Vicktor Laiskodat

Vicktor Laiskodat

5 SEPTEMBER 2018, tercatat dalam lembaran sejarah NTT, Vicktor Laiskodat seorang Putera Pulau Semau Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur dan Jos Nae Soi Putera Langa Kabupaten Ngada dilantik oleh Presiden RI Jokowidodo. Rakyat NTT menaruh harapan besar kepada kedua orang ini membangun NTT lebih maju dan bermartabat. Rakyat NTT lebih sejahtera, sukacita dalam perjalanan hidupnya.
Diharapkan Vicktor Laiskodat dan Jos Nae Soi membangun NTT lebih bermartabat. Martabat berarti, rakyat tidak lagi sulit membayar uang sekolah putera dan puterinya, bisa membiyai jika ada anggota keluarga yang sakit, walau sudah ada kartu Indonesia Sehat program Presiden Jokowi, ada Kartu Indonesia Pintar, juga program Presiden.
Dengan dilantiknya Vicktor dan Jos Nae Soi infrastruktur di NTT dibangun lebih baik, jalan jembatan, irigasi, selokan pembangunan sarana lainnya bisa dijalani tanpa konotasi negative bekerja proyek untuk mendapat keuntungan sebanyak-banyaknya. Yang sangat penting dan telah tercatat dalam sejarah NTT, ialah kematian di Teluk Pukuafu Rote. Entah berapa banyak jiwa yang mati sia-sia di tempat ini. Musibah laut merupakan catatan kelam karena salah satu saran anagkut yaitu feri penyeberangan. Mengenaskan, karena fery yang dikirim ke NTT adalah feri bekas walau masih baik digunakan.
Viktory-Jos, begitu taglainnya, sudah dikenal luas masyarakat Indonesia karena kiprahnya di tingkat Internasional. Kedua tokoh ini, punya akses yang sangat luas dan detail mulai Presiden sampai para menerti, tokok politik, pengusaha besar dan lain-lain. Kita tentu saja bangga, ancung jempol. Semoga persoalan ini, tidak surut hati masyarakat NTT untuk mendukung keduanya dalam melayani masyarakat.
Masyarakat NTT tentu saja menyatakan dukungan dan ucapan selamat atas peristiwa berbahagia ini. Ucapan selamat yang penuh makna,penuh harap dan sangat diharapkan keduanya tidak menciptakan nohta hitam yang merugikan masyarakat seperti para pemimpin lain di Indonesia yang terjerat kasus korupsi dan ditangkap KPK mengenakan jacket oranye. Kita harapkan kepemimpinan Vicktory-Jos sapu bersih para koruptor.
Vicktrory-Jos agar menata system birokrasi yang lebi baik, lebih professional dalam menjalankan tugas. Pekerjaan rutin mulai dari pejabat eselon I, II, II dan IV sampai staf mesti ditata ulang. Kinerja staf Aparatur Sipil Negara atas ASN mesti dirubah dengan cara dan system baru. Harus bebas korupsi mulai dari hal terkecil sampai terbesar. Bersihkan ASN korup, ASN yang kinerja buruk mesti disingkirkan.
Konotasi NTT miskin dari dulu sampai sekarang segera dihilangkan. Asalkan pemimpin baru punya niat dan tekad yang membara, punya perasaan malu jika menjadi Gubernur NTT I dan Gubernur II hanya memenuhi lembaran sejarah. Kedua pemimpinan ini mesti dikenang masyarakat NTT sebagai pemimpin yang memajukan NTT, bukan memimpin yang kurang mampu, memimpin yang tidak berprogram. Taglain bahwa bahwa menuju NTT sejahtera harus diwujudkan dalam bentuk karya nyata, bukan sekadar teriak di depan masyarakat. Catatan kelam dan negative harus dihilangkan di pikiran masyarakat.
Mengapa saya memberi judul catatn ini Vicktor Laiskodat, karena tokoh ini adalah anak kampung dari pedalam Pulau Semau di Teluk Kupang. Dari anak derita, sampai mengalahkan ibukota dan kini menjadi tokoh ternama, tercatat dalam lembaran sejarah NTT sebagai gubernur NTT yang ketujuh kalau tidak salah mulai dari W. J. Lalamentik, El Tari, Ben Mboi, Hendrikus Fernandez, Piet A. Tallo sampai Frans Lebu Raya.
Semoga menjadi kenangan bagi warga NTT, sejak dilantik oleh Presiden Jokowi Rabu 5 September 2018 di istana Negara, yang ada di benak orang NTT terngiang, hebat, maju dan sejahtera. ♦

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.