pulau besar di NTT yakni Flores, Sumba dan Timor. Jadi jangan kita pisahkan,” kata Ketua Fraksi Nasdem DPR-RI itu di Kupang, Rabu.
Viktor Bungtilu Laiskodat berpasangan dengan Joseph Nae Soi maju ke pemilihan Gubernur NTT 2018 yang didukung Partai NasDem dan Golkar serta Hanura.
Perjuangan pembentukan Provinsi Flores selama sepuluh tahun terakhir ini, kurang mendapat dukungan dari Gubernur NTT, Frans Lebu Raya yang saat ini akan mengakhiri masa jabatannya kedua pada Juli 2018. Frans Lebu Raya lebih getol memperjuangkan undang-undang tentang provinsi kepulauan, bersama sejumlah gubernur dari provinsi lain seperti Maluku dan Kepulauan Riau.
Menurut Lebu Raya, jika NTT mendapat pengakuan sebagai provinsi kepulauan maka, alokasi anggaran untuk daerah ini lebih besar karena perhitungan alokasi anggaran selama ini berdasarkan luasan wilayah daratan. Sementara sebagian besar wilayah NTT adalah wilayah lautan, kata Lebu Raya.
Viktor menambahkan, hal yang harus diperjuangkan adalah pemerataan pembangunan agar semua masyarakat NTT dapat merasakan pembangunan dan sejahtera. “Saya yakin bahwa ketika orang sudah sejahtera, maka mereka tidak perlu lagi berpikir untuk berpisah,” katanya.
Karena itu, salah jika ada orang yang berpikir untuk memekarkan Flobamora yang telah diletakkan para pendiri daerah ini, katanya. “Orang mau berpisah kalau pemimpinnya tidak bisa mengelola daerah ini dengan baik dan memberikan kesejahteraan untuk rakyat,” katanya.
Jika terpilih untuk memimpin daerah ini lima tahun ke depan, ia bersama pasangannya akan berfokus pada pembangunan-pembangunan yang bisa mendatangkan kesejahteraan rakyat di provinsi berbasis kepulauan itu.
Viktor Bungtilu Laiskodat-Joseph Nae Soi adalah salah satu dari empat bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT yang akan bertarung dalam Pilgub 2018. Pasangan ini didukung Partai Nasdem, Golkar dan Hanura yang memiliki total 24 kursi dari syarat 13 kursi yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum. ♦ antarantt.com

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.